Gunawank's Blog

Banyak Menolong Pasti Banyak yang Menolong

Arsip untuk ‘Hot Topic’ Kategori

PELAKSANAAN PLPG TAHAP 1 RAYON 109 UNJ TAHUN 2012

Posted by gunawank pada Mei 10, 2012

PLPG TAHAP 1 RAYON 109 UNJ TAHUN 2012 akan dilaksanakan pada:

HARI/TANGGAL: SENIN  s.d  SELASA  /  14  s.d  22 MEI 2012

PLPG akan dilaksanakan di 7 Lokasi;

LPMP Banten, Hotel Wira Carita, P4TK Penjaskes & BK, Wisma Kinasih, Graha Insan Cita, Sawangan Golf, P4TK Bisnis dan Pariwisata

Ketentuan bagi peserta PLPG:
1. check in peserta tanggal 14 Mei 2012, mulai pukul 10.35 – 13.30 di lokasi PLPG
2. pembukaan tanggal 14 Mei 2012 pukul 14.00 WIB
3. Peserta wajib membawa fotocopy ijazah terakhir yg dilegalisir dan SK mengajar, pas foto ukuran 3×4 warna=3 lembar (background merah)
4. Peserta diharapkan membawa kelengkapan menginap selama 9 hari, alat tulis (ballpoint, pensil 2B, penghapus, penggaris) RPP, Bahan Ajar, media pembelajaran, LKS dan referensi yang relevan dengan bidang studi
5. Peserta membawa surat keterangan berbadan sehat dari dokter (klinik/puskesmas/RS)
6. Panitia menyediakan penginapan dan konsumsi
7. Selama pelaksanaan PLPG peserta tidak diperkenankan meninggalkan tempat pelatihan
8. Peserta hadir pada setiap sesi materi sesuai jadwal
9. Peserta diharapkan membawa laptop dan flashdisk untuk keperluan workshop dan praktik mengajar
10. Bagi peserta yang berhalangan mengikuti PLPG secepatnya menginformasikan kepada Dinas Pendidikan/Sudin Pendidikan atau Panitia di UNJ
11.Hal-hal yg belum tercantum dalam ketentuan ini akan diinformasikan pada saat pelaksanaan PLPG

terima kasih.

Untuk informasi bisa menghubungi Kantor Pusat Studi & Sertifikasi Guru, UNJ
Jl. Rawamangun Muka, Jakarta Timur. telp: 021-4786 3828

klik di  SINI untuk melihat DAFTAR PESERTA PLPG TAHAP 1
klik di  SINI untuk melihat UNDANGAN PESERTA PLPG TAHAP 1

Ditulis dalam Berita, Daftar, Guru, Hot Topic, Hotline News, Info, Jadwal, Pendidik, Pendidikan, Serba serbi, Sertifikasi | Bertanda: , , | 4 Komentar »

Fenomena Ajaib; Di Sri Lanka Seekor Ayam Melahirkan Anak

Posted by gunawank pada April 23, 2012

Ayam peliharaan (Gallus gallus domesticus) yang termasuk jenis unggas biasanya memperbanyak keturunan (reproduksi) dengan cara bertelur (omni vivum ex ovo) dan telur tersebut akan menjadi anak setelah dierami selama lebih kurang 21 hari.

Tetapi di Sri Lanka, baru-baru ini digegerkan oleh fenomena aneh bin ajaib, seekor induk betina ayam melahirkan anak, walaupun dikabarkan induk ayam tersebut akhirnya mengalami kematian. Sementara anaknya lahir selamat.

Menurut kepala Dinas Peternakan setempat, setelah melakukan otopsi dan penelitian ternyata  induk ayam tersebut bertelur sebagaimana induk-induk ayam lainnya, namun telurnya tertahan dan menetas di dalam sistem reproduksi induknya. Anak ayam yang baru menetas tersebut kemudian keluar dari tubuh induknya yang menyebabkan luka pada tubuh induknya dan menyebabkan kematiannya.

Ditulis dalam Aneh tapi nyata, Believe it or not, Berita, Buah bibir, Fenomena, Fenomena alam, Hot Topic, Hotline News, Info, Keajaiban dunia, Serba serbi | Bertanda: , , | 4 Komentar »

Jadikah BBM Jenis PREMIUM Naik Pada 1 April 2012 ?

Posted by gunawank pada Maret 31, 2012

Jawabannya gampang banget,…….bisa naik, bisa juga tidak. Jawaban pastinya akan ditentukan hari ini dalam “Drama” sidang Paripurna di lantai IV Gedung Nusantara II DPR, Senayan. Kenapa drama…?

Berdasarkan perkembangan terakhir suasana di gedung dewan terhormat, dua partai koalisi yakni PKS dan Golkar bersikap bereseberangan dengan pemerintah, dan nampaknya PPP juga akan mengikuti kedua partai tersebut (mudah-mudahan).

Jika kondisi ini benar-benar terjadi, maka dalam pengambilan keputusan yang akan dilakukan dengan voting terbuka dan seluruh anggota DPR sebanyak 560 orang hadir semua hanya 260 suara yang terdiri dari Partai Demokrat (148 orang), PPP (38 orang), PKB (28 orang), dan PAN (46 orang) yang mendukung kebijakan pemerintah untuk menaikkan harga BBM bersubsidi.

Sementara suara yang menolak sebanyak 300 suara yang berasal dari PDI-P (94 orang), Partai Gerindra (26 orang), Partai Hanura (17 orang), PKS (57 orang) dan Partai Golkar (106). Namun, biasanya peta politik bisa berubah setiap detik terutama pada detik-detik terakhir pengambilan keputusan. Justru di sinilah letak permasalahannya.

Untuk itu, jalan terbaik bagi seluruh rakyat Indonesia yang notabene (yakin) mayoritas menolak kenaikkan BBM bersubsidi untuk terus berdo’a dan berharap para wakil rakyat di Senayan benar-benar memiliki nurani yang sama dengan rakyat yang diwakilinya. Amin.

——————————————————–

DAN AKHIRNYA………….

Setelah melalui sidang yang cukup panjang hingga dinihari tadi (Sabtu, 31/3/2012) dengan melalui pemungutan suara, dan dengan dukungan 356 suara (Demokrat, Golkar, PPP, PKB dan PAN) sidang paripurna memutuskan memilih opsi kedua yakni pasal 7 ayat 6 UU APBN tahun 2012 yang berbunyi: “Harga jual eceran BBM bersubsidi tidak mengalami kenaikan” (alhamdulillah…!) ditambah ayat baru (ayat 6A), yakni : “Pemerintah dapat menaikkan harga BBM jika harga minyak dunia naik lebih dari 15% dari asumsi APBN selama 6 bulan berturut-turut”.(ha…??!!!).

Artinya: BBM bersubsidi tidak naik per 1 April 2012, tetapi……..setelah itu ? Berdasarkan ayat tambahan tersebut, Pemerintah bisa menaikkannya tanpa harus melalui persetujuan DPR. Inilah yang dimaksud “Drama” pada awal tulisan di atas. Nayatanya, Golkar dan PPP masih berat untuk bisa bereberangan dengan pemerintah.

SELESAI………

Ada pernyataan salah seorang warga masyarakat yang menggelitik berkaitan dengan isu BBM ini. Kira-kira begini bunyinya (karena hanya ditayangkan sekilas oleh salah satu stasiun TV nasional), “Yang membayar subsidi BBM kan rakyat lewat pembayaran pajak dan sebagainya, bukan pemerintah. Jadi pemerintah tidak perlu keberatan dengan subsidi BBM, karena yang membayar subsidi adalah rakyat dan subsidi itu untuk rakyat. Dari rakyat untuk rakyat…….”

Ditulis dalam Buah bibir, DPR, Hot Topic, Hotline News, Indonesia, Opini, Opinion, Pemerintah, Politik, Serba serbi, Topic Hot, Wakil rakyat | Bertanda: , , , , , | 2 Komentar »

Tomcat atau Kumbang Rove (Paederus fuscipes): Musuh atau Teman ?!

Posted by gunawank pada Maret 21, 2012

Setelah beberapa waktu lalu media diramaikan dengan pemberitaan serangan ulat bulu, kini masyarakat indonesia, khususnya warga Surabaya digegerkan oleh kasus serangan sejenis serangga bernama Tomcat. Dilaporkan, 13 kecamatan di Kota Surabaya terkena dampak serangan serangga jenis kumbang ini.

Serangga yang memiliki nama ilmiah Paederus fuscipes dan dikenal sebagai Rove Beetle (Kumbang Rove) ini sebenarnya sudah tidak asing bagi masyarakat Indonesia, khususnya di lingkungan petani padi sawah karena serangga ini termasuk salah satu musuh alami hama Wereng Cokelat.

Klasifikasi

Kingdom : Animalia
Phylum : Arthropoda
Class : Insecta
Order : Coleoptera
Family : Staphylinidae
Genus : Paederus
Species : Paederus fuscipes

mmm

Ditulis dalam Berita, Buah bibir, Cara mengatasi masalah, Fenomena alam, Hama, Hot Topic, Hotline News, Info, Kesehatan, Klinik Tanaman, Penyakit, pertanian, Serba serbi, Teknologi, Tips, Topic Hot, Wabah | Bertanda: , , , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar »

Cabut Gigi…..?!!! Nggak Sakit Kok !!!

Posted by gunawank pada Maret 15, 2012

Setelah mendapat penjelasan bahwa penyakitku cukup diatasi dengan mengangkat gigi yang bermasalah, dapat sobat-sobat bayangkan betapa senangnya aku mendengar pernyataan tersebut, bahkan seakan-akan 50% penyakitku mendadak sembuh. Oleh karena itu, ketika dokter menawariku apakah siap untuk dicabut, maka dengan penuh semangat spontan aku jawab: “siap, kalau dokter siap mencabutnya”. Na, lho….malah balik nantang, he…he…heee……..!

Walhasil, pada hari Sabtu tanggal Sepuluh bulan Maret tahun Dua Ribu Dua Belas (kaya surat perjanjian hutang-piutang saja) tepatnya jam 10.30 WIB aku direbahkan di bangku pesakitan pasien untuk tindakan pencabutan gigi.

Awalnya agak miris juga melihat alat-alat yang berjejer rapi di sekitarku, ada bor, tang, batang-batang logam berujung lancip seperti jarum tusuk dalam berbagai ukuran, jarum suntik dan lain-lain. Ditambah lagi pernyataan pak dokter setelah memeriksa kondisi gigi yang mau dicabut, “giginya sudah kuat lagi (maksudnya tidak goyang) pak, mungkin agak linu nanti saat dicabut.” Nah, lho ! tambah ngeper saja. Apalagi aku belum pernah dicabut gigi di rumah sakit.

Waktu kecil memang sering mencabut gigi kalau ada gigi mau tanggal, tapi tidak pernah dicabut oleh orang lain, termasuk oleh orangtua sendiri, tetapi selalu dilakukan sendiri dengan caraku sendiri agar tidak terasa sakit. Soalnya kalau oleh orangtuaku suka dicabut sekaligus dengan cara diikat benang kenur (senar) lalu benang ditarik dihentakkan, dan jprut….gigipun tercabut. Gigi memang langsung tercabut, tetapi rasa sakit dan ceceran darah bisa berlangsung dalam waktu yang cukup lama. (udah ah, jadi tambah merinding..).

Namun, ternyata dengan alat, bahan dan teknik yang semakin canggih proses pencabutan gigi tidak seserem yang dibayangkan, bahkan tidak terasa sakit sama sekali walaupun karena kondisi gigi yang tidak goyang dan posisinya yang terjepit gigi tetangganya, prosesnya berlangsung lebih dari satu jam, itupun setelah diakali dengan cara giginya dibelah dulu menggunakan bor, baru gigi bisa dicabut satu persatu dari belahan tersebut.

Oleh karena itu, bagi sobat-sobat yang mempunyai masalah gigi dan mengharuskan tindakan pencabutan gigi, jangan takut untuk mencabut giginya ke dokter. Dijamin tidak akan terasa sakit.

Ditulis dalam Berita, Buah bibir, Cara mengatasi masalah, Hot Topic, Hotline News, Info, Kesehatan, Kisah, Kisah Nyata, Kisahku, Penyakit, Serba serbi, Tips, Topic Hot | Bertanda: , , , | 6 Komentar »

Jangan Sepelekan Gigi Berlubang…; Bisa Timbulkan Abses di Leher

Posted by gunawank pada Maret 2, 2012

“Jangan sepelekan gigi yang berlubang, sekecil apapun. Segera periksakan ke Dokter gigi…!” Itulah kata bijak yang harus benar-benar diperhatikan, ditaati dan dilaksanakan oleh siapapun yang memiliki masalah dengan gigi berlubang atau mengalami karies gigi, terlebih bagi yang memunyai penyakit diabetes. Sebab bagi orang yang berpenyakit diabetes, bila dalam dirinya terjadi infeksi gigi dan gusi bisa merembet pada efek negatif pada bagian tubuh lainnya.

Gigi yang berlubang bila tidak dirawat biasanya lama kelamaan akan bertambah besar dan membusuk, seperti hal-nya karang gigi. Kondisi ini  menjadi sarang bakteri yang kemudian menjadi penyebab infeksi.  Bakteri yang berada pada lubang gigi akan merusak jaringan sehingga terbentuk pus atau nanah, selanjutnya pus menyebar diantara jaringan dan menyebakan pembengkakan di daerah kepala dan leher. Bahkan akibat lebih jauh, bakteri dan toksinnya bisa beredar secara sistemik ke seluruh tubuh  di dalam pembuluh darah. Keadaan ini dapat menyebakan kematian akibat sepsis atau bakterimia.

Menurut dr. Tengku Bahdar Djohan dari Rumah Sakit Bintaro Internasional, bila pertahanan lokal dalam gigi lemah. Infeksi itu bisa terbawa ke dalam tubuh melalui sel darah, bisa ke klep jantung, pembuluh darah dan pada ibu hamil bisa ke plasenta janin.

Masalah gigi berlubang ini tidak hanya berhenti di abses gigi yaitu kumpulan nanah akibat infeksi bakteri di rongga syaraf/pulpa gigi, tetapi bisa terjadi ancaman fokal infeksi, yaitu infeksi kronis di suatu tempat yang memicu penyakit di tempat lain.

Menurut Tengku, racun dan sisa kotoran maupun mikroba yang memicu infeksi tersebut bila abses gigi tidak terobati, penyakit komplikasi berbahaya bisa terjadi. Misalnya selain gigi tanggal, juga mediastinitis (peradangan pada dada), sepsis (peradangan di seluruh tubuh akibat infeksi), facial cellulitis, Ludwig’s angina (penyebaran infeksi ke jaringan lunak), osteomyelitis of the jaw (penyebaran infeksi ke tulang rahang gigi) dan lainnya yang bisa menyebabkan abses otak, endocraditis (peradangan dari lapisan jantung, jantung otot, dan katup jantung) dan pneumonia (radang paru-paru).

Menurut data dari PDGI (Persatuan Dokter Gigi Indonesia), 69,3% dari orang Indonesia yang mengeluh sakit gigi berupaya mengobati sendiri sakit giginya tersebut dengan cara yang belum tentu benar. Pahadal, perawatan gigi dan mulut yang tidak tepat,  dapat memicu penyakit lain seperti sakit kepala, nyeri mata, dan bahkan penyakit yang lebih berbahaya seperti   jantung, stroke, diabetes dan kelahiran prematur. (VIVAnews, 14/6/2009).

Dari data survei kesehatan rumah tangga (SKRT) 2004 yang dilakukan oleh departemen kesehatan menyebutkan prevalensi karies (berlubang) gigi di Indonesia adalah 90,05 persen. Fakta lainnya adalah orang Indonesia yang menderita penyakit gigi dan mulut tersebut bersifat agresif kumulatif, artinya daerah yang rusak tersebut menjadi tidak dapat disembuhkan.

Karang gigi yang bisa menjadi penyebab infeksi pada rongga mulut ada yang bersifat kronis (perjalanan penyakitnya lambat) dan ada yang bersifat acute (perjalanan penyakitnya cepat). Infeksi kronis gejalanya berupa rasa tidak enak dan sakit pada pengunyahan, serta menimbulkan bau mulut.

foto: Senyum Itu Indah BlogSedangkan tanda-tanda infeksi acute berupa keadaan pucat, suhu tubuhnya meningkat, terlihat pembengkakan pada daerah infeksi, kelemahan, sakit menelan, kemerahan dan tidak dapat membuka mulut.

Perawatan infeksi memerlukan tindakan yang cepat dan tepat, tindakan pengelolaan yang harus di lakukan adalah sebagai berikut :

  1. Menghilangkan/mereduksi kuman penyebab infeksi dengan cara pemberian antibiotik yang adekuat, diperlukan walaupun belum ada hasil mikrobiologi mengingat sepsis merupakan infeksi dengan resiko bahaya kematian bagi penderita yang cukup tinggi.
  2. Melakukan drainase eksudat, eksisi jaringan nekrosis, pengeluaran benda asing dan tindakan bedah lainnya untuk menghilangkan sumber infeksi.
  3. Mengembalikan perubahan hemodinamik yang terjadi dan mengembalikan agar perfusi jaringan berlangsung baik, dengan cara pemberian cairan, pemberian cairan ini berdasarkan pada perubahan fisiologis yang terjadi pada penderita dehidrasi akibat diare, yaitu : 10 – 20 ml/kg BB dalam 20 menit.
  4. Mempertahankan dan memulihkan fungsi organ tubuh yang terganggu :
  • Memperbaiki jalan nafas : oksigenasi cukup, jalan nafas harus baik (bebas obstruksi).
  • Pemberian cairan yang adekuat : guna mempertahankan volume darah, hal ini diperlukan  untuk mengembalikan fungsi homeostasis.
  • Perawatan intensif, memperbaiki Keadaan Umum dan intake makanan serta perawatan pasca bedah yang baik.
  • Evaluasi pasca bedah untuk mengetahui sumber infeksi lain yang tidak terdrainase jika dipandang memerlukan pembedahan kedua.

*** Sumber :

  • blog-apa-aja.blogspot.com
  • VIVAnews
  • http://www.artiku.com/2009/07/06/bahaya-gigi-berlubang/
  •  http://senyumsehat.wordpress.com/2007/04/09/sakit-gigi-bisa-bikin-mati/

Ditulis dalam Hot Topic, Info, Kesehatan, Penyakit, Serba serbi, Tips | Bertanda: , , , , | 2 Komentar »

Kisi-Kisi Ujian Pra PLPG Tahun 2012 (Test Awal)

Posted by gunawank pada Februari 12, 2012

Bagi rekan-rekan guru yang akan mengikuti program Pendidikan dan Latihan Profesionalisme Guru (PLPG) Tahun 2012 ada baiknya mempersiapkan diri mulai dari persiapan mengikuti test awal, menyusun perangkat pembelajaran sampai mempersiapkan media pembelajaran yang akan digunakan dalam peer theching.

Berikut ini kisi-kisi soal ujian pra PLPG 2012. Silakan download (GRATIS) bagi yang membutuhkan:

Ditulis dalam Berita, Daftar, Download, Guru, Hot Topic, Info, Pendidik, Serba serbi, Sertifikasi | Bertanda: , , , , , , | 8 Komentar »

Pengumuman Hasil Uji Tulis Sipenmaru Diknakes 2011/2012 Poltekkes Bandung

Posted by gunawank pada Februari 8, 2012

Berdasarkan Surat Keputusan Direktur Poltekkes Bandung, berikut ini kami umumkan hasil kelulusan Uji Tulis Calon Mahasiswa Baru Sipenmaru Diknakes Politeknik Kesehatan Bandung Tahun Akademik 2011/2012, Jurusan/Prodi:

Ditulis dalam Berita, Hot Topic, Info, Pendidikan, Poltekkes, Sekolah, Serba serbi | Bertanda: , , | Tinggalkan sebuah Komentar »

Pendaftaran Sipenmaru Jalur PMDP Poltekkes Bandung Tahun Akademik 2012/2013

Posted by gunawank pada Februari 7, 2012

Poltekkes Kemenkes Bandung menerima pendaftaran calon mahasiswa baru tahun akademik 2012/2013 jalur PMDP untk jurusan/program studi:

  1. Jurusan/Prodi Analis Kesehatan
  2. Jurusan/Prodi Keperawatan Gigi
  3. Jurusan/Prodi Gizi
  4. Jurusan/Prodi Kesehatan Lingkungan
  5. Jurusan/Prodi Keperawatan Bandung
  6. Jurusan/Prodi Keperawatan Bogor
  7. Jurusan/Prodi Farmasi

PERSYARATAN

Persyaratan umum :

  1. Siswa SMA/MA jurusan IPA yang akan lulus pada tahun 2012.
  2. Tidak ada nilai di bawah 6 untuk seluruh mata pelajaran dari semester 1 -  5.
  3. Tinggi badan minimal (Pengukuran akan dilakukan oleh Panitia Sipenmaru Diknakes Poltekkes Kemenkes Bandung) :
  • Jurusan Keperawatan, laki-laki : 155 cm dan perempuan : 150 cm.
  • Jurusan Analis Kesehatan, Gizi, Keperawatan Gigi, Kesehatan Lingkungan dan Farmasi, laki atau perempuan : 145 cm.

Persyaratan khusus :

  1. Nilai raport untuk mata pelajaran :  Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan IPA (Biologi, Fisika, Kimia) pada semester 1 s/d 5 minimal 7 (tujuh).
  2. Tidak buta warna baik total maupun parsial

PROSEDUR PENDAFTARAN
Tahap persiapan  :

  • Mengisi biodata peserta (format bisa diunduh di sini )
  • Membuat pengantar  dari kepala sekolah (contoh bisa diunduh di sini )
  • Membayar biaya pendaftaran Rp 75.000,- melalui Bank BNI no. Rek 707777111 a/n Penampungan Dana Kelolaan Poltekkes Bandung (rekening ini HANYA BERLAKU untuk penampungan biaya pendaftaran PMDP TA. 2012/2013 saja ).

Tahap Pengiriman Berkas :

Berkas yang dikirimkan terdiri dari :

  1. Photo copy nilai raport semester 1 s/d 5 (yang telah di legalisir kepala sekolah)
  2. Biodata peserta (yang telah ditandatangani)
  3. Surat pengantar dari Kepala Sekolah (asli)
  4. Bukti pembayaran BNI (asli)
  5. Pas photo berwarna latar belakang merah ukuran (2 x 3) cm sebanyak 2 lembar dan (3 x 4) cm  sebanyak 2 lembar

Semua berkas pendaftaran dimasukan ke dalam amplop yang berisi map berwarna sesuai dengan peminatan jurusan/prodi, dikirim melalui pos paling lambat tanggal 30 April 2012 (cap pos). Kirim ke:

Panitia Sipenmaru Diknakes Jalur PMDP TA.2012/2013
Poltekkes Kemenkes Bandung
Jl. Eyckman No. 24
Bandung 40161 – Jawa Barat

(* Panitia hanya menerima berkas melalui pengiriman POS *)

Warna map :

  1. Warna hijau untuk peminatan Jurusan/Prodi Analis Kesehatan
  2. Warna kuning untuk peminatan Jurusan/Prodi Keperawatan Gigi
  3. Warna merah tua untuk peminatan Jurusan/Prodi Gizi
  4. Warna biru untuk peminatan Jurusan/Prodi Kesehatan Lingkungan
  5. Warna merah muda (pink) untuk peminatan Jurusan/Prodi Keperawatan Bandung
  6. Warna coklat untuk peminatan Jurusan/Prodi Keperawatan Bogor
  7. Warna abu-abu untuk peminatan Jurusan/Prodi Farmasi

UNTUK PERHATIAN:

  • SETIAP PENDAFTAR HANYA DIPERKENANKAN MEMILIH 1(SATU) JURUSAN
  • PENDAFTAR TIDAK DIPERKENANKAN MENGGANTI JURUSAN YANG TELAH DIPILIH DENGAN ALASAN APAPUN
  • INFORMASI INI HANYA BERSIFAT SEMENTARA (BELUM FINAL

*** Sumber:  http://portal.poltekkesbandung.ac.id/

Ditulis dalam Berita, Daftar, Hot Topic, Hotline News, Info, Kesehatan, Pendidikan, Poltekkes, Sekolah, Serba serbi | Bertanda: , , , | 91 Komentar »

Piramida di Situs Gunung Padang Cianjur

Posted by gunawank pada Februari 2, 2012

Penasaran membaca salah satu komentar postingan mas bro Abed Saragih (eh,….maaf salah. Maksudnya adalah…) Kang Uyayan alias Udikhangeblog tentang Piramida di Garut, aku coba nge-brows melalui Eyang Google untuk mencari tahu tentang Piramida yang diduga juga ada di Situs Gunung Padang, Cianjur.

Situs Megalitikum Gunung Padang yang terletak di Desa Karyamukti Kecamatan Campaka Kabupaten Cianjur, pertama kali tahun 1914 yang termuat dalam Rapporten van de Oudheidkundige Dienst (ROD) atau Buletin Dinas Kepurbakalaan pemerintah Hindia Belanda. Seorang sejarawan Belanda ternama yaitu N. J. Krom sempat menguraikannya tetapi belum banyak keterangan lebih lanjut mengenai informasi keberadaannya.

Situs dengan luas bangunan purbakalanya sekitar 900 m² dan areal situsnya sekitar 3 Ha adalah peninggalan megalitik terbesar di Asia Tenggara . Bangunan punden berundaknya berbahan bebatuan vulkanik alami dengan ukuran yang berbeda-beda.

Bentuknya berupa tiang-tiang dengan panjang rata-rata sekitar 1 meter dan berdiameter rata-rata 20 cm, berjenis  andesit, basaltik, dan basal. Geometri ujung batu dan pahatan ribuan batu besar dibuat sedemikian rupanya teratur berbentuk pentagonal (lima sudut). Angka 5 juga seakan memberikan identitas pemujaan bilangan ‘5’ oleh masyarakat Sunda dahulu kala.

Simbol ‘5’ tersebut mirip dengan tangga nada musik Sunda pentatonis, yaitu: da mi na ti la. Oleh karena itulah, selain kompleks peribadatan purba, banyak juga menyebut Situs Gunung Padang sebagai teater musikal purba.

Kajian arkeologi, sejarah, dan geologi kemudian dilakukan Puslit Arkenas sejak 1979. Tidak ditemukannya artefak berupa manik-manik atau peralatan perunggu menyulitkan penentuan umur situs ini. Hal itu karena mayoritas artefak megalitik di Indonesia dan Asia Tenggara ditemukan pada masa kebudayaan Dongson (500 SM).

Para arkeologi sepakat bahwa Situs Gunung Padang bukan merupakan sebuah kuburan seperti dinyatakan oleh Krom (1914) tetapi merupakan sebuah tempat pemujaan masyarakat Sunda Kuna. Selain itu, situs ini juga dibangun dengan posisi memperhatikan pertimbangan geomantik dan astromantik.

Berkaitan dengan ramainya pemberitaan yang menyatakan bahwa ada Piramida di  Gunung Padang mendapat perhatian para insan Geologi dan Arkeologi.

Badan Geologi Kementerian ESDM bekerjasama dengan Ikatan Ahli Geologi Indonesia Jabar Banten menggelar Geo Seminar Geologi dan Arkeologi Gunung Purba Jabar di Auditorium Badan Geologi di Bandung, Jumat (3/2/2012).

Seminar yang dihadiri oleh insan geologi dan arkeologi dari berbagai kalangan itu mengupas secara khusus atau studi kasus Gunung Padang, Gunung Sadahurip dan Gunung Lalakon yang disebut-sebut sebagai timbunan piramid.

“Silakan saja mereka yang menyatakan pendapat adanya piramid di Gunung Sadahurip dan Gunung Lalakon, kami tunggu keseriusan penelitian mereka. Namun secara keilmuan geologi dan arkeologi tidak bisa memberikan pembenaran alasan yang mereka sampaikan,” kata Peneliti Badan Arkeologi (Balar) Bandung, Luthfy Yondri dalam paparannya.

Menurut Luthfy, berdasarkan disiplin ilmu yang dimilikinya tidak menemukan adanya lintasan budaya piramid di Indonesia.

Yang ditemukan dalam beberapa situs tertua di Indonesia, seperti di Situs Gunung Padang adalah bangunan punden berundak.

“Bangunan tertua di Indonesia berbentuk punden berundak, dan beda dengan struktur piramid,” kata Luthfy. (INILAH.COM, 3/2/2012).

Ditulis dalam Berita, Fenomena, Fenomena alam, Hot Topic, Hotline News, Opini, Serba serbi, Situs | Bertanda: , , , , | 2 Komentar »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 312 pengikut lainnya.