Gunawank's Blog

Banyak Menolong Pasti Banyak yang Menolong

Arsip untuk ‘Biodata’ Kategori

Biografi KH. Abdullah Faqih

Posted by gunawank pada Maret 2, 2012

BIODATA

Tempat dan Tanggal Lahir     :    Tuban, 2 Mei 1932
Tempat dan Tanggal Wafat    :    Tuban, 29 Februari 2012
Nama Ayah                                  :    KH Rofi`i Zahid
Jabatan                                :    Pengasuh Ponpes Langitan (1971-2012)

Kiai Faqih lahir di Dusun Mandungan, Desa Widang, Tuban pada tanggal 2 Mei 1932. Semasa kecil, beliau lebih banyak belajar kepada ayahandanya sendiri, KH Rofi`i Zahid.

Ketika beranjak remaja, beliau “nyantri” kepada Mbah Abdur Rochim di Lasem, Rembang, Jawa Tengah. Kiai Faqih juga pernah tinggal di Mekkah, Arab Saudi, untuk belajar kepada Sayid Alwi bin Abbas Al-Maliki, ayah Sayid Muhammad bin Alwi Al-Maliki.

Setelah itu, Kiai Faqih kembali ke Pesantren Langitan yang didirikan pada l852 oleh KH Muhammad Nur, asal Desa Tuyuban, Rembang. Pesantren Langitan yang terletak di tepi Bengawan Solo yang melintasi Desa Widang (dekat Babat Lamongan) itu dikenal sebagai pesantren ilmu alat.

Para Tokoh Nahdlatul Ulama generasi pertama yang pernah belajar di Langitan, di antaranya KH Muhammad Cholil (Bangkalan), KH Hasyim Asy`ari, KH Wahab Hasbullah, KH Syamsul Arifin (ayah KH As`ad Syamsul Arifin), dan KH Shiddiq (ayah KH Ahmad Shiddiq).

Kiai Faqih (generasi kelima) memimpin Pesantren Langitan sejak l971, menggantikan KH Abdul Hadi Zahid yang meninggal dunia karena usia lanjut. Dalam memimpin pesantren ini Kiai Faqih didampingi oleh paman beliau KH Ahmad Marzuki Zahid. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Biodata, Biografi, Idola, In memoriam | Bertanda: , , | Tinggalkan sebuah Komentar »

Biografi Kolonel Muammar Qaddafi

Posted by gunawank pada Oktober 21, 2011

Muammar Abu Minyar al-Qaddafi lahir di Surt, Tripolitania, 7 Juni 1942 dan meninggal di Sirte, 20 Oktober 2011 pada umur 69 tahun, adalah penguasa otokratis de facto Libya dari 1969 sampai 2011, setelah merebut kekuasaan dalam kudeta militer.

Kekuasaan yang hampir 42 tahun telah menempatkannya menjadi penguasa terlama sebagai pemimpin non-kerajaan keempat sejak tahun 1900 dan terlama sebagai pemimpin penguasa Arab. Dia menyebut dirinya sebagai ‘the Brother Leader’, ‘Guide of the Revolution’, dan ‘King of Kings (Raja segala raja).

Setelah berhasil merebut kekuasaan, Gaddafi mulai menghilangkan oposisi dan kehidupan warga Libya menjadi dibatasi. Ideologi Gaddafi disebut Teori Internasional Ketiga yang dijelaskan dalam Buku Hijau. Keluarga Gaddafi mengambil alih sebagian besar perekonomian Libya. Gaddafi menggunakan miliaran pendapatan minyak untuk proyek-proyek internasional. Dia memulai perang dengan memerintahkan orang lain dan menggunakan senjata nuklir dan bahan kimia sebagai senjata pemusnah massal. Diam-diam, ia mengalokasikan pendapatan negara untuk mensponsori teror dan kegiatan politik lainnya di seluruh dunia. Perserikatan Bangsa-bangsa menyebut Libya di bawah Gaddafi sebagai Negara Paria.

Sebagai hasil dari perang saudara Libya terbentuklah Dewan Transisi Nasional (NTC). Kekuasaan Gaddafi semakin tergerus dengan pengakuan domestik dan internasional terhadap NTC. Dia menghapuskan Konstitusi Libya tahun 1951 dan menerapkan undang-undang berdasarkan ideologi politiknya.

Diplomasi Washington

Tahun 1951, Amerika Serikat mendukung kemerdekaan Libya dan disusul peningkatan hubungan sampai tingkat kedutaan. Hubungan Libya-Amerika Serikat terhenti ketika Kapten Muammar Khadafi memimpin Revolusi Al Fatah untuk menyingkirkan Raja Idris pada 1969. Setelah berkuasa, Khadafi yang telah berpangkat kolonel melancarkan revolusi budaya yang mengandung inti penyingkiran semua ideologi dan pengaruh yang berbau asing, seperti kapitalisme dan komunisme. Ia kemudian mengembangkan masyarakat baru berdasarkan prinsip-prinsip sosialisme Libya dengan semboyan “sosialisme, persatuan, dan kebebasan”. Semenjak ini hubungan kedua negara semakin memburuk dan mencapai titik terendah. Massa yang anti-AS menggelar demonstrasi pro-Iran pada Desember 1979. Massa membakar gedung Kedutaan Besar AS di Tripoli menjadi akhir dari demonstrasi tersebut.

Masih pada tahun 1979, pesawat-pesawat tempur AS menembak jatuh dua pesawat tempur Libya di atas Teluk Sidra. Insiden itu memperburuk hubungan kedua negara. Setelah menyatakan bahwa Libya sebagai “negara sponsor terorisme”, AS menutup kedutannya di Tripoli pada Februari 1980. Sementara, Libya juga menutup kedutaannya di Washington. Pada Januari 1986, Presiden Amerika Serikat Ronald Reagan memerintahkan penghentian hubungan dagang dan ekonomi dengan Libya. Langkah ini disusul dengan pembekuan aset-aset Libya di AS. Bukan hanya menutup diplomatik, keuangan dan perdagangan, tapi juga berusaha menyingkirkan Khadafi. Pesawat-pesawat tempur AS memborbardir Tripoli, Benghazi, dan rumah Khadafi pada April 1986.

Tindakan itu sebagai balasan atas pemboman sebuah diskotek di Berlin Barat yang dipakai sebagai tempat hiburan tentara AS. Gempuran pesawat tempur AS menewaskan setidaknya 15 orang, termasuk putri Khadafi yang masih kanak-kanak. Posisinya dengan Libya makin tersudut menyusul terjadinya ledakan pesawat Pan AM dengan nomor penerbangan 103 pada Desember 1988. Pesawat yang berangkat dari London menuju New York meledak di atas Lockerbie (Skotlandia) dan menewaskan 259 orang di pesawat serta 11 orang lainnya tewas di darat. Akibat tindakan itu, Dewan Keamanan PBB menerbitkan resolusi 748 dan 883 pada tahun 1992/1993. Ini resolusi itu adalah menjatuhkan sanksi atas Libya, membekukan aset-aset, dan mengembargo perlengkapan penambangan minyak secara selektif.

Tahun 1999, Libya menyatakan bertanggung jawab atas tragedi Lockerbie. Tripoli menyerahkan dua terdakwa peledakan pesawat untuk diadili di Belanda dan bersedia membayar ganti rugi kepada keluarga korban senilai 2,7 miliar dollar AS pada tahun 2003. Atas langkah ini, Dewan Keamanan PBB mencabut sanksi dan didukung AS. Sikap Washington berubah ketika Khadafi mengakui bahwa Libya mengembangkan senjata pemusnah massal dan segera memusnahkan semua program pada Desember 2003. Pengakuan dan tekad tersebut mencairkan kebekuan hubungan Tripoli-Washington.

Sejak kedua negara meningkatkan kontrak dan berusaha menyingkirkan hambatan hubungan diplomatik, perusahaan-perusahaan minyak masuk kembali ke Libya. Keputusan Washington pada 15 Mei 2006 untuk memulihkan kembali hubungan diplomatik memang mengejutkan karena Libya dinilai membantu terorisme. Tetapi, ada faktor politik dan positif di balik mencairnya hubungan Khadafi dan Presiden George W Bush.

Enam hari setelah penangkapan diktator Irak Saddam Hussein oleh Amerika Serikat, Gaddafi meninggalkan senjata pemusnah massal (WMD) program dan inspektur internasional menyambut untuk memverifikasi bahwa Tripoli akan menindaklanjuti komitmennya. Semenjak itu, Libya sebagai model bagi negara-negara lain yang diduga mengembangkan WMD sebagai kewajiban ketidakpatuhan internasional mereka untuk diikuti. Pada 15 Mei 2006, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Condoleezza Rice mengumumkan pemulihan hubungan diplomatik penuh dengan Libya, “sebagai pengakuan atas komitmen atas Libya penolakan terhadap aksi terorisme dan kerjasama baik Libya yang diberikan kepada Amerika Serikat dan anggota lain dari masyarakat internasional dalam menanggapi ancaman global yang dihadapi dunia sejak serangan 11 September 2001.

Masa Akhir Kekuasaan

Dalam bangunan Spring Arab bulan Februari 2011, sebuah gerakan demonstrasi menentang Gaddafi menyebar di seluruh negeri. Gaddafi menanggapi dengan mengirimkan militer dan pria bersenjata berpakaian preman di jalan-jalan untuk menyerang demonstran, namun banyak pihak diaktifkan. Gaddafi meninggalkan perang saudara. Pada 23 Agustus 2011, Gaddafi kehilangan kendali Tripoli ketika para pemberontak menangkap loyalisnya di Bab Al-Azizia. Pasukan loyalis Gaddafi berperang di lokasi yang terbatas.

Dia menghadapi penuntutan oleh Pengadilan Pidana Internasional yang telah mengeluarkan surat perintah penangkapan atas kejahatan terhadap kemanusiaan. Miliaran dolar asetnya telah dibekukan di seluruh dunia.

Pada tanggal 20 Oktober 2011, media melaporkan bahwa seorang pejabat Dewan Transisi Nasional/NTC telah mengatakan kepada Al Jazeera bahwa Gaddafi telah ditangkap di kota kelahirannya, Sirte, pada pagi 20 Oktober 2011. Menurut Pejabat tersebut, Gaddafi dilaporkan meninggal karena terluka parah pada kedua kaki dan kepalanya.

*** Sumber: Wikipedia Bahasa Indonesia

Ditulis dalam Berita, Biodata, Biografi, Buah bibir, Fenomena, Hot Topic, Hotline News, In memoriam, Kudeta, Pemimpin, Sejarah, Serba serbi, Tokoh, Topic Hot, Uncategorized | Bertanda: , , , | Tinggalkan sebuah Komentar »

Biografi Ki Hajar Dewantara; Sosok Pejuang dan Pendidik

Posted by gunawank pada Mei 2, 2011

Raden Mas Soewardi Soerjaningrat (sejak 1922 menjadi Ki Hadjar Dewantara, beberapa menuliskan  dalam bunyi bahasa Jawanya dengan Ki Hajar Dewantoro), lahir di Yogyakarta, 2 Mei 1889 – meninggal di Yogyakarta, 26 April 1959 pada umur 69 tahun;  adalah aktivis pergerakan kemerdekaan Indonesia, kolumnis, politisi, dan pelopor pendidikan bagi kaum pribumi Indonesia dari zaman penjajahan Belanda. Ia adalah pendiri Perguruan Taman Siswa, suatu lembaga pendidikan yang memberikan kesempatan bagi para pribumi jelata untuk bisa memperoleh hak pendidikan seperti halnya para priyayi maupun orang-orang Belanda.

Tanggal kelahirannya sekarang diperingati di Indonesia sebagai Hari Pendidikan Nasional. Bagian dari semboyan ciptaannya, tut wuri handayani, menjadi slogan Kementerian Pendidikan Nasional Indonesia. Namanya diabadikan sebagai salah sebuah nama kapal perang Indonesia, KRI Ki Hajar Dewantara. Potret dirinya diabadikan pada uang kertas pecahan 20.000 rupiah tahun emisi 1998.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Biodata, Biografi, Guru, Hot Topic, Hotline News, Idola, In memoriam, Pahlawan, Pahlawan Nasional, Pendidik, Pendidikan, Profile, Sejarah, Serba serbi, Teladan, Tokoh, Tokoh Nasional, Tokoh Pendidikan | Bertanda: , , , , , | 2 Komentar »

BIOGRAFI LENGKAP R. A. KARTINI

Posted by gunawank pada April 20, 2011

RA Kartini

BIODATA

NamaTempat lahir

Tanggal lahir

Wafat di

Tanggal wafat

Usia

Nama Ayah

Nama Ibu

Nama suami

Nama Putra

Tokoh

Gelar

Berdasarkan

::

:

:

:

:

:

:

:

:

:

:

:

Raden Adjeng KartiniJepara, Jawa Tengah

21 April 1879

Rembang, Jawa Tengah

17 September 1904

25 tahun

Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, bupati

Jepara (Keturunan Hamengkubuwana VI)

M.A. Ngasirah

K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat,

Bupati Rembang

R.M. Soesalit

Pelopor kebangkitan perempuan pribumi.

Pahlawan Kemerdekaan Nasional

Keputusan Presiden Republik Indonesia No.108 Tahun 1964, tanggal 2 Mei 1964

Raden Adjeng Kartini adalah seseorang dari kalangan priyayi atau kelas bangsawan Jawa, putri Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, bupati Jepara. Ia adalah putri dari istri pertama, tetapi bukan istri utama. Ibunya bernama M.A. Ngasirah, putri dari Nyai Haji Siti Aminah dan Kyai Haji Madirono, seorang guru agama di Telukawur, Jepara. Dari sisi ayahnya, silsilah Kartini dapat dilacak hingga Hamengkubuwana VI. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Biodata, Biografi, Idola, In memoriam, Pahlawan, Pahlawan Nasional, Sejarah, Teladan, Tokoh Emansipasi Wanita, Tokoh Nasional | Bertanda: | 4 Komentar »

10 April 1875, Lahirnya Tokoh Ulama Pejuang; KHM. Hasyim Asy’ari

Posted by gunawank pada April 10, 2011

BIOGRAFI

Nama
Tempat lahir
Tanggal lahir
Tanggal wafat
Dimakamkan
Tokoh
: Kyai Haji Mohammad Hasyim Asy’arie
: Desa Gedang, Jombang, Jawa Timur
: 10 April 1875 M / 24 Dzulqaidah 1287 H
: 25 Juli 1947
: Tebu Ireng, Jombang
: Pendiri Nahdlatul Ulama, organisasi massa Islam yang terbesar di Indonesia

Keluarga

KH Hasyim Asyari adalah putra ketiga dari 11 bersaudara. Ayahnya bernama Kyai Asyari, pemimpin Pesantren Keras yang berada di sebelah selatan Jombang. Ibunya bernama Halimah. Dari garis ibu, Hasyim merupakan keturunan kedelapan dari Jaka Tingkir (Sultan Pajang).

Berikut silsilah lengkapnya: Ainul Yaqin (Sunan Giri), Abdurrohman (Jaka Tingkir), Abdul Halim (Pangeran Benawa), Abdurrohman (Pangeran Samhud Bagda), Abdul Halim, Abdul Wahid, Abu Sarwan, KH. Asy’ari (Jombang), KH. Hasyim Asy’ari (Jombang)

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel Islam, Biodata, Biografi, Guru bangsa, Hot Topic, Hotline News, In memoriam, Jam'iyah, Nahdlatul Ulama, Pahlawan Nasional, Pejuang, Sejarah, Tokoh, Tokoh Bangsa, Tokoh Nasional, Tokoh NU | Bertanda: , , , , | 4 Komentar »

Biografi Lengkap: Husni Mubarak

Posted by gunawank pada Februari 12, 2011

Muhammad Hosni Said Mubarak ( محمد حسنى سيد مبارك ), atau lebih dikenal dengan nama Hosni Mubarak, lahir di Kafr-El Meselha, Governorat Al Monufiyah, Mesir pada tanggal 4 Mei 1928 adalah Presiden Mesir sejak 14 Oktober 1981 hingga 11 Februari 2011.

Mubarak ditunjuk sebagai wakil presiden setelah pangkatnya naik di jajaran Angkatan Udara Mesir. Kemudian, ia menjadi presiden untuk menggantikan presiden Anwar Sadat yang terbunuh pada 6 Oktober 1981 oleh kelompok radikal. Ia merupakan Presiden Mesir keempat dengan masa jabatan selama 30 tahun sejak menjabat pada tahun 1981. Sebagai Presiden Mesir, ia dianggap sebagai pemimpin yang paling berkuasa di wilayahnya. Ia mengundurkan diri pada 11 Februari 2011 menyusul demonstrasi besar-besaran selama 18 hari pada tahun 2011.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Berita, Biodata, Biografi, Buah bibir, Mesir, Profile, Tokoh | Bertanda: , | 1 Komentar »

Profil Lengkap Kim Kurniawan

Posted by gunawank pada Desember 22, 2010

PROFIL LENGKAP KIM KURNIAWAN:

Nama Lengkap : Kim Jeffrey Kurniawan
Tempat Lahir : Mühlacker (sebuah kota kecil dekat Stuttgart)
Tanggal Lahir : 23 Maret 1990
Tinggi Badan : 167 cm
Berat Badan : 60 kg
Kewarganegaraan : Germany-Indonesia
Posisi : Gelandang Tengah
Nama Ibu Kandung : Uschi Kurniawan
Nama Ayah Kandung : Petrus Kurniawan

m

Kim Kurniawan yang merupakan adik dari Jenifer Kurniawan, kekasih dari Irfan Bachdim ini sekarang telah resmi menjadi warga negara Indonesia berdasarkan surat keputusan menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) yang dikeluarkan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia tertanggal 6 Desember 2010, meski keberadaannya belum tentu masuk tim nasional (timnas) Merah Putih, karena harus tetap menjalani seleksi yang akan dilakukan pelatih Alfred Riedl mulai 4 Januari 2011 nanti.

Pemain berusia 20 tahun yang saat ini bermain untuk klub FC Heidelsheim adalah cucu dari Kwee Hong Sing, mantan pemain persija dan timnas Indonesia di tahun 1950an. Ia memiliki tinggi 167cm dan berposisi sebagai gelandang tengah.

Ditulis dalam Berita, Biodata, Biografi, Hot Topic, Hotline News, Profile, PSSI, Sepakbola, Serba serbi, Sport, Tokoh Olahraga, Topic Hot | Bertanda: , , | 2 Komentar »

Profil Cristian Gonzalez (El Locco); Algojo Tim Nas Garuda

Posted by gunawank pada Desember 20, 2010

Christian Gérard Alvaro González atau yang lebih dikenal dengan nama Christian Gonzalez, adalah seorang pesepakbola asal Montevideo, Uruguay, yang datang merumput ke Indonesia setelah direkrut  Persib Bandung. Pada tanggal 3 November 2010 Christian Gonzales resmi menjadi Warga Negara Indonesia dan sehingga dapat membela Tim Nasional Sepakbola Indonesia.

Gol tunggal El Locco pada laga semi final melawan Filipina baik pada leg pertama dengan skor akhir 1-0 maupun leg kedua juga dengan skor 1-0 menghantarkan Indonesia melaju ke final Piala AFF 2010 dan memberikan harapan besar bagi Indonesia untuk “meraih mimpi” menjadi juara ajang sepak bola bangsa-bangsa ASEAN tersebut.

Berikut profil lengkap sang algojo:

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Berita, Biodata, Biografi, Buah bibir, Hot Topic, Hotline News, Idola, Info, Olah raga, Opini, Piala AFF, Profile, PSSI, Rekor, Sepakbola, Sport, Tim Nasional, Tokoh, Tokoh Olahraga, Topic Hot | Bertanda: , | 4 Komentar »

Biografi Lengkap Raden Dewi Sartika

Posted by gunawank pada Desember 14, 2010

Profil

Nama lengkap : Raden Dewi Sartika
Tempat lahir : Bandung
Tanggal lahir : 4 Desember 1884
Wafat di : Tasikmalaya
Tanggal wafat : 11 September 1947
Usia : 62 tahun
Gelar Pahlawan Nasional : Tahun 1966
Kategori : Tokoh Perintis Pendidikan Untuk Kaum Perempuan

m

Biografi

Dewi Sartika dilahirkan di Bandung, 4 Desember 1884 dari keluarga priyayi Sunda, Nyi Raden Rajapermas dan Raden Somanagara. Meski melanggar adat saat itu, orang tuanya bersikukuh menyekolahkan Dewi Sartika, ke sekolah Belanda pula. Sepeninggal ayahnya, Dewi Sartika dirawat oleh pamannya (kakak ibunya) yang berkedudukan sebagai patih di Cicalengka. Dari pamannya, beliau mendapatkan didikan mengenai kesundaan, sedangkan wawasan kebudayaan Barat diperolehnya dari berkat didikan seorang nyonya Asisten Residen bangsa Belanda.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Bandung, Berita, Bintang Jasa, Biodata, Biografi, Buah bibir, Dewi Sartika, Guru, Guru bangsa, Hot Topic, Hotline News, In memoriam, Info, Kota Bandung, Pahlawan Nasional, Pejuang, Pendidikan, Potret, Profile, Sejarah, Sekolah, Serba serbi, Tokoh, Tokoh Bangsa, Tokoh Emansipasi Wanita, Tokoh Nasional, Tokoh Pendidikan, Tokoh Sunda, Topic Hot | Bertanda: , , , , | 11 Komentar »

Irfan Bachdim: Idola Baru Penggila Sepakbola Indonesia

Posted by gunawank pada Desember 13, 2010

Setelah sekian lama kehilangan sosok idola dalam kancah persepakbolaan tanah air menyusul prestasi Tim Nasional yang kan terpuruk, tiba-tiba para penggila bola tanah air terhenyak dengan penampilan Tim Nasional saat mencukur Malaysia 5-1. Lebih dari itu, dunia sepak bola negeri inipun seolah menggeliat kembali terutama dengan munculnya Idola Baru Sepakbola Indonesia: Irfan Bachdim yang menyumbangkan satu buah gol dalam laga di Stadion Gelora Bung Karno itu.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Berita, Bintang, Biodata, Biografi, Fenomena, Hot Topic, Hotline News, Idola, Info, Olah raga, Opini, Piala AFF, Profile, PSSI, Rekor, Sepakbola, Serba serbi, Sport, Suratin Cup, Tim Nasional, Tokoh Olahraga, Topic Hot | Bertanda: , , , , | 2 Komentar »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 312 pengikut lainnya.