Gunawank's Blog

Banyak Menolong Pasti Banyak yang Menolong

Kematian Teknisi SUKHOI Diduga Keracunan METANOL

Posted by gunawank pada September 18, 2010


Metanol atau yang lebih dikenal di masyarakat dengan nama SPIRITUS menjadi bahan pembicaraan sejak terjadi kasus kematian tiga anggota teknisi perakit pesawat tempur Sukhoi SU-27 SKM asal Rusia. Ketiganya dipastikan mengkonsumsi zat berbahaya tersebut secara berlebihan.

Setelah melakukan pemeriksaan kualitatif tim dokter forensik menemukan isi lambung, ginjal, paru kiri dan kanan ketiga korban mengandung zat metanol, kata Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan Mabes Polri Brigjen Pol dr Musaddeq Ishak di Jakarta, Rabu, 15 September 2010 (Suara Karya Online, 16/9/2010).

Mengenal Metanol

Metanol adalah bentuk paling sederhana dari alkohol yang biasa digunakan sebagai pelarut di industri dan sebagai bahan tambahan dari etanol dalam proses denaturasi sehingga etanol menjadi toksik. Rumus kimia dari Metanol adalah CH3OH dan dikenal dengan nama lain yaitu metil alkohol, metal hidrat, metil karbinol, wood alkohol atau spiritus.

Pada keadaan atmosfer metanol berbentuk cairan yang ringan, mudah menguap, tidak berwarna, mudah terbakar dan beracun dengan bau yang khas. Dalam dunia industri metanol digunakan antara lain untuk :

  • Tekstil sintetik
  • Cat rumah
  • Perekat
  • Plastik daur ulang
  • Busa bantal
  • Bahan anti beku untuk radio aktif
  • Bahan bakar, dll

Metanol merupakan senyawa kimia yang sangat beracun bila dibandingkan dengan etanol. Metanol sering disalah gunakan sebagai bahan pembuat minuman keras. Ia digunakan sebagai pengganti etanol karena disamping harganya yang relatif lebih murah juga akibat ketidak pahaman akan bahaya yang dapat ditimbulkan oleh kedua zat tersebut, sehingga banyak yang beranggaban bahwa sifat dan fungsi metanol adalah sama, sehingga orang yang sudah kecanduan minuman keras dan kurang memiliki dana untuk membeli minuman keras yang legal cenderung membuat atau membeli minuman keras yang illegal yaitu minuman keras oplosan yang dicampur dengan metanol.

Didalam tubuh metanol mudah teranbsorbsi dan dengan cepat akan terdistribusi kedalam cairan tubuh. Keracunan Metanol dapat menimbulkan gangguan kesadaran( inebriation ). Metanol sendiri sebenarnya tidak berbahaya, yang berbahaya adalah metabolitnya dan dapat menyebabkan asidosis metabolic, kebutaan yang permanen serta kematian dapat terjadi setelah periode laten selama 6 – 30 jam.

Berat ringannya gejala akibat keracunan metanol tergantung dari besarnya kadar metanol yang tertelan. Dosis toksik minimum ( kadar keracunan minimal ) metanol lebih kurang 100 mg / kg dan dosis fatal keracunan metanol diperkirakan 20 – 240 ml ( 20 – 150 g ).

Gejala gejala keracunam metanol

Pada awalnya akan terjadi ganguan pada saluran cerna dengan gejala- gejala : sakit perut, mual dan munta-muntah dan selanjutnya terjadi depresi susunan syaraf pusat dan akan terlihat gejala-gejala yang mirip dengan gejala-gejala keracunan alkohol (etanol) : sakit kepala, pusing, sakit otot, lemah, kehilangan kesadaran dan kejang-kejang ini berlangsung selama 12 – 24 jam.
Pada tahap selanjutnya jika korban tidak segera mendapat pertolongan yang tepat akan terjadi :

  • Kerusakan syaraf optik dengan gejala-gejala : dilatasi pupil, penglihatan menjadi kabur dan akhirnya kebutaan yang permanen
  • Metabolisme acidosis dengan gejala-gejala : mual, muntah, pernafasan menjadi lebih dalam dan lebih cepat, tekanan darah menurun, syok kemudian koma dan akhirnya meninggal

Keracunan metanol terjadi tidak hanya melalui mulut, dapat juga terjadi bila :

  • Terhirup / inhalasi dengan gejala-gejala : iritasi selaput lendir, sakit kepala, telinga berdengung, pusing, sukar tidur, bola mata bergerak bolak balik, pelebaran bola mata / dilatasi pupil, penglihatan kabur, mual, muntah, kolik dan sulit buang air besar.
  • Terkena kulit menyebabkan kulit menjadi kering, gatal-gatal dan iritasi
  • Terkena mata dapat menyebabkan iritasi dan gangguan penglihatan

Tindakan yang dapat dilakukan bila terjadi keracunan metanol

  • Bila tertelan segera hubungi dokter terdekat dan jangan dirangsang untuk muntah, jika tidak sadar jangan diberi minuman, jika pasien muntah letakkan posisi kepala lebih rendah dari pinggul untuk mencegah muntahan tidak masuk ke saluran pernapasan, jika korban tidak sadar miringkan kepala korban kesatu sisi, sebelah kiri atau kanan dan segera bawa ke dokter.
  • Bila terhirup pindahkan korban di tempat udara segar, diistirahatkan jika perlu pasang masker berkatup atau peralatan sejenis untuk memlakukan pernapasan buatan dan segera hubungi dokter terdekat. ( http://www.pom.go.id/public/siker/desc/produk/RacunSalahMeta.pdf )

Terima kasih, jika anda mengomentari tulisan ini .......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: