Gunawank's Blog

Banyak Menolong Pasti Banyak yang Menolong

Assalaamu’alaikum Wr.Wb.

Posted by gunawank pada Maret 18, 2009

Ahlan wa sahlan wa marhaban, selamat bergabung di situs saya. Semoga antum mendapatkan banyak manfaat di dalamnya!

Saran, kritik dan masukan sangat saya harapkan demi perbaikan dan kesempurnaan isi blog ini, sehingga akan lebih banyak lagi manfaat yang kita peroleh.

Posted in Uncategorized | 36 Comments »

Aneh Tapi Nyata : Hadiahku… Berubah Jadi Kulit Pisang ?!!!

Posted by gunawank pada November 12, 2016

Seperti biasanya, pagi itu sepeda ontelku kusimpan dengan rapi di samping deretan sepeda siswa-siswa yang lain di halaman rumah penduduk sekitar Sekolahku. Maklum waktu itu di sekolahku belum tersedia tempat parkir khusus. Tapi walaupun di halaman penduduk tidak ada biaya sewa parkir, alias gratis. Bahkan mereka merasa senang karena bisa membantu anak sekolah. Beda dengan sekarang yang serba harus bayar.

“Yan . . . ! “, tiba-tiba terdengar suara memanggilku.

“Tolong bapak belikan pisang !”, lanjutnya yang ternyata wali kelasku, pak Suryaman , wali kelas 2D sekaligus guru matematika kami.

“Ya, pak !”, jawabku. Akupun pergi membeli sesisir pisang Ambon. Kupilih yang paling baik.

Hari itu adalah hari pembagian raport, hari yang ditunggu-tunggu dan membahagiakan bagi kami, khususnya saya pribadi karena . . .alhamdulillah saat itu mendapat predikat rangking pertama.

“Sebagai penghargaan dari bapak atas prestasimu, yan… tolong ambilkan yang tadi kamu beli di ruang guru !”, kata wali kelasku.

Ternyata pisang yang tadi aku beli itu. . .. Itulah hadiah rangking ku. Akupun dengan tetap bangga walaupun hanya diberi hadiah sesisir pisang dan bergegas pergi ke ruang guru.

Bukan bendanya yang membuatku senang tetapi perhatian dan penghargaannya yang aku banggakan. Dengan keterbatasan kemampuannya beliau tetap berusaha untuk menghargai prestasi anak didiknya.

Namun apa yang terjadi ? Kulihat di atas meja di ruang guru hanya ada tumpukan kulit pisang . . . ? ? ? ? ! ! !

Posted in Aneh tapi nyata, Biografi, Kisah, Kisah Nyata, Kisahku, Uncategorized, Wakil rakyat | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Keunikan Jam’iyah NAHDLATUL ULAMA

Posted by gunawank pada November 8, 2016

NU itu organisasi paling aneh.

Ketika seorang peneliti dari australia menemukan data arsip tentang jangka waktu organisasi di AD ART pertama, dia menemukan tulisan bahwa organisasi ini (NU) didirikan pada tahun 1926 hingga 29 tahun berikutnya. Ini Aneh,Sebab umumnya tdk ada satu pun organisasi yg membatasi waktu, contoh : didirikan thn 1990 hingga waktu yg tak terbatas, kecuali hanya NU yg membatasi waktunya. Peneliti ini kemudian menanyakan pada Gus Dur, “ini apa maknanya ?”, Gus Dur pun kaget, dan menjawab “mana saya tahu maksudnya, yg merumuskan sudah wafat semua”.
Kemudian gus dur mengamati dari prespektif sejarah, tenyata setiap 29 tahun, NU mengalami perubahan.
1926 sbg organisasi sosial keagamaan,
29 thn berikutnya (1955) menjadi partai politik dan menjadi organisasi yg berafiliasi dg partai politik.
29 tahun berikutnya (1984) berubah lagi menjdi organisasi sosial keagamaan (Khittah 1926 ) konsentrasi dakwah dan pendidikan),
29 tahun berikutnya, 2013 NU menjadi gerakan sivil society.
Di kondisi ini gus dur slalu memerintahkan NU banyak membicarakan lokalitas. Dan hasilnya “Islam Nusantara sbg paradigmanya dlm membangun peradaban dunia”, ini perisapan Gus Dur mengahadapi perubahan 29 tahun berikutnya pada tahun 2042 sbg organiasasi penyangga perdamaian dunia.

Saya memetik dri peristiwa ini bahwa Para pendiri NU dan sekaligus pendiri bangsa dan negara ini bkn orng sembarangan, mereka adalah kyai2 ma’rifat billah. Mereka sdh tahu setiap 29 tahun mesti akan trjadi perubahan di NU.

Jadi, kaitannya dengan NKRI, Bhineka tunggal ika, UUD 45 dan pancasila sbg pilihan paling final, saya yakini benarnya. sbb diputuskan oleh para kyai2 yg ma’rifat.

~keramahan NU selalu dikedepankan sebagai bentuk sikap sebagaimana yang di maksud dengan ayat RAHMATAN LIL ALAMIN.

Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10206647219572662&id=1638052783

Posted in Aneh tapi nyata, Anugrah, Gus Dur, Jam'iyah, Nahdlatul Ulama, NU, Opini, Organisasi, Ormas Islam, Potret, Sejarah, Serba serbi, Ulama | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Ahlan Wa Sahlan, Bidadariku…!

Posted by gunawank pada September 2, 2016

Seperti biasanya jam 23.30 wib malam (Jum’at) tadi aku siap-siap pulang dari pondok tempat ku mengajar. Sampai di rumah tampak di ruang tengah “benda-benda aneh” tercecer di lantai. Entah kenapa rupanya kucing piaraanku muntah-muntah. Akupun segera membersihkan kotorannya sekaligus mengepelnya sampai jam 01.00 wib dinihari, lalu istirahat lebih kurang 30 menit untuk mengeringkan keringat.

Sekitar jam 01.30 wib ketika baru saja rebahan untuk tidur, tiba-tiba ponselku berdering. “Siapa malam-malam begini menelpon”, gumamku.

Tapi karena khawatir ada sesuatu yang penting, akupun meraih ponselku. “Pa, Eka sudah kerasa !”, kata penelpon di seberang sana yang ternyata suara isteriku memberitahu bahwa putri kami yang sedang hamil 9 bulan merasakan mulas-mulas sebagai pertanda bahwa waktu melahirkan akan segera tiba.

“Sekarang sudah di rumah sakit. Kata bidan baru pembukaan satu”, lanjutnya menjelaskan. Akupun segera bersiap-siap untuk pergi ke rumah sakit yang disebutkan istriku.

Sesampainya di ruang observasi persalinan telah hadir pula besan kami (mertua putri kami). Kamipun larut dalam obrolan hingga waktu shalat subuh tiba.

Jam 05.00 pagi bidan datang memeriksa putri kami dan hasilnya sudah pembukaan lima, katanya. Setelah ibu bidan pergi akupun bertanya kepada putriku yang juga lulusan Akademi Kebidanan Poltekkes Bandung, kira-kira berapa jam lagi dari pembukaan 5 sampai saatnya melahirkan. Menurut pengalamannya ketika bekerja di salah satu rumah sakit anak di kotaku biasanya dari pembukaan satu sampai melahirkan sekitar 10 jam. Hitung punya hitung berarti cucu kami baru akan lahir sekitar jam sepuluh pagi.

Karena itulah besan kami pamitan untuk pulang dulu karena keduanya pegawai pemerintah alias pegawai negeri. Tapi karena aku pegawai “luar negeri” alias bukan pegawai negeri tidak pulang melaikan ke luar mencari makanan untuk sarapan.

Sekembali dari “belanja” makanan sarapan, ruang yang ditempati putri kami telah kosong. Usut punya usut ternyata sudah berada di ruang persalinan. Terdengar suara bu bidang sedang menelpon dokter kandungan yang menangani putri kami, “Pasien atas nama ibu Fatimah Ekasari yang masuk tadi jam satu pada jam 05.00 pembukaan lima, jam 6 pembukaan 9 dan sekarang sudah lengkap (istilah kebidanan yang maksudnya sudah siap persalinan). Bagaimana dok? ya, ok!”, katanya.

Hari ini, Jum’at, 2 September 2016 tepat jam 06.40 wib terdengar suara tangis bayi. Alhamdulillah, cucu pertama kami yang cantik (perempuan) telah lahir dengan selamat, sehat dan sempurna dengan berat badan 3,3 kg dan tingginya 49 cm. Selamat datang bidadariku…! Berakhirlah masa penantian istriku selama 23 tahun mendambakan kehadiran bayi mungil di keluarga kami.

اَللهُمَّ اجْعَلْهُ صَحِيْحًا كَامِلاً وَعَاقِلاً حَاذِقًا عَلِمًا عَامِلاً. اَللهُمَّ طًوِّلْ عُمْرَهُ وَصَحِّحْ جَسَدَهُ وَحَسِّنْ خُلُقَهُ وَافْصَحْ لِسَانَهُ وَاَحْسِنْ صَوْتَهُ لِقِرَاءَةِ الْحَدِيْثِ وَالْقُرْآنِ بِبَرَكَةِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

“Ya Allah, Jadikanlah dia anak yang sehat dan sempurna, berakal yang cerdas, yang alim dan mau mengamalkan ilmunya. Ya Allah, Panjangkalah umurnya, sehatkanlah tubuhnya, baguskalah akhlaqnya, fasihkanlah dan merdukanlah suaranya untuk membaca Al-Quran dan Al Hadist dengan berkah Nabi Muhammad SAW. Dan segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam”.

Posted in Anugrah, Berita, Kisah Nyata, Kisahku | Dengan kaitkata: , , , , , | Leave a Comment »

30 KM Arak-arakan Menuju Pemakaman Muhammad Ali

Posted by gunawank pada Juni 10, 2016

Legenda tinju dunia, Muhammad Ali yang meninggal pada hari Jum’at (3/6/2016) berteptan dengan tanggal 27 Sya’ban 1437 H dimakamkan hari ini, Jum’at (10/6/2016) di Cave Hill, Louisville, Kentucky, Amerika Serikat setelah disemayamkan selama satu minggu.

Posted in Akhlak, Berita, Bintang, Buah bibir, Bulan Ramadlan | Leave a Comment »

Subhanallah, Ilmuwan Masuk Islam Karena Teorinya: “Matahari Akan Terbit Dari Barat”

Posted by gunawank pada Februari 2, 2016

“Tidak akan terjadi kiamat sehingga matahari terbit dari tempat terbenamnya, apabila ia telah terbit dari barat dan semua manusia melihat hal itu maka semua mereka akan beriman, dan itulah waktu yang tidak ada gunanya iman seseorang yang belum pernah beriman sebelum itu.” (HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah ra)

Adalah Demitri Bolykov, sorang ahli fisika yang sangat menggandrungi kajian serta riset-riset ilmiah. Dia tergabung dalam sebuah penelitian ilmiah yang dipimpin oleh Prof. Nicolai Kosinikov, salah seorang pakar dalam bidang fisika. (kabarmakkah.com, 8/7/2015)

Mereka sedang dalam penelitian terhadap sebuah sempel yang diuji di laboratorium untuk mempelajari sebuah teori moderen yang menjelaskan tentang perputaran bumi dan porosnya. Mereka berhasil menetapkan teori tersebut. Akan tetapi Dimetri mengetahui bahwasanya diriwayatkan dalam sebuah hadis dari nabi saw yang diketahui umat Islam, bahkan termasuk inti akidah mereka yang menguatkan keharusan teori tersebut ada, sesuai dengan hasil yang dicapainya. Demitri merasa yakin bahwa pengetahuan seperti ini, yang umurnya lebih dari 1.400 tahun yang lalu sebagai satu-satunya yang mungkin hanyalah pencipta alam semesta ini.

Teori yang dikemukan oleh Prof. Kosinov merupakan teori yang paling baru dan paling berani dalam menfsirakan fenomena perputaran bumi pada porosnya. Kelompok peneliti ini merancang sebuah sempel berupa bola yang diisi penuh dengan papan tipis dari logam yang dilelehkan , ditempatkan pada badan bermagnit yang terbentuk dari elektroda yang saling berlawanan arus.

Ketika arus listrik berjalan pada dua elektroda tersebut maka menimbulkan gaya magnet dan bola yang dipenuhi papan tipis dari logam tersebut mulai berputar pada porosnya fenomena ini dinamakan “Gerak Integral Elektro Magno-Dinamika”. Gerak ini pada substansinya menjadi aktivitas perputaran bumi pada porosnya.

Pada tingkat realita di alam ini, daya matahari merupakan “kekuatan penggerak” yang bisa melahirkan area magnet yang bisa mendorong bumi untuk berputar pada porosnya. Kemudian gerak perputaran bumi ini dalam hal cepat atau lambatnya seiring dengan daya insensitas daya matahari. Atas dasar ini pula posisi dan arah kutub utara bergantung.

Telah diadakan penelitian bahwa kutub magnet bumi hingga tahun 1970 bergerak dengan kecepatan tidak lebih dari 10 km dalam setahun, akan tetapi pada tahun-tahun terakhir ini kecepatan tersebut bertambah hingga 40 km dalam setahun. Bahkan pada tahun 2001 kutub magnet bumi bergeser dari tempatnya hingga mencapai jarak 200 km dalam sekali gerak. Ini berarti bumi dengan pengaruh daya magnet tersebut mengakibatkan dua kutub magnet bergantian tempat. Artinya bahwa “gerak” perputaran bumi akan mengarah pada arah yang berlawanan. Ketika itulah matahari akan terbit (keluar) dari Barat.

Ilmu pengetahuan dan informasi seperti ini tidak didapati Demitri dalam buku-buku atau didengar dari manapun, akan tetapi ia memperoleh kesimpulan tersebut dari hasil riset dan percobaan serta penelitian. Ketika ia menelaah kitab-kitab samawi lintas agama, ia tidak mendapatkan satupun petunjuk kepada informasi tersebut selain dari Islam. Ia mendapati informasi tersebut dari sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang bertaubat sebelum matahari terbit dari arah Barat, maka Allah akan menerima Taubatnya”

Matahari Akan Terbit Dari Barat

Artikel ini tidak meramalkan kapan terjadinya kiamat, tetapi membenarkan bahwa matahari akan terbit dari arah barat seperti yang pernah disabdakan oleh Nabi Muhammad Shallallaahu ‘alaihi Wa Sallam

Sumber: http://www.kabarmakkah.com/2015/07/nasa-membenarkan-matahari-akan-terbit.html

 

Posted in Aneh tapi nyata, Artikel Islam, Astronomi, Berita, Fisika, Iman, Kiamat, Kisah Nyata, Teknologi | Dengan kaitkata: , , , , , | Leave a Comment »

Pilkada Serentak 2015; Menang atau Terpilih ?

Posted by gunawank pada Desember 10, 2015

Pilkada serentak baru saja dilaksanakan, tepatnya pada hari Rabu, 9 Desember 2015 dalam situasi yang cukup kondusif, meski ada sedikit masalah di beberapa daerah.

Untuk yang pertama kalinya dalam sejarah demokrasi di Indonesia, sejumlah 204 pemilihan kepala daerah yang terdiri dari 170 kabupaten, 26 kota dan 8 provinsi dilaksanakan secara serentak di seluruh nusantara.

Sejak digulirkannya sistem pemilihan langsung baik untuk memilih presiden, gubernur, bupati/wali kota maupun anggota legislatif dengan cara memilih langsung nama-nama calon, hampir selalu muncul kisah-kisah tragis dan peristiwa yang tidak elok dari para calon yang gagal maupun pendukungnya, seperti stres, bunuh diri, mengambil kembali bantuan yang diberikan sampai aksi demontrasi atau pengerahan massa yang destruktif untuk menuntuk pembatalan putusan maupun pemilihan ulang, sesuatu yang tidak pernah terjadi pada sistem pemilihan perwakilan di zaman orde baru.

Setelah dicermati, secara langsung bukan sistem yang salah karena tentunya harus melalui kajian yang dalam dan komprehensif untuk menilainya. Namun secara tidak langsung sistem ini menuntut para calon secara pribadi, masing-masing untuk mensosialisasikan dirinya kepada pemilih yang jumlahnya jauh lebih banyak atau dengan kata yang lebih tegas, harus mampu mengajak orang sebanyak-banyaknya untuk memilih dirinya.

Oleh karena itulah, muncul istilah tim sukses, tim pemenangan dan sejenisnya. Kalau dahulu hanya dikenal team kampanye. Apa bedanya?

Secara substansi fungsi dan tugasnya sama, yakni meraih suara sebanyak-banyaknya. Tetapi dari sisi apa yang dilakukan ternyata ada perbedaan.

Tim kampanye bekerja untuk mengkampanyekan atau mempromosikan atau menyebar luaskan informasi dan meyakinkan tentang visi-missi, keunggulan, kemampuan calon dan sebagainya kepada sebanyak-banyaknya calon pemilih. Targetnya, calon yang diusungnya TERPILIH atau TUDAK TERPILIH sesuai dengan jumlah suara yang memilihnya.

Sementara, tim pemenangan melakukan pekerjaan yang lebih dari itu. Selain berusaha mengkampanyekan calon yang diusungnya sebagaimana yang dilakukan tim kampanye, juga berusaha agar setiap orang yang telah mendapatkan informasi itu harus dipastikan memilih calon yang diusungnya.

Oleh karena itu, tim pemenangan lalu melakukan berbagai usaha untuk meraihnya dan tidak jarang dari mereka melakukan usaha-usaha yang tidak dibenarkan baik menurut peraturan perundang-undangan negara, aturan agama maupun norma-norma tradisi dan budaya masyarakat, seperti politik uang, politik hitam, saling fitnah, saling tuduh, saling buka kejelekan, kesalahan masa lalu bahkan sampai kekurangan keluarga dan leluhurnya. Targetnya bukan lagi menggunakan kata TERPILIH atau TIDAK TERPILIH tetapi kata MENANG atau KALAH.

Islam dalam hal ini Rasulullah saw menganjurkan agar umatnya senantiasa berada dalam jamaah, dalam komunitas, dalam kebersamaan. Beliau juga menganjurkan agar setiap jamaah memilih salah seorang diantaranya untuk dijadikan pemimpin. Artinya, perintahnya adalah jamaahlah yang harus memilih pemimpinya bukan seseorang yang ingin menjadi pemimpin memaksa jamaah untuk memilihnya. Sehingga kalimat yang muncul adalah “Alhamdulillah saya TERPILIH” atau “Terima kasih kalian telah MEMILIH saya” bukannya “Alhamdulillah saya MENANG” atau “Sialan saya KALAH“.

Posted in Akhlak, Kompetisi, Opini, Opinion, Pemilu, Pemimpin, Renungan, Serba serbi | Dengan kaitkata: , , , , , | Leave a Comment »

Hari Guru Dan Semangat Nasionalisme

Posted by gunawank pada November 25, 2015

Hari guru3Hari Guru Nasional yang diperingati setiap tanggal 25 Nopember bersamaan dengan peringatan hari lahir PGRI yang ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994 merupakan bentuk penghargaan dan tanda penghormatan pemerintah Republik Indonesia kepada guru.

Penghargaan ini sangat layak didapatkan oleh guru, bukan saja karena jasanya sebagai pendidik dan agen dalam mencerdaskan anak bangsa yang bekerja tanpa pamrih sehingga mendapat julukan ‘Pahlawan Tanpa Tanda Jasa‘, juga karena kiprahnya dalam mengobarkan semangat nasionalisme dan memperjuangkan kemerdekaan.

Berawal dari semangat guru-guru pribumi pada zaman kolonial Belanda dalam memperjuangkan nasib para anggotanya yang memiliki pangkat, status sosial dan latar belakang pendidikan yang berbeda, pada tahun 1912 berdirilah organisasi guru dengan nama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) yang beranggotakan para guru bantu, guru desa, kepala sekolah, dan penilik sekolah yang umumnya bertugas di sekolah desa dan sekolah rakyat angka dua.

Kesadaran kebangsaan dan semangat perjuangan yang sejak lama tumbuh mendorong para guru pribumi yang tergabung dalam organisasi PGHB terus berjuang menuntut persamaan hak dan posisi terhadap pihak Belanda. Hasilnya antara lain adalah kepala HIS yang selama itu selalu dijabat oleh orang Belanda, satu per satu pindah ke tangan orang-orang pribumi.

Semangat perjuangan ini semakin berkobar dan memuncak pada kesadaran dan cita-cita kemerdekaan. Perjuangan guru tidak lagi perjuangan perbaikan nasib, tidak lagi perjuangan kesamaan hak dan posisi dengan Belanda, tetapi telah memuncak menjadi perjuangan nasional untuk meraih kemerdekaan.

Pergeseran semangat juang para guru dari memperjuangkan persamaan hak menjadi semangat nasionalisme merebut kemerdekaan terlihat jelas dengan dirubahnya  nama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI) pada tahun 1932. Perubahan nama ini  yang mengganti kata “Hindia Belanda” menjadi “Indonesia” tak ayal sangat mengejutkan pemerintah Belanda. Penggantian kata yang mencerminkan semangat kebangsaan ini tentu saja sangat tidak disenangi oleh Belanda.

Pada zaman pendudukan Jepang segala organisasi dilarang, sekolah ditutup, Persatuan Guru Indonesia (PGI) tidak dapat lagi melakukan aktivitas.

Puncak semangat nasionalisme para guru adalah diselenggarakannya  Kongres Guru Indonesia pada tanggal 24-25 November 1945 di Surakarta. Dengan dijiwai semangat proklamasi 17 Agustus 1945 kongres memutuskan segala organisasi dan kelompok guru yang didasarkan atas perbedaan tamatan, lingkungan pekerjaan, lingkungan daerah, politik, agama dan suku, sepakat dihapuskan.

Sebagai gantinya, kongres menetapkan berdirinya organisasi guru dengan nama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) pada tanggal 25 November 1945, tepat seratus hari setelah proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia.

Guru-guru yang aktif mengajar, pensiunan guru yang aktif berjuang, dan pegawai pendidikan Republik Indonesia yang baru dibentuk, semuanya bergabung dalam satu wadah “PGRI” untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

***(Dari berbagai sumber)

Posted in Akhlak, Guru, Opini, Opinion, Organisasi, Pahlawan, Pendidik, Renungan, Sejarah, Serba serbi, Teladan | Dengan kaitkata: , , , , , | Leave a Comment »

KH. Zezen Bazul Asyhab; Da’i Kharismatik Dari Sukabumi

Posted by gunawank pada November 20, 2015

KH. M. Zein Zaenal Abidin Bazul Asyhab yang sering dipanggil dengan sapaan akrabnya, ajengan Zezen ini lahir di Sukabumi 60 tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 17 Februari 1955.

Beliau adalah sosok seorang da’i yang tidak pernah kenal lelah dan letih dalam mengamalkan ilmunya serta mengembangkan dakwahnya pada masyarakat, khususnya di Pondok Pesantren Az–Zainiyyah Sukabumi yang dipimpinnya.

Beliau juga dikenal sebagai seorang guru yang sangat disegani oleh semua muridnya, imam yang sangat dicintai di tengah masyarakat, seorang ayah yang sangat sayang terhadap keluarganya, dan seorang imam yang pemikirannya di terima oleh semua kalangan, semua kelompok, dan semua tingkatan masyarakat. Oleh karena itulah murid-murid beliau memanggilnya dengan sebutan ‘Uwa Imam’.

Sebagai sosok kiayi yang tidak pernah surut dari semangat jihad dalam menegakan agama Allah. Beliau paling tidak suka mendengar orang meremehkan agama, mendengar Islam di lecehkan, Islam berada dalam tekanan, dan melihat pengamalan ajaran Islam yang tidak sepenuh daya.

Posted in Akhlak, Artikel Islam, Biografi, In memoriam, Mubaligh, MUI, Muslim, Nahdlatul Ulama, NU, Renungan, Tasawuf, Teladan, Tokoh, Tokoh kharismatik, Tokoh NU, Tokoh Sunda, Ulama, Uswatun Hasanah | Dengan kaitkata: , , , , | Leave a Comment »

Sakinah, Mawaddah dan Rahmah

Posted by gunawank pada November 17, 2015

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” (QS. Ar-Rum: 21)

Ketiga kata tersebut sering kita dengar pada acara-acara pernikahan atau kita baca pada ucapan selamat kepada pasangan pengantin baru:

“Selamat menempuh hidup baru. Semoga menjadi keluarga yang “sakinah”, “mawaddah” wa Rahmah”.

Lalu, apa makna sesungguhnya dari ketiga kata itu, dan mengapa selalu terangkai dalam ucapan pernikahan?

Posted in Akhlak, Artikel Islam, Hikmah, Ibadah, Islam, Muslim, Renungan | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , | Leave a Comment »

Shalat Istisqa’; Istighfar & Do’a Minta Hujan

Posted by gunawank pada November 9, 2015

Kemarau panjang yang ditandai ketiadaan turun hujan sejak Agustus 2015 ini menyebabkan kekeringan yang cukup parah di beberapa daerah di Nusantara.

Dampak lain dari musim kemarau yang panjang ini selain kesulitan mendapatkan air adalah terjadinya kebakaran hutan di semua daerah yang memiliki wilayah hutan. Kabut asap yang ditimbulkannya telah mengakibatkan bencana sampingan gangguan pernafasan, bahkan di beberapa daerah menyebabkan kematian.

Tak ayal lagi, sesuai tuntunan ajaran Islam marak dilaksanakan shalat istisqa hampir di seluruh pelosok negeri. Namun hujan tak kunjung datang, sehingga di beberapa tempat ada yang menyelenggarakannya berulang-ulang.

Rasulullah saw melakukan shalat istisqa ketika memohon diturunkannya hujan, sebagaimana dalam hadits ‘Aisyah Radhiallahu’anha:

شكا الناس إلى رسول الله صلى الله عليه وسلم قحوط المطر فأمر بمنبر فوضع له في المصلى ووعد الناس يوما يخرجون فيه قالت عائشة فخرج رسول الله صلى الله عليه وسلم حين بدا حاجب الشمس فقعد على المنبر فكبر صلى الله عليه وسلم وحمد الله عز وجل ثم قال إنكم شكوتم جدب دياركم واستئخار المطر عن إبان زمانه عنكم وقد أمركم الله عز وجل أن تدعوه ووعدكم أن يستجيب لكم ثم قال ( الحمد لله رب العالمين الرحمن الرحيم ملك يوم الدين) لا إله إلا الله يفعل ما يريد اللهم أنت الله لا إله إلا أنت الغني ونحن الفقراء أنزل علينا الغيث واجعل ما أنزلت لنا قوة وبلاغا إلى حين ثم رفع يديه فلم يزل في الرفع حتى بدا بياض إبطيه ثم حول إلى الناس ظهره وقلب أو حول رداءه وهو رافع يديه ثم أقبل على الناس ونزل فصلى ركعتين فأنشأ الله سحابة فرعدت وبرقت ثم أمطرت بإذن الله فلم يأت مسجده حتى سالت السيول فلما رأى سرعتهم إلى الكن ضحك صلى الله عليه وسلم حتى بدت نواجذه فقال أشهد أن الله على كل شيء قدير وأني عبد الله ورسوله

Orang-orang mengadu kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tentang musim kemarau yang panjang. Lalu beliau memerintahkan untuk meletakkan mimbar di tempat tanah lapang, lalu beliau membuat kesepakatan dengan orang-orang untuk berkumpul pada suatu hari yang telah ditentukan”. Aisyah lalu berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam keluar ketika matahari mulai terlihat, lalu beliau duduk di mimbar. Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam bertakbir dan memuji Allah Azza wa Jalla, lalu bersabda, “Sesungguhnya kalian mengadu kepadaku tentang kegersangan negeri kalian dan hujan yang tidak kunjung turun, padahal Allah Azza Wa Jalla telah memerintahkan kalian untuk berdoa kepada-Nya dan Ia berjanji akan mengabulkan doa kalian” Kemudian beliau mengucapkan: “Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam, Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Yang menguasai hari Pembalasan. Tidak ada sembahan yang berhak disembah kecuali Dia, Dia melakukan apa saja yang dikehendaki. Ya Allah, Engkau adalah Allah, tidak ada sembahan yang berhak disembah kecuali Engkau Yang Maha kaya sementara kami yang membutuhkan. Maka turunkanlah hujan kepada kami dan jadikanlah apa yang telah Engkau turunkan sebagai kekuatan bagi kami dan sebagai bekal di hari yang di tetapkan).” Kemudian beliau terus mengangkat kedua tangannya hingga terlihat putihnya ketiak beliau. Kemudian beliau membalikkan punggungnya, membelakangi orang-orang dan membalik posisi selendangnya, ketika itu beliau masih mengangkat kedua tangannya. Kemudian beliau menghadap ke orang-orang, lalu beliau turun dari mimbar dan shalat dua raka’at. Lalu Allah mendatangkan awan yang disertai guruh dan petir. Turunlah hujan dengan izin Allah. Beliau tidak kembali menuju masjid sampai air bah mengalir di sekitarnya. Ketika beliau melihat orang-orang berdesak-desakan mencari tempat berteduh, beliau tertawa hingga terlihat gigi gerahamnya, lalu bersabda: “Aku bersaksi bahwa Allah adalah Maha kuasa atas segala sesuatu dan aku adalah hamba dan Rasul-Nya” (HR. Abu Daud no.1173)

Dari Abu Hurairah Radhiallahu’anahu:

خَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمًا يَسْتَسْقِي فَصَلَّى بِنَا رَكْعَتَيْنِ بِلَا أَذَانٍ وَلَا إِقَامَةٍ ثُمَّ خَطَبَنَا وَدَعَا اللَّهَ وَحَوَّلَ وَجْهَهُ نَحْوَ الْقِبْلَةِ رَافِعًا يَدَيْهِ ثُمَّ قَلَبَ رِدَاءَهُ فَجَعَلَ الْأَيْمَنَ عَلَى الْأَيْسَرِ وَالْأَيْسَرَ عَلَى الْأَيْمَنِ

Pada suatu hari, Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam keluar untuk melakukan istisqa’. Beliau shalat 2 raka’at mengimami kami tanpa azan dan iqamah. Lalu beliau berkhutbah di hadapan kami dan berdoa kepada Allah. Beliau mengarahkan wajahnya ke arah kiblat seraya mengangkat kedua tangannya. Setelah itu beliau membalik selendangnya, menjadikan bagian kanan pada bagian kiri dan bagian kiri pada bagian kanan” (HR. Ahmad 16/142).

Dari kedua hadits tersebut dapat disimpulkan bahwa dalam pelaksanaan shalat istisqa ada tiga amaliah, yaitu shalat sunnah dua rakaat, khutbah dan berdo’a memohon turun hujan.

Posted in Akhlak, Artikel Islam, bencana, Bencana Alam, Buah bibir, Fenomena, Fenomena alam, Hikmah, Ibadah, Iman, Islam, Renungan, Tobat | Dengan kaitkata: , , , , , , , | Leave a Comment »