Gunawank's Blog

Banyak Menolong Pasti Banyak yang Menolong

Mengenang Hj. Upit Sarimanah, Sinden Beken Yang Jadi Mubalighah

Posted by gunawank pada Agustus 25, 2010


Dalam suasana Ramadlan ini ada baiknya mengenang seorang seniman sunda yang masyhur sebagai sinden terkenal di era 50 sampai 60-an, lalu kemudian beralih profesi menjadi mubalighah di tahun 70-an. 

Adalah Upit Sarimanah yang dilahirkan di Sadang, Purwakarta, 16 April 1928 dengan nama asli Suryamah , sejak kecil sudah memperlihatkan bakatnya menyanyi. Bahkan tatkala usianya menginjak tujuh tahun, ia sudah berani tampil di depan umum. Sejak itu, orang sudah menduga, gadis kecil berkulit hitam manis itu, suatu saat bisa menjadi pesinden terkenal. Apalagi setelah suaranya mengalun lewat acara di Radio Nirom, radio milik Belanda di Bandung.

Bahkan sebelum TVRI lahir dimana saat itu RRI merupakan satu-satunya hiburan yang menjangkau masyarakat luas, salah satu siaran favoritnya, khususnya di Jakarta dan Jawa Barat, adalah kesenian Sunda. Kesenian ini disiarkan langsung dari Gedung Musium Nasional di Medan Merdeka Barat dengan pesindennya Upit Sarimanah yang memiliki paras hitam manis dan selalu tampil berpakaian kain dan kebaya.

Banyak yang tergila-gila dengan suara melengking-lengkingnya Upit Sarimanah sehingga saat siarannya berlangsung tiap Ahad pagi, Museum Nasional selalu ramai pengunjung. Tidak jarang para penontonnya bertepuk tangan dan bersuit. Penggemarnya ada yang dari Bandung. Saking banyaknya penggemar yang datang, saat menyanyi Upit duduk di bangku khusus yang letaknya lebih tinggi dari dalang dan para pemain tetabuhan. Bahkan ketenaran sinden ini melebihi ketenaran dalangnya sendiri.

Selain Mojang Priangan, beberapa lagu Upit Sarimanah yang populer antara lain Bajing Luncat, Sakadang Kuya jeung Monyet, Kukupu, dan Sedih Prihatin. Upit pernah memimpin “Gamelan Siliwangi”. Beberapa lagu yang direkam Perusahaan Piringan Hitam “Dimita Moulding Industries” antara lain Ekek Paeh Tablo (NN), Karyawan Elodan (Upit Sarimanah), Tauco Cianjur (Moch. Jasin), Nampi Ondangan, Gupay Pileuleuyan (Mang Koko), Mojang (Upit Sarimanah), Bangbung Ranggaek (Kosaman Djaja), Nyoreang ka Tukang, Bajing Luncat (Kosaman Djaja), Hariring nu Kungsi Nyanding (Mang Koko/S. Winarja), dan Mapay Laratan.

Tahun 1970-an ketika pensiun dari sinden, Upit memilih profesi sebagai mubalighah. Sebagai juru dakwah ia mendapat banyak panggilan. Dengan suaranya yang merdu, saat dakwah dia melantunkan lagu dan berpantun berisi ajakan pada umat ber-amar ma’ruf nahi munkar. Sinden yang ramah  dan murah senyum ini tidak merasa kehilangan gengsi saat mendatangi kampung-kampung yang kumuh. Tidak tergiur amplop lebih besar hingga mengabaikan panggilan masyarakat tidak berpunya.

Hajah Upit Sarimanah yang pada usia lanjutnya mengidap komplikasi ginjal, darah tinggi dan beberapa penyakit lainnya, menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Al Afiah pada 11 Februari 1992.

Harimau mati meninggalkan belangnya, Hajah Upit Sarimanah dalam kesenian Sunda meninggalkan nama besarnya .

Sumber:

Download Gratis <<< Lagu-lagu Hj. Upit Sarimanah:

6 Tanggapan to “Mengenang Hj. Upit Sarimanah, Sinden Beken Yang Jadi Mubalighah”

  1. […] Mengenang Hj. Upit Sarimanah, Sinden Beken Yang Jadi Mubalighah […]

  2. […] kebetulan aku lagi terkesima dengan sebuah lagu yang dinyanyikan oleh almarhumah Hj. Upit Sarimanah, berjudul Ekek Paeh Tablo… Mau tahu lagunya? Silahkan selamat […]

    • gunawank said

      Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya.
      Dan saya akan sangat berterima kasih sekali bila kawan mau sering berkunjung dan memberi komentar, masukan, saran dan apa saja yang bermanfaat untuk kemajuan blogku ini.
      Sebagai tanda persahabatan, saya telah kunjungan balik dan berkomentar di “Berbalas Surat: Katumbiri Asih”…

  3. gunawank said

    Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya.
    Sebagai tanda persahabatan, saya telah kunjungan balik di “Berbalas surat: Katumbiri Asih”.

  4. […] Mengenang Hj. Upit Sarimanah, Sinden Beken Yang Jadi Mubalighah […]

Terima kasih, jika anda mengomentari tulisan ini .......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: