Gus Dur Di Mata Mereka
Posted by gunawank pada Januari 2, 2010
Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid (Istri): “Gus Dur adalah presiden-nya rakyat kecil,” (Metro TV, 31/12/2009).
KH Salahudin Wahid (Gus Sholah, Adik): “Sulit mencari orang yang memiliki pemikiran sekaliber beliau”. (TVOne, 31/12/2009).
Alissa Wahid (Putri sulung): “Gus Dur sosok ayah yang demokratis”.
Presiden SBY: “Gus Dur adalah Bapak Pluralisme dan Multikulturisme”.
Mahatir Muhammad (Mantan PM Malaysia): “Gus Dur adalah sosok patriotik dan Nasional”.
Dorce Gamalama: “Gus Dur pembela kaum marjinal”.
BJ. Habibie: “Bangsa ini kehilangan salah satu putra terbaik yang selalu setia dalam memperjuangkan berlakunya hak asasi manusia dan kewajiban asasi manusia di dalam masyarakat yang sangat majemuk atau pluralistik di benua maritim Indonesia ini”.
Megawati Soekarnoputri (Ketua Umum PDIP): “Gus Dur adalah sosok sahabat sekaligus kakak yang sangat mengayomi”.
Amien Rais : ” Gus Dur sebagai ikon pruralisme di Indonesia”.
Jaya Suprana : “Gus Dur adalah negarawan yang berhasil mewariskan humanisme pada bangsa Indonesia. Hingga akhir hayatnya, Gus Dur dinilai konsisten memperjuangkan kerukunan beragama serta penghormatan atas hak asasi manusia di atas kepentingan lain”. “Beliau bukan sekadar politikus, tapi benar-benar negarawan. Beliau yang konsisten untuk mewariskan kerukunan beragama, bukan hanya sebatas di mulut, namun melaksanakannya secara konsekuen, apa pun risikonya. Inilah yang membuat Dalai Lama dan Yasser Arafat menghormati beliau”. “Dari Gus Dur saya belajar humanisme, kemanusiaan, Islam, dan tata negara”.
Mahfud MD: “Bukan hanya bangsa Indonesia yang kehilangan atas wafatnya Gus Dur. Dunia juga kehilangan tokoh sekaliber Gus Dur. Banyak kelebihan Gus Dur yang selama ini tidak dimiliki tokoh mana pun. Meski dikenal berpendirian keras, Gus Dur berhati lembut. Gus Dur juga orang yang pemaaf. Orang-orang yang sempat memusuhi tetap diterima Gus Dur dengan tangan terbuka”.
Dan banyak lagi…..! Pendapat anda?!!
(Dari berbagai sumber)
Artikel Terkait :
- Gus Dur, Sang Pejuang Demokrasi itu Telah Wafat
- Video-video Seputar Gus Dur











mars berkata
Gus Dur ………….. Tidak ada kata yang dapat mengcounter Jasa – jasa beliu untuk Negara, Bangsa, Agama dan Kemanusiaan… Semoga Tuhan mengirimkan Gus Dur Gus Dur Muda untuk Bangsa Ini…. Amin
Selamat Jalan Gus….
gunawank berkata
Setuju…! Keluasan ilmu, wawasan, fikiran dan akhlaknya, sulit tergantikan.
Gus Dur, Sang Pejuang Demokrasi itu Telah Wafat « Gunawank's Blog berkata
[...] Gus Dur Di Mata Mereka [...]
Gus Dur, Bapak Demokrasi itu Wafat « PONPES AL-MUSHLIH berkata
[...] Gus Dur di Mata Mereka – Video-video Seputar Gu Dur – Gus Dur Dibunuh ? – Benar, Apa Kata Gus Dur [...]
Gus Dur, Bapak Pluralisme itu Wafat « SMP AL-MUSHLIH TELUKJAMBE berkata
[...] Gus Dur di Mata Mereka – Video-video Seputar Gu Dur – Gus Dur Dibunuh – Benar, Apa Kata Gus [...]
mutiarazuhud berkata
Tanpa kita sadari Sekularisme, Pluralisme maupun Liberalisme adalah paham yang diserbarluaskan oleh kaum Illuminati.
Kita harus menyadari kekeliruan selama ini dengan memahami apa sebenarnya arti Sekularisme, Pluralisme maupun Liberalisme bagi illuminati,
Liberalisme, paham yang “membebaskan” manusia terhadap aturan Allah / Agama
Pluralisme, paham yang membuat manusia “floating” / “ragu” akan agama.
sedangkan
Sekularisme, paham yang menghindarkan manusia dalam kehidupannya me”referensi” kepada Allah / Agama
Selengkapnya baca di blog saya,
http://mutiarazuhud.wordpress.com/2010/01/18/sekularisme-pluralisme-dan-liberalisme/
Saat ini sering diperbincangkan tentang Pluralisme dan Tokoh Pluralisme.
Jadi, konsep pluralisme yang umat muslim pahami adalah keliru !
Baik dengan arti semua agama benar atau semua agama sama, karena Allah “memberitahukan” kepada manusia melalui nabi dan rasul secara bergantian tidak bersamaan !
Nabi yang kemudian “memperbaiki” ajaran nabi sebelumnya yang “dirusak”, “diubah”,”dilempar” oleh manusia.
Sampai Allah telah menetapkan untuk yang “terakhir” dan akan menjaganya sampai akhir zaman.
Wallahu a’lam
gunawank berkata
Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya. Saya sudah berkunjung balik dan memberi komentar pada “Sekularisme dan Pluralisme” di blog anda.