Gunawank's Blog

Banyak Menolong Pasti Banyak yang Menolong

Menikahkan Anak; Puncak Kewajiban Orangtua

Posted by gunawank pada Oktober 2, 2015


“Berkata Anas r.a. telah bersabda Rasulullah Saw: “Seorang anak disembelihkan aqiqah, diberi nama dan dibersihkan dari (kotoran) yang membahayakan pada usia tujuh hari. Apabila telah sampai usia enam tahun didiklah. Jika telah sampai usia sembilan tahun pisahkan tempat tidurnya. Apabila telah sampai usia tiga belas tahun telah melaksanakan shalat dan apabila telah sampai umur enam belas tahun nikahkanlah, lalu pegang tangannya dan katakan:  Sungguh telah aku didik engkau dan telah kuberi ilmu dan telah aku nikahkan engkau maka aku berlindung kepada Allah dari fitnahmu di dunia dan adzabmu di akhirat” (Ihya)

“Sebagian dari kewajiban orangtua terhadap anaknya adalah mengajarkan menulis (mendidik), memberi nama yang baik dan menikahkannya apabila sudah baligh” (HR. Ibnu Hibban)

Berdasarkan hadits di atas, diantara kewajiban orangtua terhadap anaknya adalah memberi nama yang baik, memberi nafkah, mendidik dan menikahkannya setelah sampai waktunya untuk menikah (baligh).

Nama menjadi identitas manusia di dunia dan dengan nama itulah setiap manusia akan dipanggil di akhirat kelak. Oleh karena itu pemberian nama yang baik menjadi sangat penting. Sabda Rasulullah Saw:

“Kalian akan dipanggil di hari kiamat dengan nama kalian dan nama bapak kalian. Maka berilah nama kalian yang baik” (HR. Abu Dawud).

Anak merupakan titipan atau amanah dari Allah Swt. Karenanya, memelihara dan memberinya nafkah yang halal menjadi kewajiban orangtua sebagai pemegang amanah tersebut.

وَعَلَى الْمَوْلُودِ لَهُ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ

“Dan kewajiban (orang tua) ayah memberi makan dan pakaian kepada anak dan ibu-ibunya dengan cara yang makruf (baik dan wajar). (QS Al-Baqarah : 233).

Dari ‘Aisyah bahwa Hindun binti ‘uthbah pernah bertanya: “Wahai Rasulullah, sesungguhnya Abu Sofyan adalah orang yang kikir. Ia tidak mau memberi nafkah kepadaku dan anakku, sehingga aku mesti mengambil dari padanya tanpa sepengetahuannya”.  Maka Rasulullah bersabda: “Ambillah apa yang mencukupi bagimu dan anakmu dengan cara yang baik” (HR. Bukhari dan Muslim).

Mengajari anak sopan santun (akhlak yang baik), membaca dan memahami al-Qur’an, membaca dan menulis (ilmu pengetahuan) serta tatacara shalat yang benar adalah kewajiban orangtua selanjutnya.

Kemudian setelah anaknya sampai usia baligh dan meminta dinikahkan, maka wajib bagi orangtua untuk segera menikahkannya.

وَأَنْكِحُوا الأيَامَى مِنْكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ إِنْ يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

“Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” [QS. An-Nuur : 32].

Itulah puncak kewajiban orangtua terhadap anaknya, sebagaimana hadits yang diriwayatkan dari sayidina Anas bin Malik r.a. di atas.

Alhamdulillah, tahduts bin ni’mah penulis sebagai orangtua telah melaksanakan rentetan tugas dan kewajiban sebagaimana diuraikan di atas. Pada hari Senin tanggal 14 Dzul Hijjah 1436 H bertepatan tanggal 28 Oktober 2015 telah dilaksanakan prosesi aqad nikah. Semoga mereka diberkahi Allah menjadi keluarga sakinah, mawadah warrohmah, keluarga yang ‘runtut raut’, ‘ayem tentrem’, penuh cinta kasih dan saling menyayangi serta dikaruniai keturunan yang sholih dan sholihah. Amin yaa Rabbal ‘alamin…!

Do'a nikah

Terima kasih, jika anda mengomentari tulisan ini .......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: