Gunawank's Blog

Banyak Menolong Pasti Banyak yang Menolong

Kenang 40 Hari Wafatnya Gus Dur: Lain Daerah Lain Pula Caranya

Posted by gunawank pada Februari 9, 2010


Puncak peringatan 40 hari wafatnya KH. Abdurrahman Wahid diperingati diberbagai daerah dan berbagai kalangan dengan cara yang berbeda pula.

Di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang Jawa Timur, selain menggelar acara tahlilan yang dihadiri lebih dari 35.000 jamaah (hal ini terlihat dari 35.000 lebih kotak makanan yang dibagikan) juga diperingati dengan meluncurkan buku 40 hari Gus Dur yang menceritakan riwayat hidup singkat, pendapat anak-anaknya, pendapat adik-adiknya, dan pendapat para sahabatnya.

Hal serupa juga dilakukan di tempat kediaman beliau di Ciganjur Jakarta Selatan, selain peluncuran buku riwayat Gus Dur, setelah tahlil digelar pentas islami yang diisi seniman dan budayawan, seperti Bimbo, Ebiet G Ade dan Franky Sahilatua.

Di Yogyakarta, Penerbit Galang Press meluncurkan mobil perpustakaan keliling Guru Bangsa Gus Dur, Selasa (9/2) yang ditandai dengan pemukulan kendi di atas mobil oleh Gubernur Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X. Hasyim Wahid alias Gus Iim, adik kandung Gus Dur. Dalam kesempatan itu  diluncurkan buku berjudul Gus Geer karya Maftuchah Hamid yang berisi sejarah perjuangan Gus Dur menegakkan demokrasi dan pluralisme.

Selain itu, ratusan mahasiswa di Yogyakarta menyalakan 1000 lilin untuk memperingati 40 hari wafatnya Kyai Haji Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Sebelumnya sejumlah seniman di Magelang, Jawa Tengah, membuat patung almarhum Abdurrahman Wahid atau Gus Dur di Studio Mendut, magelang, Jumat (5/2). Ada empat patung yang dibuat, yakni Sinar Hati Gus Dur karya Cipto Purnomo, Gunung Gus Dur karya Ismanto, Presiden di Sarang Penyamun karya Samsudin, dan Gladiator Gus Dur karya Jono. Seluruh patung berbahan dasar batu.  Terdapat juga lukisan karya Mami Kato berjudul Gus Dur dan Gembiraloka.

Di Sampang, Madura, Ahad (7/2), ratusan pelajar menggelar pawai obor sebagai bentuk penghormatan bagi sang guru bangsa dalam memperingati 40 hari wafatnya.

Di klenteng Hok An Kiong, Magelang, Jateng, warga lintas agama juga memperingati 40 hari wafatnya Gus Dur.  Acara diawali pembacaan tahlil dan doa untuk Gus Dur. Tidak hanya umat Islam, pemimpin umat beragama lainnya juga berdoa untuk Gus Dur.

Sumber:

http://www.metrotvnews.com
http://www.tvone.co.id

Artikel Terkait :
PCNU Karawang Gelar Tahlil 40 Hari Gus Dur, Hadirkan KH. Hasyim Muzadi
Semarak: Gelar Tahlil 40 Hari Gus Dur
Gus Dur,  Sang Pejuang Demokrasi itu Telah Wafat
Benar, Apa Kata Gus Dur…!
Gus Dur Dibunuh ?
Gus Dur di Mata Mereka
Video-video Seputar Gus Dur

Iklan

2 Tanggapan to “Kenang 40 Hari Wafatnya Gus Dur: Lain Daerah Lain Pula Caranya”

  1. […] Kenang 40 Hari Wafatnya Gus Dur: Lain Daerah Lain Pula Caranya […]

  2. […] Kenang 40 Hari Wafatnya Gus Dur: Lain Daerah Lain Pula Caranya […]

Terima kasih, jika anda mengomentari tulisan ini .......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: