Blog walking alias jalan-jalan ke istana blog-nya kang Irfan Hadi yang penuh dengan tips dan trik inspiratif, aku menemukan apa yang dicari selama ini, ingin main catur dikala penat dan tidak ada ide untuk membuat postingan di blog.
Untuk itu, sebelum ngajak rekan-rekan untuk bermain caturia, dalam kesempatan ini izinkan aku untuk menghaturkan beribu terima kasih kepada rekan Irfan Hadi, blogger sejuta ide. Semoga beliau diberi kemampuan untuk tetap berkarya dan berkarya yang bermanfaat untuk “balarea” (orang banyak).
Bagi rekan-rekan yang mau nyobain main di sini, dipersilakan main sepuas-puasnya, gratis tanpa dipungut bayaran sepeserpun, kecuali kalau mau ngasih pasti dengan kedua belah tangan terbuka aku menerimanya, he…he…heee…… !
Akhirnya…………., mari kita main catur, yo..!
Cara Bermain :
Klik tombol EASY untuk memilih tipe permaian MUDAH atau klik tombol HARD untuk tipe SULIT
Untuk memindahkan buah catur (bidak), klik pada buah catur yang dipilih lalu klik tempat yang dituju.
Jika permainan telah selesai untuk memulai permainan baru klik tombol RESTART
Selamat mencoba…!
Anda puas bermain…?! Jangan lupa berikan komentarnya, Ok..!!!
Dua gol pembuka kemenangan Timnas Indonesia 4-3 atas Tim Turkmenistan pada laga leg kedua Pra Piala Dunia, Kamis 28 Juli 2011 di Gelora Bung Karno, Jakarta termasuk gol spektakuler, karena selain dicetak beruntun hanya dalam selang waktu 10 menit, yaitu pada menit ke 9 dan 19 juga termasuk gol bersih dan indah.
Disebut sebagai gol pembuka kemenangan, karena atas modal kedua gol yang relatif cepat itulah kepercayaan diri setiap pemain timnas naik 100 %. Terbukti, setelah itu nyaris tidak ada ancaman yang berarti terhadap gawang Timnas dan pemain lawanpun seolah kehilangan kemampuan bermain bola, sehingga yang muncul beberapa kali tindakan kasar yang melahirkan kartu kuning. Bahkan mereka seolah tak percaya dengan terciptanya gol ketiga M. Nasuha hasil tendangan langsung beberapa meter diluar kotak pinalti beberapa menit sebelum peluit akhir babak pertama dibunyikan, dan Indonesiapun memimpin skor sementara 3 gol tanpa balas. Baca entri selengkapnya »
Permulaan yang menyesakkan dada pecinta sepakbola tanah air dimana timnas Indonesia harus menyerah 1-3 dari tamunya, Turkmenistan, pada leg pertama Pra Olimpiade 2012, Rabu, 23 Februari 2011.
Bertanding di Stadion Gelora Srwijaya, Jakabaring, Palembang, Indonesia sempat unggul lewat gol indah Titus Bonai. Namun, tiga gol tim tamu yang dicetak Amanov Arslanmyrat, Boliyan Aleksandr dan Vahyt memaksa Indonesia menyerah 1-3. Meski demikian, pelatih Alfred Riedl tetap memuji perjuangan anak asuhnya pada pertandingan ini.
“Mohon maaf kepada seluruh suporter dan pendukung (Timnas Indonesia), terimakasih atas dukungannya. Pemain saya bermain dengan baik dan saya menghargai mereka, hanya saja lawan lebih unggul postur dan lebih kuat,” kata Riedl.
Kekalahan ini membuat langkah Indonesia ke putaran pertama kualifikasi Olimpiade 2012 semakin berat. Pasalnya, Yongki Kurniawan dan kawan-kawan harus bermain di Turkmenistan pada leg kedua, 9 Maret 2011.
Anehnya, pada pertandingan super penting tersebut, Ketua Umum PSSI Nurdin Halid tidak hadir (nah lho kemana…..?). Padahal satu kursi di VVIP tertulis nama Nurdin. Kursi di sampingnya tertulis nama Gubernur Sumatera Selatan yang juga kosong. Sehingga belum ada tanggapan dari Nurdin atas kekalahan Timnas ini.
Ini hanya sebagian keu…cil saja berita tentang ricuh, tawuran, serang-menyerang, balas dendam, sweeping…….dll antar suporter LSI-nya PSSI.
Sweeping Bonek, Seorang Warga Tewas Ditusuk
Headline News / Hukum & Kriminal / Sabtu, 22 Januari 2011 21:14 WIB
Metrotvnews,com, Lamongan: Seorang warga tewas dan seorang lainnya luka parah akibat tawuran antara warga dan suporter Persebaya alias bondo nekat (bonek) di Lamongan, Jawa
Timur, Sabtu (22/1). Tawuran terjadi di dalam kereta yang mengangkut bonek.
Pembunuhan terjadi seusai sweeping warga terhadap bonek di stasiun. Nahas bagi dua warga tersebut karena tertinggal di Kereta Kertajaya yang mulai jalan. Keduanya kontan dikeroyok para bonek. Sebelumnya, warga memukuli puluhan bonek yang mereka sweeping.
Korban tewas adalah Gilang, warga Deket, Kecamatan Deket, Lamongan. Sementara korban luka bernama Teguh. Menurut Teguh, Gilang tewas ditusuk bonek. Kemudian jasadnya dibuang ke perlintasan rel di Desa Karang Langit, Kecamatan Sukodadi, Lamongan.
Sementara Teguh dibuang di perlintasan rel di Desa Talun, Kecamatan Sukodadi. Teguh mengalami luka tusuk di bagian punggung. Teguh dan jasad GIlang dibawa ke Rumah Sakit Muhammadiyah, Lamongan.(IKA)
Metrotvnews.com, Bandung: Keributan pecah antara pendukung Persib dan polisi di Jalan Banda, Bandung, Jawa Barat, Ahad (23/1). Sebanyak 12 bobotoh–julukan fans Persib–terluka, tujuh di antaranya perempuan.
Menurut seorang bobotoh, keributan bermula saat mereka hendak pulang usai menyaksikan laga Persib dan Arema Malang pukul 23.00 WIB. Di tengah perjalanan, bobotoh menyanyikan yel-yel yang diduga menyinggung polisi.
Tujuh wanita korban luka dievakuasi dan dibawa pulang menggunakan bus ke tempat asal mereka di Tangerang, Bekasi dan Bogor. Sedangkan yang lainnya masih dirawat di distro milik bobotoh.
Distro di Jalan Banda juga rusak saat terjadi keributan. Tak hanya itu, satu mobil juga rusak akibat keributan tersebut.(RAS)
Metrotvnews.com, Tangerang: Ratusan suporter Persita Tangerang, Persikota Tangerang dan Persebaya 1927, terlibat tawuran dengan warga Buaran, Kota Tangerang, yang dikenal sebagai suporter Persija Jakarta.
Tawuran di belakang Stadion Benteng, Tangerang, Banten, terjadi ketika para suporter Persita, Persikota dan bonek Persebaya 1927 sedang menyaksikan pertandingan antara Persebaya 1927 melawan Tangerang Wolves di laga Liga Primer Indonesia (LPI), Ahad (23/1) petang.i///
Diduga warga Buaran memicu tawuran dengan melemparkan batu ke arah Stadion Benteng. Tidak terima dengan perlakuan warga Buaran, yang juga pendukung Persija tersebut, suporter ketiga tim bersatu untuk membalas menyerang dengan meleparkan batu. Akibatnya lemparan batu para suporter menghancurkan atap rumah-rumah warga.
Aksi tawuran mereda setelah Kepolisian Resor Kota Tangerang, melepaskan tembakan gas air mata ke arah kelompok suporter.(RIZ)
Setelah menggelar seleksi dalam tiga gelombang yang dilaksanakan sejak tanggal 7 hingga 17 Januari 20111, pelatih tim nasional Indonesia, Alfred Riedl, akhirnya mengumumkan 26 pemain yang akan memperkuat timnas U-23 Pra Olimpiade. Dari 26 pemain tersebut, pemain-pemain Arema Indonesia mendominasi skuad dengan menyumbangkan 4 pemain, sementara klub-klub besar lainnya seperti Persipura Jayapura, Persija Jakarta, dan Persib Bandung, masing-masing menyumbang dua pemain.
Skuad Pra Olimpiade tidak hanya dihuni pemain lokal. Ruben Wuarbanaran menjadi satu-satunya pemain keturunan yang lolos seleksi. Empat pemain blasteran lainnya, seperti Vincent Partosoebroto (Belanda), Andrea Bitar (Prancis), James Zaidan Saragih (Amerika Serikat) dan Arthur Irawan, WNI yang berlaga di klub Inggris Lytham Town, langsung dicoret.
Nama lengkap organisasi ini adalah Ikatan Pencak Silat Nahdlatul Ulama’ Pagar Nusa disingkat IPSNU Pagar Nusa. Sedangkan Pagar Nusa sendiri merupakan akronim dari Pagar NU dan Bangsa.
IPSNU Pagar Nusa adalah satu – satunya wadah yang sah bagi organisasi pancak silat di lingkungan Nahdlatul Ulama’ berdasarkan keputusan Muktamar.
Organisasi ini berstatus lembaga milik Nahdlatul Ulama’ yang penyelenggaraan dan pertanggungjawabannya sama sebagaimana lembaga – lembaga NU lainnya.
Status resmi kelembagaan inilah yang menjadikan Pagar Nusa wajib dilestarikan dan dikembangkan oleh seluruh warga NU dengan mengecualikan pencak silat atau beladiri lainnya. Segala kegiatan yang berhubungan dengan pencak silat dan beladiri dengan segenap aspeknya dari fisik sampai mental, dari pendidikan sampai sistem pengamanan dan lain – lain merupakan bidang garapan bagi lembaga ini.
VISI DAN MISI
Pagar Nusa ber-Aqidah ala Ahlussunnah wal Jama’ah dengan asas organisasi Pancasila. Pagar Nusa mengusahakan :
Berlakunya Ajaran Islam berhaluan Ahlussunnah wal Jama’ah di tengah-tengah kehidupan negar kesatuan Repubil Indonesia yang ber-Pancasila.
Pelestarian, pembinaan, dan pengembangan pencak silat baik seni, beladiri, mental spiritual, maupun olahraga / kesehatan khususnya di lingkungan NU maupun di lingkungan warga bangsa lain pada umumnya.
Beberapa hari ini media massa khususnya eletronik ramai menayangkan berita tentang penolakkan bahkan tuduhan (pengurus) PSSI terhadap kehadiran Liga Primer Indonesia (LPI): LPI ilegal, LPI akan mengacak-acak sepak bola Indonesia, LPI…, LPI…. dan seterusnya (maaf, nggak hapal semua).
Muaranya adalah karena merasa PSSI sebagai induk organisasi persepakbolaan Indonesia yang dilindungi undang-undang, sehingga hanya merekalah yang layak menyelenggarakan kompetisi sepakbola di Indonesia.
Timnas Garuda berhasil memenangkan laga final piala AFF 2010 Leg 2 lawan tim Harimau Malaya di Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, Rabu malam (29/12/2010) dengan skor 2-1, namun tidak berhasil meraih juara pertama karena pada pertandingan sebelumnya pada Leg 1 di Stadion Bukit Jalil Kuala Lumpur (Minggu malam, 26/12/2010) timnas dikalahkan Malaysia dengan skor telak 0-3 sehingga kalah agregat gol: 2-4.
Kim Kurniawan yang merupakan adik dari Jenifer Kurniawan, kekasih dari Irfan Bachdim ini sekarang telah resmi menjadi warga negara Indonesia berdasarkan surat keputusan menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) yang dikeluarkan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia tertanggal 6 Desember 2010, meski keberadaannya belum tentu masuk tim nasional (timnas) Merah Putih, karena harus tetap menjalani seleksi yang akan dilakukan pelatih Alfred Riedl mulai 4 Januari 2011 nanti.
Pemain berusia 20 tahun yang saat ini bermain untuk klub FC Heidelsheim adalah cucu dari Kwee Hong Sing, mantan pemain persija dan timnas Indonesia di tahun 1950an. Ia memiliki tinggi 167cm dan berposisi sebagai gelandang tengah.
Christian Gérard Alvaro González atau yang lebih dikenal dengan nama Christian Gonzalez, adalah seorang pesepakbola asal Montevideo, Uruguay, yang datang merumput ke Indonesia setelah direkrut Persib Bandung. Pada tanggal 3 November 2010 Christian Gonzales resmi menjadi Warga Negara Indonesia dan sehingga dapat membela Tim Nasional Sepakbola Indonesia.
Gol tunggal El Locco pada laga semi final melawan Filipina baik pada leg pertama dengan skor akhir 1-0 maupun leg kedua juga dengan skor 1-0 menghantarkan Indonesia melaju ke final Piala AFF 2010 dan memberikan harapan besar bagi Indonesia untuk “meraih mimpi” menjadi juara ajang sepak bola bangsa-bangsa ASEAN tersebut.