Gunawank's Blog

Banyak Menolong Pasti Banyak yang Menolong

Ulat Bulu Di Probolinggo; Ulat Jenis Baru

Posted by gunawank pada April 7, 2011


Sejak pertengahan Maret lalu, serangan jutaan hama ulat bulu  tampak “meneror” warga Probolinggo hingga menjalar ke delapan kecamatan di Kabupaten Probolinggo, seperti Leces, Bantaran, Tegal Siwalan, dan Sumber Asih serta dua kecamatan di Kota Probolinggo.

Menurut Aunu Rauf, Guru Besar Ilmu Hama Tanaman IPB yang datang khusus ke Probolinggo untuk meneliti hama yang menghebohkan itu, menjelaskan berdasarkan pemeriksaan sampel sementara, diketahui jenis ulat bulu ini lymantria marginanta, bukan jenis desgiria inclusa. “Untuk kasus Probolinggo, lymantria marginanta tidak pernah dijumpai sebelumnya”, katanya (Okezone, Selasa 5/4/2011).

Secara fisik, jenis lymantria marginanta lebih besar dan bulu di kepala menjorok ke atas sebanyak dua buah. Bulu dari ulat ini bagi yang alergi bisa menyebabkan gatal-gatal.

Ulat jenis ini menyerang pohon mangga dan mengakibatkan mangga tidak berbuah atau tertunda. Daun mangga gundul dan tidak bisa melakukan fotosintesis. Penyebaran ulat karena kupu kupu yang terbang ke lokasi lain kemudian bertelur hingga mencapai ribuan jumlahnya. Karena satu induk kupu-kupu betina bisa bertelur hingga 300 butir, tergantung musim dan cuaca.

Diakuinya untuk saat ini sudah jarang ditemui ulat karena sudah memasuki fase kepompong dan kemudian menjadi kupu-kupu lagi. Sehingga hama ulat di Probolinggo masih kemungkinan dijumpai hingga 3-4 bulan ke depan.

Cara pembasmian ulat ini dengan cara melakukan penyemprotan insekisida, namun bila penyemprotan berlebihan bisa mengakibatkan hewan pengendali ulat atau hymenoptera akan mati juga. Sehingga populasi ulat semakin tidak terkendali.

Predator Musnah

Chairman ProFauna Indonesia Rosek Nursahid, menyatakan bahwa wabah ulat bulu yang menyerang perkebunan mangga di Probolinggo dan kini meluas ke daerah sekitarnya sebagai akibat dari semakin berkurang populasi predator burung liar pemakan ulat. Menurutnya, populasi predator pemakan ulat seperti Burung Prenjak, Jalak dan Cinenen berkurang cukup signifikan hingga mencapai 80 persen dari populasi sebelumnya.

“Perburuan liar yang dilakukan secara besar-besaran sebagai komoditas perdagangan menjadikan populasi burung liar pemakan ulat ini menurun drastis, sehingga ulat-ulat tersebut bisa berkembangbiak dengan leluasa karena musuh utamanya sudah tidak ada,” tegasnya. (Antara news, 6/4/2011).

Selain burung liar, sebagai pemangsa ulat bulu ini ada predator lain , namun hujan yang terus menerus mengakibatkan musuh alami jenis predator bernama “Braconid” dan “Apanteles” tidak mampu bertahan hidup. Sehingga, musuh alami itu tidak bisa mengontrol populasi ulat bulu yang semakin banyak, dan berkembangbiak dengan cepat, bahkan menyebar ke lingkungan penduduk.

****Dari berbagai sumber

2 Tanggapan to “Ulat Bulu Di Probolinggo; Ulat Jenis Baru”

  1. ekosistem alam harus tetap kita lestarikan, yang harus kita perangi adalah manusia yang tidak ramah lingkungan,bayangkan seandainya semua burung itu ada, pasti ulat-ulat itu bisa terkontrol

    • gunawank said

      Betul….setuju banget.
      Munculnya wabah hama karena kesetimbangan ekosistem terganggu, akibat ulah manusia yang tidak sadar lingkungan dan egois.

      Terima kasih kunjungan dan komentarnya. Saya sudah kunjungan balik.

Terima kasih, jika anda mengomentari tulisan ini .......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: