Gunawank's Blog

Banyak Menolong Pasti Banyak yang Menolong

Archive for November, 2009

Kalau……….mengapa………. ?

Posted by gunawank pada November 24, 2009

Kalau POLISI  dianggap mampu memberantas KORUPSI, mengapa harus dibentuk KPK..???!!!
Kalau KEJAKSAAN dianggap  mampu memberantas KORUPSI, mengapa harus dibentuk KPK..???!!!
Kalau POLISI  dan KEJAKSAAN dianggap mampu menangani KASUS KPK, mengapa harus dibentuk TIM-8..???!!!
Kalau TIM-8 diakui hasil kerjanya, mengapa REKOMENDASI TIM-8 tidak dilaksanakan..???!!!
Kalau REKOMENDASI TIM-8 tidak untuk dilaksanakan, mengapa harus dibentuk TIM-8..???!!!
Kalau……………. mengapa………….???!!!
Kalau…………… mengapa …………..???!!!
Kalau………….kalau………….kalau……………
Entahlah………..aku pusing jadinyaaaa…..!!!!!!!!!

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »

PO Box 9949: Ganyang Mafia

Posted by gunawank pada November 6, 2009

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengumumkan program 100 hari pemerintahannya. Dari 15 program pilihan, program pemberantasan mafia hukum  menjadi prioritas utama.

Sebagai wujud keseriusan pemerintahannya dalam pemberantasan mafia  hukum ini Presiden SBY  telah membuka PO BOX 9949 Jakarta 10000  “Ganyang Mafia” untuk melayani keluhan dan pengaduan masyarakat.

“Warga Indonesia yang pernah jadi korban mafia, atau yang sekarang jadi korban, untuk melaporkan diri lewat PO Box 9949 Jakarta 10000, dan tolong dalam laporan ditulis kode GM, Ganyang Mafia,” ujar Presiden SBY.

Sebagian kalangangan menilai bahwa program 100 hari SBY ini hanya sebagai pencitraan. Syamsudin Haris, pengamat politik dari LIPI bahkan mengatakan program 100 hari hanyalah omong kosong. “Program 100 hari SBY itu omong kosong. Kenapa? Karena anggaran untuk para departemen itu sudah masuk dalam APBN 2009. 100 Hari SBY itu jika dihitung dari Oktober sampai Desember. Sementara kalau masuk awal hitungan awal Januari, anggaran sudah diketok palu di DPR,” kata Syamsudin Haris.

Namun demikian, tentunya kita berharap apa yang telah dibuat ini dapat diimplementasikan dengan baik, sehingga cita-cita menjadi bangsa yang adil, makmur, aman dan sejahtera segera terwujud.

Oleh karena itu mari kita kawal bersama-sama oleh segenap komponen bangsa pelaksanaan program 100 hari ini agar berjalan sesuai yang telah direncanakan.

Sumber: http://www.eramuslim.com/berita/nasional/sby-gulirkan-program-100-hari.htm

Posted in Akhlak, Berita, Politik, Serba serbi | 7 Comments »

Fenomena Facebook Dalam Kasus Bibit-Chandra

Posted by gunawank pada November 4, 2009

Polri akhirnya menangguhkan penahanan pimpinan KPK non aktif Bibit Samad Riyanto dan Chandra M. Hamzah. Tepat pukul 00.00 WIB tadi malam setelah rekaman rekayasa kasus kriminalisasi KPK di pedengarkan di Mahkamah Konstitusi.

Meskipun kabhumas Mabes Polri Irjend Nanan Sukarno membantah, penangguhan ini kerena tekanan yang besar, namun di sisi lain ada fenomena yang menarik untuk dicermati.

Bahwa sejak tersiar kabar mabes Polri menetapkan penahanan terhadap kedua petinggi KPK tersebut, lebih dari 450.000 masyarakat seolah berbondong-bondong memberikan dukungan terhadap penangguhan atau bahkan pembebasan keduanya lewat jejaring sosial di dunia maya, Facebook lewat gerakan “1.ooo.000 Facebookers Dukung Pembebasan Bibit-Chandra”.

Padahal untuk kasus seperti ini, masyarakat seharusnya menyalurkan aspirasi mereka melalui para wakil rakyat di DPR. Tapi mengapa mereka lebih memilih jejaring sosial facebook yang menurut istilah salah seorang penelepon pada acara bedah editorial Media Indonesia pagi ini di Metro TV disebut “Parlemen Dunia Maya” atau “Fraksi Facebook”…?

Mudah-mudahan fenomena ini muncul bukan karena mereka kurang mempercayai para “wakil rakyat”, tetapi lebih disebabkan karena mudahnya menyalurkan aspirasi lewat yang satu ini. Tidak perlu ke Senayan, tidak perlu keluar ongkos dan tidak pula harus berhadapan dengan serangkaian protokoler.  Sedangkan hasilnya…..lebih cepat mereka peroleh.

Posted in Akhlak, Berita, Korupsi, KPK, Politik, Serba serbi | Leave a Comment »

Live: Rekaman Penyadapan Telepon oleh KPK

Posted by gunawank pada November 3, 2009

Rekaman penyadapan telepon berdurasi sekitar 4,5 jam antara yang diduga Anggodo dengan beberapa orang yang diantaranya diduga dari pejabat Kejagung dan Penyidik Polri diperdengarkan di dalam sidang MK yang terbuka untuk umum siang tadi (Selasa, 3 Nopember 2009).

Setelah menyimak rekaman tersebut yang disiarkan secara langsung oleh beberapa stasiun televisi, saya atau mungkin masyarakat pada umumnya bertanya-tanya, koq bisa seorang biasa non pejabat negara mengatur tugas pejabat negara…terlebih-lebih pejabat kepolisian dan kejagung, dua institusi yang terhormat sebagai penegak hukum.

Menurut pikiran saya yang awam…seharusnya mereka ini hanya tunduk dan taat kepada perintah atasannya saja. Bukan kepada seorang rakyat biasa. Sekali lagi..ini hanya menurut saya yang awam. Mudah-mudahan pendapat saya ini salah. Artinya, kalau kepada seorang rakyat biasa saja taat, apalagi kepada pimpinannya. Pasti lebih taat lagi.

Nah…kalau begitu, bagaimana seandainya perintah atasan dan perintah seorang rakyat biasa tadi berbeda atau bahkan bertolak belakang..? Kepada siapa mereka itu harus lebih taat..? Entahlah….malah tambah pusing jadinya.

Yang jelas…saya yakin bahwa Presiden, Kapolri dan KPK masih tetap memiliki semangat yang kuat dalam pemberantasan korupsi di negeri ini.

Kesimpulannya, semoga apapun yang tengah terjadi saat ini, usaha pemberantasan korupsi oleh KPK jalan terus dan penegakkan hukum oleh kepolisian maupun kejaksaan berjalan secara adil dan transparan, sehingga membuahkan hasil sesuai yang diharapkan seluruh rakyat Indonesia. Amin.

Posted in Akhlak, Berita, Korupsi, KPK | 2 Comments »

Dampak Penahanan Bibit-Chandra

Posted by gunawank pada November 1, 2009

Sejak Mabes Polri menetapkan penahanan terhadap dua wakil pimpinan KPK non aktif, Bibit Samad Riyanto dan Chandra Hamzah pada tanggal 29 Oktober 2009 dukungan terhadap keduanya terus mengalir.

Beberapa tokoh nasional, termasuk mantan Presiden RI Gus Dur, mantan ketua umum Muhammadiyah dan lain-lain seolah antri menyatakan dukungan kepada kedua pejabat KPK tersebut bahkan siap menjaminkan diri mereka demi penangguhan penahanan keduanya.

Disamping itu anggota grup “1.000.000 Facebookers Dukung Pembebasan Bibit-Chandra” pada jejaring sosial Facebook telah mencapai lebih dari 145 ribu orang pada pukul 21.22 hari ini (31 Oktober 2009).

Mereka menganggap bahwa penahanan Bibit-Chandra sebagai sebuah ketidak adilan dan penahanannya itu sendiri terkesan dipaksakan. Sementara menurut pihak kepolisian sebagaimana disampaikan langsung oleh Kapolri dalam jumpa persnya, penahanan keduanya telah sesuai dengan ketentuan undang-undang.

Sebagai masyarakat awan, tentunya kita hanya berharap apapun yang terjadi dan entah pihak mana yang benar,  semoga polemik ini segera berakhir dan hasil akhirnya harus memberikan dampak yang positif terhadap agenda nasional upaya pemberantasan korupsi.

Posted in Akhlak, Berita, Korupsi, KPK | 6 Comments »