Gunawank's Blog

Banyak Menolong Pasti Banyak yang Menolong

Archive for November, 2012

Pengumuman Kelulusan Sertifikasi Guru 2012 (Kemendikbud) Rayon 109 UNJ

Posted by gunawank pada November 25, 2012

Sehubungan dengan telah selesainya kegiatan Sertifikasi Guru tahun 2012 kuota Kemdikbud, maka dengan ini kami informasikan PENGUMUMAN RESMI KELULUSAN PLPG melalui Surat Keputusan Rektor Universitas Negeri Jakarta:

 Nomor: 582/SP/2010 tanggal 28 September 2012 tentang Kelulusan Peserta PLPG Sertifikasi Guru Kemdikbud Rayon 109 Universitas Negeri Jakarta Tahun 2012;
SK bisa diunduh di SINI; lampiran daftar nama peserta bisa diunduh di SINI

Nomor: 685.b/SP/2012 tanggal 25 Oktober 2012 tentang Kelulusan Peserta Ujian Ulang PLPG Sertifikasi Guru Kemdikbud Rayon 109 Universitas Negeri Jakarta Tahun 2012;
SK bisa diunduh di SINI; lampiran daftar nama peserta bisa diunduh di SINI
Daftar Peserta yang TIDAK LULUS bisa diunduh di SINI

Atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.

___________________________
Panitia Sertifikasi Guru
LPTK Rayon 109 UNJ

Posted in Berita, Daftar, Download, Info, Pendidik, Serba serbi, Sertifikasi | Dengan kaitkata: , , , , | 6 Comments »

Mati Mendadak Membuat Orang Marah Jadi Tertawa

Posted by gunawank pada November 21, 2012

Mati atau Kematian adalah sebuah kata yang umumnya membuat orang sedih , apalagi mati mendadak bukan saja menyebabkan keluarga atau orang-orang terdekat bersedih hati tetapi juga rasa kehilangan yang terlalu cepat, bahkan tidak jarang memunculkan rasa penyesalan yang mendalam.

Hanya orang-orang aneh alias kurang waras atau mungkin musuhnya (termasuk mereka yang mengharapkan kematiannya karena alasan akan mendapat warisan) yang tertawa alias bangga bin sukacita mendengar berita kematian.

Tetapi dalam kisah ini (dan ini benar-benar kisah nyata yang dialami sahabat dan sekaligus guru penulis), yang dimaksud “orang yang sedang marah menjadi tertawa” bukan orang yang termasuk dalam kategori di atas apalagi tidak waras, karena beliau adalah seorang kiyai pengasuh salah satu pondok pesantren yang cukup besar.

Begini kisahnya………(ngopi dulu ah, biar mantappppp…!!!). Suatu hari setelah shalat maghrib, pak kiyai kaget melihat ruang tempat pengajian gelap gulita, padahal sebentar lagi para jamaah pengajian yang kebanyakan para asatidz akan segera berdatangan.

Tentu saja pak kiyai merasa keki alias marah melihat kondisi majelis seperti itu (seperti judul sebuah sinetron “Kiyai juga manusia…”). Maka dipanggilah santri yang biasanya bertugas menyiapkan ruang tempatkan pengajian tersebut.

“Mengapa ruang ta’lim itu masih gelap begitu ?”, tegur kiyai dengan nada tinggi.

“Maaf pak Yai, ……… lampunya mati !”, jawab santri dengan nada ketakutan karena pak kiyai kelihatan agak marah.

“Ya, tahu mati…., kenapa tidak segera diganti ?!!”, lanjut pak kiyai.

“Anu……, pak Yai. Soalnya lampunya……MATI MENDADAK. Jadi belum ada persiapan sebelumnya….”, jawab santri menjelaskan.

“Ha…ha..haaa…….., dasar kamu. Mana ada lampu mau mati bilang-bilang dulu…..!!!”, pak kiyai tak kuasa menahan tawa karena geli mendengar jawaban santrinya itu.

Santri: “…????!!!”.

Posted in Aneh tapi nyata, Kisah, Kisah Nyata, Kisahku, Serba serbi | Dengan kaitkata: , , , | Leave a Comment »

Cukupkah Mengenang Jasa Pahlawan Hanya Dengan Upacara Beberapa Menit…?!!!

Posted by gunawank pada November 10, 2012

Hari ini, tanggal 10 Nopember 2012 seperti biasanya dilakukan setiap tahun segenap masyarakat bangsa Indonesia melaksanakan berbagai cara mulai dari upacara bendera, berziarah ke Makam Pahlawan, pawai obor, renungan malam dan sebagainya dalam rangka mengenang dan memberi penghormatan atas jasa-jasa para pahlawan kusuma bangsa yang telah merelakan harta, raga dan pikiran demi kemerdekaan dan kemajuan bangsa ini.

Pertanyaannya, apakah benar mereka berjuang dengan segenap jiwa dan raganya itu dilakukannya agar mendapat penghargaan, penghormatan atau agar dikenang oleh generasi penerusnya ? Tentunya, TIDAK ! Bahkan mimpi untuk disebut Pahlawanpun tidak pernah.

Para pahlawan kemerdekaan adalah mereka yang dengan kesadaran sendiri dan atas kehendak sendiri berjuang dengan penuh keikhlasan dan rela berkorban demi satu tujuan, Indonesia merdeka terlepas dari kekangan kaum penjajah. Mereka merasa bangga jika negara yang diperjuangkannya merdeka selama-lamanya. Rakyatnya bisa hidup aman, tenteram dan sejahtera. Merdeka dalam pengertian yang seluas-luasnya.

Mereka belum merasa bangga jika hanya dianugerahi gelar pahlawan, jasadnya dimakamkan di Taman Pahlawan, jasanya dikenang setiap tahun dengan upacara dan sebaginya, negaranya lepas dari penjajah tetapi tetap terjajah dalam bentuk penjajahan yang lain.

Juga mereka tidak akan merasa bangga jika negaranya telah merdeka dari bangsa penjajah tetapi rakyanya tetap terjajah oleh kaumnya sendiri, negaranya subur makmur sementara rakyatnya tetap sengsara.

Oleh karena itu, belumlah dikatakan menghormati jasa mereka jika hanya sibuk dengan upacara-upacara atau kegiatan-kegiatan sesaat sementara para penyelenggara negara tetap berbuat korup, rakyat diperintah untuk taat sementara pejabat menyeleweng, rakyat dianjurkan hemat energi sementara para pejabatnya berpoya-poya dan menghambur-hamburkan energi, rakyat yang umumnya miskin harus hidup sederhana sementara pejabatnya hidup bermewah-mewahan dan bergelimang harta.

Posted in Akhlak, Hari Pahlawan, Hot Topic, Hotline News, Opini, Opinion, Pahlawan, Pahlawan Nasional, Pejabat Negara, Pejuang, Renungan, Serba serbi, Topic Hot | Dengan kaitkata: , , , , | Leave a Comment »