Gunawank's Blog

Banyak Menolong Pasti Banyak yang Menolong

Irfan dkk; Korban Diskriminasi “PSSI”

Posted by gunawank pada Januari 20, 2011


Setelah menggelar seleksi dalam tiga gelombang yang dilaksanakan sejak tanggal 7 hingga 17 Januari 20111,  pelatih tim nasional Indonesia, Alfred Riedl, akhirnya mengumumkan 26 pemain yang akan memperkuat timnas U-23 Pra Olimpiade.  Dari 26 pemain tersebut, pemain-pemain Arema Indonesia mendominasi skuad dengan menyumbangkan 4 pemain, sementara klub-klub besar lainnya seperti Persipura Jayapura, Persija Jakarta, dan Persib Bandung, masing-masing menyumbang dua pemain.

Skuad Pra Olimpiade tidak hanya dihuni pemain lokal. Ruben Wuarbanaran menjadi satu-satunya pemain keturunan yang lolos seleksi. Empat pemain blasteran lainnya, seperti Vincent Partosoebroto (Belanda), Andrea Bitar (Prancis), James Zaidan Saragih (Amerika Serikat) dan Arthur Irawan, WNI yang berlaga di klub Inggris Lytham Town, langsung dicoret.

Sementara Irfan Bachdim yang melambung namanya saat ajang piala AFF yang lalu dan juga termasuk yang dipanggil PSSI untuk ikut seleksi, langsung dicoret namanya oleh Alfred Riedl hanya karena dia membela klub Persema yang menjadi peserta LPI. Alasan yang tidak profesional untuk seorang pelatih tim nasional. Terkesan ada muatan politik, intimidasi dan diskriminasi.

Keputusan Alfred Riedl yang terakhir inilah yang menuai kritikan, tanggapan dan bahkan tudingan dari berbagai kalangan maupun pecinta sepakbola tanah air.

Anggota Komisi X DPR dari Fraksi Hanura, Djamal Aziz, dalam rapat kerja dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga di DPR/MPR  (Rabu, 19/1/2011) menilai PSSI telah melanggar hak warga negara karena tidak memanggil pemain-pemain yang berlaga di Liga Primer Indonesia ke dalam tim nasional. “Hak rakyat yang hilang di sini,” ujarnya. “Bagaimanapun, keberadaan dia (Irfan) bisa menjadi penarik minat masyarakat untuk mendukung sepak bola. Ini harus bisa cepat diselesaikan” katanya. (Kompas bola.com, 19/1/20110).

Lebih lanjut, Djamal juga menyayangkan tindakan pemerintah, khususnya Kementerian Pemuda dan Olahraga, yang seperti tidak memiliki kuasa untuk membela pemain yang terhalang masuk timnas.

Sementara itu, anggota Komisi X DPR RI dari fraksi Demokrat, I Gede Pasek Suardika, saat menyampaikan pendapat di Rapat Kerja Komisi X dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga tersebut menilai diskriminasi terjadi pada pemain sepakbola yang bermain di Liga Primer Indonesia (LPI). “Penjelasan tentang Irfan Bachdim tidak bisa masuk timnas karena bermain di LPI, tidak dapat diterima. Riedl sudah melanggar undang-undang kita,” cetus Gede.

Menurutnya, Alfred Riedl bisa menolak Irfan, jika mantan pelatih timnas Vietnam dan Laos itu menganggap bahwa penyerang kelahiran Amsterdam Belanda itu tidak memiliki kemampuan seperti yang diharapkan. “Dalam hal ini, prinsip olahraga sudah dilanggar,” lanjutnya.

Gede menyatakan, Alfred Riedl seharusnya mendapatkan teguran ataupun sanksi, karena melakukan keputusan yang diskriminatif. “Apalagi untuk urusan timnas memakai APBN. Lebih baik kita tidak juara tetapi sportif, daripada sebaliknya. Saya harap pemerintah, dalam hal ini Menpora, bersikap tegas, karena PSSI akhir-akhir ini telah menyimpang dari prinsip-prinsip olahraga di negara kita,” beber Gede Pasek. (jppn.com, 20/1/2011).

Bahkan kelompok suporter yang menamakan diri Jaringan Suporter untuk Perubahan Sepak Bola Indonesia (Jaspsi) akan menggelar Jambore Perubahan Sepak Bola Indonesia. Jambore yang terbuka juga untuk umum ini bertujuan mengubah sepak bola nasional. Untuk mendorong pengurus cabang, pengurus daerah, peserta kompetisi Liga Super Indonesia, Divisi I, dan asosiasi atau para pemegang hak suara dalam musyawarah nasional untuk mengubah agenda kongres tahunan di Bali pada 21-24 Januari menjadi kongres luar biasa.

“Kami ingin mereka mereformasi total struktur PSSI tanpa Nurdin Halid dan Nugraha Besoes,” kata Sekretaris Umum The Jakmania Richard Achmad dalam jumpa pers di kantor Lembaga Bantuan Hukum Jakarta, Rabu (19/1/2011/) menegaskan.

 

Baca Artikel terkait:

2 Tanggapan to “Irfan dkk; Korban Diskriminasi “PSSI””

  1. toglu said

    PSSI harus direformasi…..

Terima kasih, jika anda mengomentari tulisan ini .......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: