Gunawank's Blog

Banyak Menolong Pasti Banyak yang Menolong

Berburu Sisa Padi di Sawah Untuk Spiker Lebaran

Posted by gunawank pada Agustus 8, 2011


Ani-ani

Terserah penilaian sobat-sobat blogger atau para pembaca sekalian: baik, buruk, norak, jadul, kuno atau apalah…..yang jelas bagiku menulis dan berceritera atau menceriterakan masa kecilku menjadi kesenangan dan kenangan tersendiri yang tak dapat kulupakan begitu saja.

Bahkan, mengenang masa kecil bagiku menjadi alat pemicu semakin bertambah-tambahnya kekagumanku terhadap ke-Maha Agungan dan ke-Maha Kuasaan Allah Rabbul ‘Alamin, Pencipta dan Pemelihara alam semesta, sang Sutradara Maha Ulung, pembuat scenario yang tiada bandingan-Nya. Subhanallah….!

Betapa tidak, karena takdir dan iradah-Nya jualah kisahku ini terjadi dan bukan suatu kebetulan kalau saat itu, beberapa tahun berlangsung, bulan Ramadlan selalu datang dimasa akhir panen padi sawah. Pada situasi dan kondisi inilah kisah ni berceritera.

Atas inisiatif pamanku, para remaja masjid (disebut demikian karena para remaja ini belajar ilmu agama dan tidur malamnya selalu di masjid, tidak pernah tidur di rumah orangtuanya, kecuali jika sakit dan tidurnya baru pindah ke rumah bila sudah menikah) mengisi hari-hari puasa Ramadlannya dengan bersama-sama mencari sisa-sisa padi yang masih tertinggal tidak terpungut oleh pemiliknya (karena waktu itu memanen padi menggunakan ani-ani, bukan menggunakan sabit seperti sekarang).

Bukan untuk pribadi masing-masing hasilnya itu, melainkan dengan sukarela dikumpulkan bersama-sama dan hasil penjualannya digunakan untuk menyewa sepeker, alat pengeras suara saat “takbiran” di malam lebaran dan shalat iedul fitri di pagi harinya. Maklum, load speker “TOA” masih menjadi barang langka dan kami harus menyewanya dari pemilik grup Wayang Golek atau grup kesenian lainnya.

Panasnya matahari di pesawahan dan lelahnya berjalan dari petakan satu ke petakan sawah lainnya dalam mencari sisa-sisa malai padi yang terkadang hanya berisi beberapa butir padi saja, serta rasa letih dan lemasnya tubuh karena sedang berpuasa mendadak sirna saat mendengar suara: “Halo…halo….satu…dua…tiga…suara percobaan” yang diucapkan teknisi saat mengetes suara speker yang baru saja dipasangnya di masjid kami.

Rasa bangga, bahagia bercampur haru yang kami rasakan melebihi senang dan bahagianya mendapatkan baju baru di hari raya, walau speker itu akan segera dibawa pulang pemiliknya saat shalat ied telah selesai.

Sungguh pengalaman yang tidak akan pernah terulang dan tak mungkin dialami siapapun di zaman yang serba canggih sekarang ini.

2 Tanggapan to “Berburu Sisa Padi di Sawah Untuk Spiker Lebaran”

  1. inotwp said

    usaha mulia mas,
    jempol deh

  2. […] Berburu Sisa Padi di Sawah Untuk Spiker Lebaran […]

Terima kasih, jika anda mengomentari tulisan ini .......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: