Gunawank's Blog

Banyak Menolong Pasti Banyak yang Menolong

Tragedi Tugu Tani; Takdirkah Itu…?!

Posted by gunawank pada Januari 31, 2012


Dalam suatu hadits yang diriwayatkan dari Umar bin Khathab r.a. : Pada suatu hari ketika kami duduk di dekat Rosululloh shollallohu ‘alaihi wasallam, tiba-tiba muncul seorang laki-laki yang berpakaian sangat putih dan rambutnya sangat hitam. Pada dirinya tidak tampak bekas dari perjalanan jauh dan tidak ada seorangpun diantara kami yang mengenalnya. Kemudian ia duduk di hadapan Nabi shollallohu ‘alaihi wasallam, lalu mendempetkan kedua lututnya ke lutut Nabi, dan meletakkan kedua tangannya di atas kedua pahanya, kemudian berkata: ”Wahai Muhammad, terangkanlah kepadaku tentang Islam.” Kemudian Rosululloh shollallohu’alaihi wasallam menjawab: ”Islam yaitu: hendaklah engkau bersaksi tiada sesembahan yang haq disembah kecuali Alloh dan sesungguhnya Muhammad adalah utusan Alloh. Hendaklah engkau mendirikan sholat, membayar zakat, berpuasa pada bulan Romadhon, dan mengerjakan haji ke rumah Alloh jika engkau mampu mengerjakannya.” Orang itu berkata: ”Engkau benar.” Kami menjadi heran, karena dia yang bertanya dan dia pula yang membenarkannya. Orang itu bertanya lagi: ”Lalu terangkanlah kepadaku tentang iman”. (Rosululloh) menjawab: ”Hendaklah engkau beriman kepada Alloh, beriman kepada para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, para utusan-Nya, hari akhir, dan hendaklah engkau beriman kepada taqdir yang baik dan yang buruk.”………………”(HR. Muslim).

Dari penggalan hadits di atas jelaslah bahwa salah yang harus diyakini dan diimani oleh setiap muslim adalah adanya ketentuan dan ketetapan Allah SWT yang disebut takdir.

Beriman kepada takdir artinya meyakini bahwa Allah SWT menetapkan qadha dan qadar-Nya terhadap segala sesuatu, yang baik maupun yang buruk. Meyakini bahwa segala sesuatu yang terjadi di alam ini telah direncanakan oleh Allah SWT, sebagaimana firman-Nya (yang artinya):

“Yang kepunyaan-Nya meliputi kerajaan langit dan bumi, dan Dia tidak mempunyai anak dan tidak ada sekutu bagi-Nya dan kekuasaan-NYa, dan Dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapih-rapihnya” (QS. Al-Furqan: 2).

“Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan (apa yang Dia kehendaki), dan di sisi-Nya-lah terdapat Ummul Kitab (Lauhul Mahfuzh)” (QS. Ar-Ra’d: 13).

Setiap ketentuan yang Allah tetapkan tentu baik menurut Allah, hanya dari pandangan manusia ketentuan Allah tersebut ada yang dirasakan baik (karena ketentuan Allah tersebut sesuai dengan apa yang diharapkannya) dan terasa buruk (manakala ketentuan Allah itu tidak sesuai dengan keinginannya). Salah satu taqdir Allah yang tidak diinginkan atau dianggap takdir buruk oleh manusia adalah sakit, kecelakaan dan kematian.

Berdasarkan uraian di atas, peristiwa tertabraknya 12 orang yang menyebabkan meninggalnya 9 orang diantaranya di halte Tugu Tani Jakarta satu minggu yang lalu, jelas merupakan takdir yang telah ditetapkan oleh Allah SWT. Karena pada kenyataannya tragedi maut tersebut tidak pernah direncanakan apalagi diharapkan baik oleh penabrak maupun pihak korban. Demikian pula dengan keluarga kedua belah pihak.

Dalam konteks ini, kedua belah pihak termasuk shohibul musibah, keluarga yang sedang mendapat musibah. Keduanya sedang mendapat takdir buruk dari Allah SWT.

Oleh karena itu, maksud baik dari keluarga pihak penabrak untuk datang meminta maaf ke pihak keluarga korban, menurut hemat penulis harus disambut dengan baik oleh keluarga (maupun masyarakat sekitar) pihak korban.

Adapun kesalahan duniawi yang dilakukan penabrak (mengemudi tanpa SIM, STNK, kecepatan tinggi, menyebabkan orang lain luka bahkan kehilangan nyawa, pengguna narkoba dan sebagainya) sudah barang tentu harus tetap diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku (pidana maupun perdata) dan seadil-adilnya. Jangan sedikitpun menghianati rasa keadilan, khusus rasa keadilan pihak korban.

Artikel Terkait:

2 Tanggapan to “Tragedi Tugu Tani; Takdirkah Itu…?!”

  1. Hijihawu said

    Pasti ada hikmah yang dapat kita ambil sebagai pelajaran.

Terima kasih, jika anda mengomentari tulisan ini .......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: