Gunawank's Blog

Banyak Menolong Pasti Banyak yang Menolong

Mengalami “Cuci Otak”, Lian Berubah Memakai Cadar

Posted by gunawank pada April 13, 2011


Setelah dinyatakan hilang secara misterius selama 3 hari, Lian Febriani, CPNS di Bagian Tata Usaha, Direktorat Bandar Udara, Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, ditemukan di Masjid Ata’awwun Puncak, Bogor, pada Sabtu (8/4) dengan penampilan yang telah berubah, menjadi memakai cadar dan membawa dua buku bertema jihad. Bahkan Lian juga mengaku ingin berjihad.

Pada hari Kamis (7/4), Lian dan teman sekantornya makan siang di kantin Kementerian Informasi dan Komunikasi. Usai makan siang, Lian mengatakan kepada temannya bahwa ia akan menemui seseorang di Jl Tanah Abang, Jakarta Pusat. Namun hingga jam pulang kantor Lian tidak pernah kembali ke kantornya, bahkan selama 3 hari “menghilang” itu, Lian juga tidak pernah menghubungi keluarga maupun rekan sekantornya. Saat ditemukan, ada yang aneh dari kondisi psikologis ibu satu anak tersebut. Dia tak mengenal lagi keluarganya. Termasuk dirinya sendiri.

Siapa Pencuci Otak Lian?

“Mungkin dilakukan oleh KW9 atau Komandemen Wilayah 9 dari NII. Biasanya mereka tidak menggunakan cara hipnotis. Mereka melakukan brainstorming kepada seseorang yang mengalami kekeringan spiritual untuk jalan menanamkan ideologi,” ujar eks anggota NII, Al Chaidar, dalam perbincangan dengan detikcom, Senin (11/4/2011).

Menurut dia, KW9 adalah program defeksi yang menjadi program tandingan NII, yang awalnya memang sengaja dimunculkan pemerintah. Bagi orang NII, KW9 adalah NII palsu yang kerjanya merekrut orang dan memberi ajaran yang tidak sesuai dengan NII asli. Dulu ini sengaja dibentuk pemerintah, lalu orang-orangnya dilindungi. Ketika sudah besar akan menghadapi NII murni.

“Anggotanya biasanya mendapat brainstorming. Kalau sudah sampai pada tahap seperti kerasukan maka ini akan mendatangkan keuntungan bagi KW9, misalnya keuntungan ekonomi dan psikologis lainnya,” terang Chaidar.

Keuntungan ekonomi diperoleh lantaran orang yang bersangkutan diminta untuk mengumpulkan dana. Sehingga ‘korbannya’ akan menjual barang-barang miliknya, mengambil barang-barang keluarga. Harta diambil atas nama infaq, sedekah.

“Sekarang, ini dianggap sesat dan membahayakan bagi seseorang dan keluarganya. Karena itu, bagi yang bersangkutan dan keluarga dan sekitarnya menjadi kapok atau tidak mau terlibat dalam sesuatu yang diyakini NII,” sambung Chaidar.

Dia menjelaskan, pembentukan NII tandingan (KW9) bermula dari aksi yang dilakukan Ali Murtopo pada zaman Orde Baru di awal 1970-an. Chaidar menduga Ali Murtopo melakukan semacam ‘devide et impera’ umat Islam, dengan menggalang kekuatan Islam, termasuk para pejuang Darul Islam. Ini masih ada hingga sekarang? “Masih ada. Hanya saja apakah itu resmi atau oknum tidak diketahui,” ucap Chaidar. (DetikNews, 11/4/2011).

Waspadai Cuci Otak Dengan Hipnotis

Menurut hipnoterapis Mardigu W Prasetyo, kini tengah marak aksi pencucian otak dengan hipnotis yang dilakukan orang-orang Negara Islam Indonesia (NII). Mereka aktif menghipnotis orang tertentu agar menjadi mujahid atau donatur.

“Itu pasti NII. Mereka rekrut untuk dua hal yaitu menjadi mujahid atau donatur,” katanya (Metrotvnews.com, 11/4/2011).

Menurut Mardigu, ada dua jenis grup massa yang merekrut orang dengan mencuci otak. Pertama, mencuci otak dengan berdakwah dan lain-lain. Kedua, mencuci otak dengan menghipnotis.

Mardigu menjelaskan masyarakat harus mewaspadai pencucian otak dengan hipnotis karena modus yang dipakai berubah. Dulu, orang yang menghipnotis dapat dikenali yaitu memakai atribut keagamaan. Kini, lebih sulit dikenali karena tidak memakai atribut itu lagi.

“Bahkan orang yang hipnotis bisa terlihat seperti SPG (Sales Promotion Girl) atau wanita karier tanpa jilbab. Jadi, sudah terlihat sekuler. Akibatnya calon korban sama sekali enggak curiga,” kata Mardigu.

Karena itu, Mardigu menyarankan masyarakat lebih terbuka ke keluarga setiap kali mengenal orang baru. Apalagi, para penghipnotis biasanya menargetkan orang-orang yang cenderung tertutup.

Sumber:

  • DetikNews.com
  • Metrotvnews.com

4 Tanggapan to “Mengalami “Cuci Otak”, Lian Berubah Memakai Cadar”

  1. Neo_Cortex said

    Sekuler juga kan begitu.

    • gunawank said

      “Mencuci otak” atau mempengaruhi orang lain agar mengikuti apa yang diinginkan, dapat bernilai baik atau buruk tergantung niat dan tujuan orang yang melakukannya.
      Semoga kita terhindar dari fitnah dunia dan kejahatan Dajjal la’natullah. amin.

      Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya. Aku sudah berkunjung balik. Blog yang penuh nashihat. Jazakallah khaira jaza.

  2. Aku Mr Jack hangat, seorang kreditur, uang sah Reputasi. Kami memberikan pinjaman kepada Bisnis Pria dan wanita yang melakukan transaksi bisnis, kita memberikan pinjaman jangka panjang selama tiga sampai 30years maksimum dengan tingkat bunga rendah sebesar 3%, dalam hal ini Anda dapat juga memberitahu kami jumlah yang Anda butuhkan sebagai pinjaman. Pinjaman diberikan dalam euro Pounds dan $ USD maksimum kita berikan adalah 500.000.000 baik dalam pound dan $ USD dan 5.000 euro dan pound minimal USD $ jadi jika benar-benar anda tertarik hubungi kami di (jackwarmer1loanlender@gmail.com) untuk informasi lebih tentang cara untuk mendapatkan pinjaman.

Terima kasih, jika anda mengomentari tulisan ini .......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: