Gunawank's Blog

Banyak Menolong Pasti Banyak yang Menolong

Archive for the ‘Bank Century’ Category

Inilah 12 Instruksi Presiden Untuk Kasus Gayus

Posted by gunawank pada Januari 18, 2011

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengakui adanya lubang pada penegakan hukum di Indonesia, satu di antaranya kasus mafia pajak Gayus Tambunan. Lantaran itu, Kepala Negara mengeluarkan 12 instruksi untuk memperbaiki lubang hukum (Metrotvnews, 17/1/2011).

Instruksi tersebut disampaikan Presiden saat menggelar sidang kabinet terbatas di Istana Presiden, Jakarta, Senin (17/1) yang dihadiri lembaga penegak hukum seperti Polri dan Kejaksaan serta sejumlah menteri  seperti Menteri Keuangan dan Menteri Hukum Hak Asasi Manusia.

Baca entri selengkapnya »

Iklan

Posted in Akhlak, Bank Century, Berita, Buah bibir, Hot Topic, Hotline News, Info, Kepres, Opini, Opinion, Pemberantasan korupsi, Pemerintah, Presiden, Serba serbi, Topic Hot | Dengan kaitkata: , , , | Leave a Comment »

Peringatan Hari Anti Korupsi Se-Dunia, Apa Artinya…?!

Posted by gunawank pada Desember 9, 2010

Sejak Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan tanggal 9 Desember sebagai Hari Anti Korupsi se-dunia melalui resolusi 58/4 pada 31 Oktober 2003, di Indonesia peringatan Hari Anti Korupsi itupun telah dilaksanakan bertahun-tahun. Namun apa yang terjadi dengan kenyataan dalam penanganan kasus-kasus korupsi baik yang berskala kecil apalagi yang berskala besar.

Padahal langkah PBB tersebut dilakukan untuk lebih meningkatkan kewaspadaan atas bahaya korupsi dan untuk meningkatkan peran  Unitred Nation Convention Against Corruption (UNCAC) dalam upaya memerangi dan mencegah korupsi. Demikian pula di Indonesia sebagai negara hukum telah menempatkan diri pada posisi terdepan dalam pemberantasan korupsi. Pada 9 Desember 2004 pemerintah telah memerintahkan kepada seluruh jajaran kabinet Indonesia Bersatu untuk percepatan pemberantasan korupsi dengan Inpres nomor 5 tahun 2004.

Bahkan sebelumnya untuk menunjukkan “keseriusan” pemerintah, berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2002 mengenai Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dibentuklah Komisi Pemberantasan Korupsi disingkat KPK.

Dalam perjalanannya, KPK yang dikomandani oleh Antasari Azhar berhasil menangkap dan memenjarakan sejumlah koruptor  mulai dari tingkat teri (yang paling banyak tentunya) sampai tingkat kakap, bahkan sempat  membuat gerah para gegeden negeri ini. Ujungnya…..sudah dapat ditebak, KPK terus digoyang.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Bank Century, Berita, Hot Topic, Hotline News, Korupsi, Koruptor, KPK, Mafia hukum, Opini, Opinion, Pemberantasan korupsi, Politik, Serba serbi, Topic Hot, Uncategorized | Dengan kaitkata: , , , | 2 Comments »

Tiga Pendekar Harapan Rakyat Indonesia

Posted by gunawank pada Desember 2, 2010

Baru-baru ini pemerintah telah menetapkan dan melantik tiga “Pendekar hukum”: Kapolri, Jaksa Agung dan Ketua KPK, setelah melakukan serangkaian proses pencarian dan seleksi yang sangat panjang.

Calon Kapolri selain dipilih dan diseleksi oleh Presiden juga harus menempuh uji kelayakan dan kepatutan oleh DPR RI. Hasilnya…ditetapkanlah Mantan Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol Timur Pradopo sebagai Kapolri baru.

Demikian pula menyusul polemik keabsahan Jaksa Agung Hendarman Supandji yang berawal dari gugatan Yusril, setelah melalui tarik ulur akhirnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menunjuk Basrief Arief sebagai Jaksa Agung menggantikan Hendarman Supandji.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Bank Century, Berita, Hot Topic, Hotline News, Korupsi, Koruptor, Mafia hukum, Opini, Opinion, Pejabat Negara, Pemberantasan korupsi, Serba serbi, Topic Hot, Uncategorized | Dengan kaitkata: , , , , | 2 Comments »

RICUH SIDANG PARIPURNA DPR, KERICUHAN BERNILAI MILYARAN RUPIAH DARI UANG RAKYAT

Posted by gunawank pada Maret 2, 2010

Sidang Paripurna DPR tanggal 2 Maret 2010 mengemban amanat rakyat untuk menetapkan kesimpulan akhir hasil kerja Panitia Khusus (Pansus) DPR Masalah Bank Century yang dibiayai milyaran rupiah dari uang rakyat. Tapi yang terjadi pada sidang tersebut, justru para pengemban amanat rakyat itu menyuguhkan pagelaran “kericuhan” yang sangat memalukan dan tentunya “menyakiti” hati rakyat.

Bila hanya satu kali mungkin masih bisa ditolelir, mungkin karena khilaf, sifat yang melekat pada umumnya manusia, sehingga masih bisa dianggap manusiawi. Tetapi masalahnya…… kericuhan, adu mulut, mengeluarkan kata-kata “kotor” (atau setidaknya kata yang tidak pantas diucapkan oleh wakil rakyat yang terhormat pada forum sidang yang terhormat pula) dan lain-lain terjadi beberapa kali selama sidang pansus yang hanya berumur dua bulan itu.

Tidak salah memang, apa yang dikatakan oleh al-marhum Gus Dur beberapa tahun yang lalu, “DPR seperti Taman Kanak-kanak”, tetapi jangan juga kalimat ini dibenarkan dengan dibuktikan kebenarannya oleh perilaku para anggota DPR sendiri.

Ingat…sebagai pengemban amanat rakyat, saudara-saudara telah diberi fasilitas yang istimewa oleh rakyat. Maka bekerja dan berbuatlah untuk kepentingan rakyat sebagai pertangung jawaban saudara kepada rakyat. Bila semua berbuat untuk rakyat tidak mungkin peristiwa yang memalukan itu akan terjadi.

Khalifah Umar bin Abduk Aziz ketika putranya datang untuk membicarakan sesuatu tentang keluarganya, beliau mematikan lampu sebelum memulai pembicaraannya. Ketika ditanya mengapa lampu dimatikan, beliau menjawab: “Lampu ini minyaknya dibeli dari uang rakyat, sementara yang akan kita bicarakan adalah masalah pribadi yang tidak ada kaitannya dengan kepentingan rakyat”.

Betapa bahagianya bila rakyat Indonesia memiliki para pemimpin yang berakhlak dan berprilaku seperti Khalifah Umar bin Abdul Aziz.

Posted in Akhlak, Bank Century, Berita, Dana, DPR, Fenomena, Korupsi, Pansus, Politik, Rekor, Serba serbi, Wakil rakyat | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , | 2 Comments »

Benar, Apa Kata Gus Dur…..!

Posted by gunawank pada Januari 9, 2010

“Benar kata Gus Dur: DPR Kaya Anak TK”

Begitu menurut salah satu komentar pada situs http://www.tvone.co.id di bawah judul “Gayus- Ruhut Berdebat Panas di Sidang”. Walaupun tentunya sebutan itu tidak berlaku bagi setiap anggota DPR .

Sebagaimana ditayangkan tvone pada sidang Pansus Hak Angket Bank Century hari Rabu (6/1/2010), terjadi perdebatan “panas” antara anggota fraksi Demokrat, Ruhut Sitompul yang melakukan protes pada pimpinan rapat, Gayus Lumbuun.

Seuatu yang patut di sayangkan dalam perdebatan yang sebenarnya bukan pada substansi materi rapat itu keluar kata-kata yang tidak patut terlontar di dalam rapat yang terhormat, apapun alasannya.

Oleh karena itu seharusnya Dewan Kehormatan DPR maupun Pimpinan Partai terkait menyikapi serius hal ini. Terlepas keduanya sudah melakukan perdamaian, tapi kode etik rapat maupun anggota DPR harus ditegakkan, karena mereka merupakan orang-orang yang terhormat sebagai wakil rakyat di negeri ini.


DOWNLOAD  GRATIS
Video-video seputar GUS DUR

Posted in Akhlak, Bank, Bank Century, DPR, Gus Dur, Pansus, Politik, Serba serbi, Wakil rakyat | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , , , | 6 Comments »

Gus Dur Dibunuh ?

Posted by gunawank pada Januari 5, 2010

“gus dur DIBUNUH!30/12 Pk 18.050 WIB SElang oksigen gus dur dicabut paksa! pembunuhan terkait pertemuan gusdur tgl 4 desdi jl denpasar c3 membahas century dan adelin lies. TUNTUT POLISI USUT!(SEBARKAN)”.

Begitulah menurut isi SMS yang diterima Gus Sholah dari nomor HP 081399013730;  Seluruh keluarga dan orang-orang terdekat Gus Dur sontak bereaksi menanggapi isi SMS tersebut.

“Saya terima dan saya tidak percaya. Tidak benar sama sekali!” ujar Gus Sholah saat dihubungi INILAH.COMM di Jakarta, Minggu (3/1).

“Kepolisan harus mengusut siapa yang melakukan itu, dan mengusut apa maksudnya (melakukan hal tersebut),” desaknya.(KOMPAS.com).

“Nggak lah, nggak usah ditanggapi. Saya yakin persis tidak ada itu (pembunuhan terhadap Gus Dur),” kata Lily Wahid, adik kandung Gus Dur kepada INILAH.COM, di Jakarta, Minggu (3/1).

“Gus Dur dibunuh bagaimana, orang beliau sakit parah. Beliau itu sudah seminggu 3 kali cuci darah, jadi nggak benar isu itu, saya bantah itu, karena tim dokter juga kita tanya,” terangnya.

“Kami pihak keluarga tidak pernah menghiraukan SMS tersebut. Karena kami anggap SMS tersebut tidak benar,” kata putri Gus Dur, Yenny Wahid kepada wartawan saat didampingi suaminya di kediaman KH Sholahudin Wahid, kompleks Ponpes Tebuireng, Jombang, Senin 4/1/2010 (detikNews).

“Sebelumnya Gus Dur berpesan di acara talk show radio ‘Kongkow Bareng Gus Dur’, ia menginginkan agar sepeninggalnya nanti tidak dijadikan kontorversi, namun kebaikan-kebaikannya saja yang diungkap,” ujar mantan juru bicara Gus Dur, Adhie Masardi kepada INILAH.COM, Jakarta, Minggu (3/1).

Menurutnya, Gus Dur tidak pernah melakukan pertemuan yang negatif terkait kasus century, ia hanya mendukung dan menyemangati koleganya dalam mengusut kasus Century. “Gus Dur tidak pernah melakukan pertemuan negatif terkait kasus Century. Beliau kalau bertemu dengan kita ya terus menyemangati dan mendukung untuk membongkar skandal Century,” kata Adhie.

* (Dari berbagai sumber)

Artikel Terkait:

Gus Dur,  Sang Pejuang Demokrasi itu Telah Wafat
Gus Dur di Mata Mereka
Video-video Seputar Gu Dur

Posted in Akhlak, Bank Century, Bapak demokrasi, Berita, Guru bangsa, Gus Dur, NU, Pembela kaum marjinal, Politik, Presidennya rakyat kecil, Serba serbi, Tokoh Bangsa, Tokoh Demokrasi, Tokoh multikulturisme, Tokoh NU, Tokoh pluralisme | Dengan kaitkata: , , , , , , , , | 7 Comments »

Bank Century: Talangan 6,7 Triliun, Dana Nasabah Belum Dibayar

Posted by gunawank pada Desember 24, 2009

Terlepas dari benar dan salahnya, sesuai atau tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, tepat atau tidaknya prosedur pengucuran (bill out) dana talangan dari pemerintah ke Bank Century, yang jelas…..sampai hari ini dana nasabah khususnya nasabah kecil masih belum dibayar oleh Bank Century yang kini telah berganti nama menjadi Bank Mutiara.

Buktinya….para nasabah kembali berunjuk rasa di depan Kantor Cabang Bank Century di kawasan Jalan Kertajaya, Surabaya saat kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Surabaya, Jawa Timur, Rabu (23/12). Dalam aksinya, para nasabah kembali menuntut agar Presiden Yudhoyono lebih peduli dengan nasib mereka.

Salah seorang nasabah Century bernama Sri Gayatri menari di tengah jalan sambil meneriakkan makian yang ditujukan pada manajemen Bank Century. Bahkan, untuk melampiaskan kemarahannya, Gayatri melempar Kantor Bank Century dengan sejumlah telur.

Di samping proses pemeriksaan yang sedang digelar oleh Pansus di DPR yang saat ini masih berkisar tentang sah tidaknya proses pengucuran dana talangan tersebut, ada tidaknya unsur penyalah gunaan wewenang di dalmnya, yang tidak kalah pentingnya dan harus segera ada penyelesaian secepatnya adalah pengembalian dana para nasabah.

Pertanyaan besar para nasabah adalah: “Kemana perginya dana 6,7 triliun itu, kok sampai hari ini dana mereka belum dibayar..????!!!!“.

Berita terkait :

Angket Bank Century
PO Box 9949: Ganyang Mafia

Posted in Akhlak, Bank, Bank Century, Berita, Dana, Serba serbi | Leave a Comment »