Gunawank's Blog

Banyak Menolong Pasti Banyak yang Menolong

Peringatan Hari Anti Korupsi Se-Dunia, Apa Artinya…?!

Posted by gunawank pada Desember 9, 2010


Sejak Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan tanggal 9 Desember sebagai Hari Anti Korupsi se-dunia melalui resolusi 58/4 pada 31 Oktober 2003, di Indonesia peringatan Hari Anti Korupsi itupun telah dilaksanakan bertahun-tahun. Namun apa yang terjadi dengan kenyataan dalam penanganan kasus-kasus korupsi baik yang berskala kecil apalagi yang berskala besar.

Padahal langkah PBB tersebut dilakukan untuk lebih meningkatkan kewaspadaan atas bahaya korupsi dan untuk meningkatkan peran  Unitred Nation Convention Against Corruption (UNCAC) dalam upaya memerangi dan mencegah korupsi. Demikian pula di Indonesia sebagai negara hukum telah menempatkan diri pada posisi terdepan dalam pemberantasan korupsi. Pada 9 Desember 2004 pemerintah telah memerintahkan kepada seluruh jajaran kabinet Indonesia Bersatu untuk percepatan pemberantasan korupsi dengan Inpres nomor 5 tahun 2004.

Bahkan sebelumnya untuk menunjukkan “keseriusan” pemerintah, berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2002 mengenai Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dibentuklah Komisi Pemberantasan Korupsi disingkat KPK.

Dalam perjalanannya, KPK yang dikomandani oleh Antasari Azhar berhasil menangkap dan memenjarakan sejumlah koruptor  mulai dari tingkat teri (yang paling banyak tentunya) sampai tingkat kakap, bahkan sempat  membuat gerah para gegeden negeri ini. Ujungnya…..sudah dapat ditebak, KPK terus digoyang.

Kini, keseriusan pemerintah itu ditantang kembali terutama setelah “Tiga Pendekar Penegak Hukum” (Kapolri, Jagung dan Ketua KPK baru) dilantik, terutama mengenai penuntasan kasus-kasus kelas kakap seperti kasus Bank Century, Anggoro (yang kini amblas tak tahu rimbanya), Gayus dan sejenisnya.

Namun, berdasarkan hasil survei yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada tanggal 10-20 Oktober 2010. Dengan mengambil sampel 1.824 responden berusia 17 tahun atau lebih, dengan margin error sebesar lebih kurang 2,4 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

“Kepercayaan publik pada pemerintah untuk memberantas korupsi semakin menurun dari tahun ke tahun. Jika pada Oktober 2009 saat SBY baru dilantik kedua kalinya kepercayaan itu mencapai 83,7 persen, di bulan yang sama tahun ini kepercayaan itu tinggal 34 persen,” ujar pengamat dari LSI, Burhanuddin Muhtadi, saat berbincang dengan detikcom, Kamis (9/12/2010).

Turunnya tingkat kepercayaan publik secara drastis, dikatakan Burhanuddin dipicu oleh hilangnya kredibilitas dua institusi penegak hukum Kepolisian dan Kejaksaan. Kepercayaan publik pada dua institusi ini berada pada tingkat defisit.

“Dari empat lembaga penegak hukum yang kita miliki seperti Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan dan KPK, hanya KPK lembaga yang aparatnya dinilai punya integritas. Sementara aparat di penegak hukum lainnya buruk,” jelas Burhanuddin.

Aparatnya yang cenderung mendapat penilaian negatif, menjadikan lembaga-lembaga penegak hukum kecuali KPK dinilai tidak akan membuahkan harapan besar untuk Indonesia yang bebas korupsi. Hal ini cukup menjadi bukti bahwa SBY telah gagal mencanangkan reformasi birokrasi pada institusi ini.

Di tingkat bawah, sistem birokrasi yang berbelit dan panjang serta sistem pemilihan langsung kepala daerah juga mempunyai andil yang cukup besar terhadap merajalelanya praktek-praktek korupsi.

2 Tanggapan to “Peringatan Hari Anti Korupsi Se-Dunia, Apa Artinya…?!”

  1. Memberantas korupsi memang sangat sulit, namun bukan berarti tidak mungkin.

    • gunawank said

      Sekecil apapun kemungkinannya, jika ada niat yang teguh dan berusaha seberat apapun untuk memulai dengan langkah awal…..pasti bisa !!

      Terima kasih kunjungan dan komentarnya. Saya sudah kunjungan balik di “Berpikir dan bertindak cepat”.

Terima kasih, jika anda mengomentari tulisan ini .......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: