Gunawank's Blog

Banyak Menolong Pasti Banyak yang Menolong

April Kelabu Dalam Sejarah Muslim Spanyol

Posted by gunawank pada April 5, 2012


Sejak Panglima Thariq bin Ziyad berhasil membebaskan Spanyol pada abad ke-8 M, berangsur-angsur Spanyol tumbuh menjadi satu negeri yang makmur. Dan karena sikap para penguasa Islam begitu baik dan rendah hati, maka banyak orang-orang Spanyol yang kemudian dengan tulus dan ikhlas memeluk Islam.

Warga Spanyol bukan hanya beragama Islam, tapi mereka sungguh-sungguh mempraktekkan kehidupan secara Islami. Mereka tidak hanya membaca Al-Qur’an, tapi juga bertingkah laku berdasarkan Al-Qur’an. Mereka selalu berkata “tidak” untuk musik, bir, pergaulan bebas, dan segala hal yang dilarang Islam. Keadaan tenteram seperti itu, berlangsung hampir enam abad lamanya.

Atas keberhasilan tersebut pasukan Islam tidak saja berhenti di Spanyol, namun terus melakukan pembebasan di negeri-negeri sekitar menuju Perancis. Perancis Selatan dengan mudah bisa dibebaskan. Kota Carcassone, Nimes, Bordeaux, Lyon, Poitou, Tours, dan sebagainya jatuh. Walau sangat kuat, pasukan Islam masih memberikan toleransi kepada suku Goth dan Navaro di daerah sebelah Barat yang berupa pegunungan.

Kondisi seperti ini membuat kaum kafir yang masih ada di sekeliling Spanyol tanpa kenal lelah terus berupaya membersihkan Islam dari Spanyol, tapi selalu gagal. Oleh karena itu, dikirimlah sejumlah mata-mata untuk mempelajari kelemahan umat Islam di Spanyol.

Akhirnya, mata-mata itu menemukan cara untuk menaklukkan Islam di Spanyol, yakni pertama-tama harus melemahkan iman mereka dulu dengan jalan serangan pemikiran dan budaya. Maka secara diam-diam mereka mulai mengirim alkohol dan rokok secara gratis ke dalam wilayah Spanyol. Musik diperdengarkan untuk membujuk kaum mudanya agar lebih suka bernyanyi dan menari ketimbang baca al-Qur’an. Mereka juga mengirim sejumlah ulama palsu yang kerjanya meniup-niupkan perpecahan di dalam tubuh umat Islam Spanyol.

Lama-kelamaan upaya ini membuahkan hasil. Maka Spanyolpun jatuh dan bisa dikuasai oleh pasukan Salib. Satu per satu daerah di Spanyol jatuh. Granada merupakan daerah terakhir yang ditaklukkan.

Penyerangan yang dilakukan oleh pasukan Salib benar-benar sangat kejam tanpa mengenal perikemanusiaan. Tidak hanya pasukan Islam yang dibantai, juga penduduk sipil, wanita, anak-anak kecil, orang-orang tua, semuanya dihabisi dengan sadis. Oleh karena itu,  penduduk muslim (dikenal dengan sebutan orang Moor) yang masih tersisa terpaksa berlindung di dalam rumah untuk menyelamatkan diri. Tentara-tentara Kristen terus mengejar mereka.

Ketika diketahui bahwa banyak Muslim Granada yang masih bersembunyi di rumah-rumah, mulailah mereka menyusun tipu muslihat dengan cara meneriakkan pengumuman, bahwa para Muslim Granada yang ingin keluar dari Spanyol dapat keluar membawa barang-barang keperluan mereka dengan aman, berlayar menggunakan kapal-kapal yang sudah disediakan di Pelabuhan.

Namun, ketika ribuan penduduk Muslim Granada keluar dari rumah-rumahnya dengan membawa seluruh barang-barang keperluannya beriringan jalan menuju pelabuhan, dengan cepat tentara Salib menggeledah rumah-rumah yang telah ditinggalkan penghuninya membakari rumah-rumah tersebut bersama orang-orang Islam yang masih bertahan di dalamnya.

Demikian pula kapal-kapal yang katanya disediakan untuk mengangkut umat Islampun dibakar, sehingga mereka terjebak di pelabuhan. Merekapun tidak berdaya ketika tentara Salib itu telah mengepung mereka dengan pedang terhunus.

Seluruh Muslim Spanyol di pelabuhan itupun habis dibunuh dengan kejam. Darah menggenang di mana-mana. Laut yang biru telah berubah menjadi merah kehitam-hitaman. Tragedi ini terjadi pada tanggal 1 April.

Wallahu a’lam.

***Sumber: Republika Online

8 Tanggapan to “April Kelabu Dalam Sejarah Muslim Spanyol”

  1. Ya Alloh Masya Alloh!!!
    Begitu Kejam dan Sadisnya Para Salibis itu…
    Bener-bener sejarah yang sangat Kelam bagi Umat Islam!!!

    • gunawank said

      Betul, begitulah menurut sejarah. Namun, sejarah bukan untuk mengajarkan menjadi pendendam dan berbalas dengan kekejaman, dua sikap yang tidak dibenarkan dalam ajaran Islam.
      Jadikanlah untuk introspeksi, mengapa kita kalah dalam peristiwa tersebut ? Salah satu jawabannya adalah AKHLAK.

  2. kalo dibarat malah april mop ==”

    berbeda banget dg sejarah islam

    • gunawank said

      Konon katanya, karena keberhasilan menghabisi warga muslin dengan cara “menipu” tersebut maka hari itu diperingati sebagai hari penipuan (April Mop/April Fools Day). Entahlah…..

  3. onesetia82 said

    Yahudi, Nasrani, dan Majusi meski kita bantai gan … :oops:

    • gunawank said

      Islam tidak membolehkan umatnya membunuh apalagi “membantai” manusia, kecuali pada dua hal, yaitu dalam qisas dan mempertahankan diri dari serangan.

  4. Perbedaan kaum muslimin dan bukan muslim sebenarnya terletak pada akhlaknya
    Jika kaum muslim memenangkan pertempuran, maka rakyat jajahannya akan dianggap sederajat dan dilindungi
    Namun sayang sekali, saat ini moral kaum muslim sedang dalam tahap yang rendah
    Kita membantai umat kita sendiri dan umat lain dengan melakukan bom bunuh diri yang tidak bermoral
    :D maaf jika sedikit OOT….

Terima kasih, jika anda mengomentari tulisan ini .......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: