Gunawank's Blog

Banyak Menolong Pasti Banyak yang Menolong

Archive for the ‘Islam’ Category

Marhaban Ya Ramadlan…..!

Posted by gunawank pada Juli 19, 2012

Tidak terasa kita telah berada di penghujung bulan Sya’ban, yang berarti kita akan segera memasuki bulan suci Ramadlan, bulan yang penuh rahmat dan keberkahan, bulan yang di dalamnya dilipat gandakan pahala amal manusia.

Dalam menyambut kedatangan bulan Ramadlan ini secara psikologis umat Islam terbagi ke dalam dua golongan:

  1. Golongan yang menggerutu, mengeluh dan sinis karena merasa tidak akan leluasa lagi seperti hari-hari biasanya. Tidak dapat makan dan minum di siang hari, sehingga hari-harinya akan dipenuhi rasa lapar, haus, lemah dan sebagainya. Hal ini biasanya dialami oleh mereka yang imannya masih lemah.
  2. Mereka yang bergembira dan bersuka cita menyambut kedatangan bulan suci Ramadlan ini, seraya bersyukur kepada Allah karena telah dipanjangkan umur dan diizinkan untuk bertemu dengan bulan suci yang penuh berkah dan keutamaan. Mereka inilah yang senantiasa merindukan apa yang disabdakan oleh Rasulullah Saw:

قَدْ جَاءَكُمْ شَهْرُ رَمَضَانَ شَهْرٌ مُبَارَكٌ افْتَرَضَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ يُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَيُغْلَقُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَحِيمِ وَتُغَلُّ فِيهِ الشَّيَاطِينُ فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ (رواه احمد)

Sesungguhnya telah datang Bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah, dimana Allah mewajibkan kalian untuk berpuasa, pada bulan itu pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu. Pada bulan itu pula terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan”. (HR. Ahmad). Baca entri selengkapnya »

Posted in Akhlak, Artikel Islam, Bulan Ramadlan, Hot Topic, Hotline News, Ibadah, Islam, Puasa Ramadlan, Renungan, Rukun Islam, Shaum, Topic Hot | Dengan kaitkata: , , , | Leave a Comment »

Tulul Amal: Suka Mengulur Waktu Untuk Beramal

Posted by gunawank pada Maret 28, 2012

Marilah dalam hidup ini – kita selalu berusaha – memelihara iman yang ada dalam dada kita. Memperkuat rasa taqwa kita kepada Allah SWT, – baik dalam keadaan lapang – maupun dalam kesempitan hidup, dengan cara meningkatkan taat kita kepada Allah Swt, serta memelihara amal kita dari amal-amal yang dapat merusak ketaatan kita kepada-Nya.

Salah satu sikap yang dapat mengakibatkan bermalas-malasan dalam melakukan taat kepada Allah Swt adalah tulul amal, yaitu suka menunda-nunda kebaikan, mengulur-ulur waktu untuk berbuat amal, terlalu banyak pertimbangan dalam beramal, dengan berbagai macam alasan: sibuk, belum sempat, masih muda, masih ini, masih itu dan lain sebagainya.

Seperti kata seseorang: Nanti kalau sudah dapat pekerjaan, saya akan banyak shadaqoh, rajin berjamaah, rajin menghadiri pengajian dan lain-lain. Tetapi setelah dapat pekerjaan….nanti kalau sudah menikah, setelah menikah …. nanti kalau punya anak, setelah punya anak …nanti kalau anak sudah besar, …nanti kalau sudah pensiun, nanti kalau sudah tua, dan seterusnya dan seterusnya. Baca entri selengkapnya »

Posted in Akhlak, Artikel Islam, Hikmah, Islam, Renungan, Tasawuf | Dengan kaitkata: , , , , , , | Leave a Comment »

PBNU Akan Keluarkan Label Halal Dan Jujur

Posted by gunawank pada Januari 31, 2012

Hari ini, pada usianya genap 86 tahun (31 Januari 1926 – 31 Januari 2012) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) berencana akan menerbitkan label hala dan jujur bagi produk makanan dan jasa. Hal ini dilakukan PBNU dalam rangka merespon keinginan kelompok usahawan yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN).

Keputusan menerbitkan label halal dan jujur ini tidak dimaksudkan untuk menyaingi  Majelis Ulama Indonesia, lembaga yang selama ini menjalankan tugas tersebut. NU siap menjalankan hal tersebut sesuai keinginan masyarakat, khususnya Nahdliyin, baik dari kalangan pengusaha atau konsumen pengguna produk makanan dan jasa. Demikian penegasan Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siroj.

Kiai bergelar Doktor lulusan Universitas Ummul Qura’, Mekah, tersebut juga mengatakan, pihaknya memiliki kemampuan untuk mengeluarkan label halal dan jujur pada suatu produk makanan dan jasa.

“Untuk gedung laboratorium kita sudah punya di Bogor. Kita juga akan libatkan (Lembaga) Bahtsul Masail untuk mengkaji halal haram suatu produk,” tegas Kiai Said di Jakarta, Senin (31/1).

Mudah-mudahan rencana ini berjalan dengan mulus dan memberi manfaat kepada masyarakat banyak, agar benar-benar menjadi Kado Ulang Tahun yang berharga. Amin

Posted in Berita, Halal, Haram, Hot Topic, Hotline News, Info, Info Bisnis, Islam, Jam'iyah, MUI, Nahdlatul Ulama, NU, Organisasi, Ormas Islam, PBNU, Serba serbi, Sertifikasi | Dengan kaitkata: , , , | 4 Comments »

Empat Macam Ujian Keimanan

Posted by gunawank pada Januari 25, 2012

Ujian yang diberikan oleh Allah kepada manusia adalah berbeda-beda dan bermacam-macam bentuknya, sesuai dengan kadar keimanannya. Namun, setidak-nya ada empat macam ujian yang telah dialami oleh orang-orang terdahulu:

Pertama: Ujian yang berbentuk perintah untuk dilaksanakan, seperti perintah Allah kepada Nabi Ibrahim As untuk menyembelih putranya yang sangat ia cintai. Ini adalah satu perintah yang betul-betul berat dan mungkin tidak masuk akal, bagaimana seorang bapak harus menyembelih anaknya yang sangat dicintai, padahal anaknya itu tidak melakukan kesalahan apapun. Namun dengan segala ketabahan dan kesabaran keduanya, perintah yang sangat berat itupun dijalankannya tanpa keraguan sedikitpun. Di sini terlihat bagaimana kualitas keimanan Nabi Ibrahim As dan putranya Nabi Ismail As yang benar-benar sudah tahan uji.

Apa yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim dan puteranya adalah pelajaran yang sangat berharga dan sangat perlu ditauladani, karena sebagaimana dirasakan dalam kehidupan ini, banyak sekali perintah Allah yang dianggap berat, dan dengan berbagai alasan berusaha untuk tidak melaksanakannya. Padahal apabila dibandingkan dengan ujian yang diterima Nabi Ibrahim As, belumlah seberapa. Baca entri selengkapnya »

Posted in Artikel Islam, Iman, Islam, Muslim | Dengan kaitkata: , , | 14 Comments »

Sudah Terujikah Iman Kita…?!

Posted by gunawank pada Januari 25, 2012

Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta. (QS. Al-Ankabut: 2-3).

Ayat ini menjelaskan kepada kita bahwa salah satu konsekuensi pernyataan iman kita, adalah kita harus siap menghadapi ujian yang diberikan Allah Swt kepada kita, untuk membuktikan sejauh mana kebenaran dan kesungguhan iman kita, apakah betul-betul bersumber dari keyakinan dan kemantapan hati, atau sekedar ikut-ikutan serta tidak tahu arah dan tujuan, atau karena didorong oleh kepentingan sesaat, ingin mendapatkan kemenangan dan tidak mau menghadapi kesulitan seperti yang digambarkan Allah Swt dalam surat Al-Ankabut ayat 10:

“Dan di antara manusia ada orang yang berkata: “Kami beriman kepada Allah”, maka apabila ia disakiti (karena ia beriman) kepada Allah, ia menganggap fitnah manusia itu sebagai azab Allah. Dan sungguh jika datang pertolongan dari Tuhanmu, mereka pasti akan berkata: “Sesungguh-nya kami adalah besertamu.” Bukankah Allah lebih mengetahui apa yang ada dalam dada semua manusia”?

Bila kita sudah menyatakan iman dan kita mengharapkan manisnya buah iman yang kita miliki yaitu Surga, maka marilah kita bersiap-siap untuk menghadapi ujian berat yang akan diberikan Allah kepada kita, dan bersabarlah kala ujian itu datang kepada kita. Allah memberikan sindiran kepada kita, yang ingin masuk Surga tanpa melewati ujian yang berat.

“Apakah kalian mengira akan masuk Surga sedangkan belum datang kepada kalian (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kalian? Mereka ditimpa malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersama-nya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguh-nya pertolongan Allah itu amat dekat”. (Al-Baqarah 214).

Di samping itu, kita harus yakin bahwa ujian dari Allah itu adalah satu tanda kecintaan Allah kepada kita, sebagaimana sabda Rasulullah Saw :

إِنَّ عِظَمَ الْجَزَاءِ مَعَ عِظَمِ الْبَلاَءِ وَإِنَّ اللهَ إِذَا أَحَبَّ قَوْمًا اِبْتَلاَهُمْ، فَمَنْ رَضِيَ فَلَهُ الرِّضَا وَمَنْ سَخِطَ فَلَهُ السُّخْطُ. (رواه الترمذي، وقال هذا حديث حسن غريب من هذا الوجه).
“Sesungguhnya besarnya pahala sesuai dengan besarnya cobaan (ujian), Dan sesungguhnya apabila Allah mencintai satu kaum, Dia akan menguji mereka, maka barangsiapa ridha, baginyalah keridhaan Allah, dan barangsiapa marah, baginyalah kemarahan Allah”. (HR. At-Tirmidzi, juz 4 hal. 519).

Rasulullah Saw mengisahkan betapa beratnya perjuangan orang-orang dulu dalam mempertahankan iman mereka, sebagaimana dituturkannya kepada shahabat Khabbab Ibnul Arats r.a.

“… Sungguh telah terjadi kepada orang-orang sebelum kalian, ada yang di sisir dengan sisir besi (sehingga) terkelupas daging dari tulang-tulangnya, akan tetapi itu tidak memalingkannya dari agamanya, dan ada pula yang diletakkan di atas kepalanya gergaji sampai terbelah dua, namun itu tidak memalingkannya dari agamanya…” (HR. Al-Bukhari, Shahih Al-Bukhari dengan Fathul Bari, cet. Dar Ar-Royyan, Juz 7 hal. 202).

Artikel Terkait:

Posted in Artikel Islam, Iman, Islam, Muslim | Dengan kaitkata: , | 1 Comment »

Sejarah Munculnya Thoriqoh

Posted by gunawank pada Januari 19, 2012

Thoriqoh adalah salah satu amaliyah keagamaan dalam Islam yang sebenarnya sudah ada sejak jaman Nabi Muhammad SAW. Bahkan, perilaku kehidupan beliau sehari-hari adalah paktek kehidupan rohani yang dijadikan rujukan utama oleh para pengamal thoriqoh dari generasi ke generasi sampai kita sekarang.

Lihat saja, misalnya hadist yang meriwayatkan bahwa ketika Islam telah berkembang luas dan kaum Muslimin telah memperoleh kemakmuran, sahabat Umar bin Khatthab RA. berkunjung ke rumah Rosulullah SAW. Ketika dia telah masuk didalamnya, dia tertegun melihat isi rumah Beliau, yang ada hanyalah sebuah meja dan alasnya hanya sebuah jalinan daun kurma yang kasar, sementara yang tergantung di dinding hanyalah sebuah geriba (tempat air) yang biasa beliau gunakan untuk  berwudlu’. Keharuan muncul di hati Umar RA. yang kemudian tanpa disadari air matanya berlinang. Baca entri selengkapnya »

Posted in Akhlak, Artikel Islam, Hikmah, Islam, Sejarah, Serba serbi, Tasawuf | Dengan kaitkata: , , , , , | Leave a Comment »

Cilaka 12

Posted by gunawank pada Desember 30, 2011

Cialaka dua belas adalah ungkapan yang sangat populer di lingkungan orang sunda (cilaka = celaka) yang biasanya diungkapkan oleh seseorang yang berada dalam kondisi bahya, merugi, salah, kurang/tidak baik dan sejenisnya. Sebagai contoh:

  • Cilaka 12 euy, lagi asik-asik nyontek eh ketahuan sama pak guru !
  • Waduh cilaka 12 ! PR tentang serba 11 saja belum dikerjakan, sudah datang lagi PR serba 12.
  • dan lain-lain….. (jangan banyak-banyak contohnya, nanti ulangan nilainya 100 semua).

Karena termasuk ungkapan yang turun temurun sejak zaman nenek moyang dan merekapun tidak pernah memberikan penjelasan, sehingga sulit dibuat defisi yang benar-benar tepat. Oleh karena itu sah-sah saja jika ada pendapat yang mencoba menjelaskan maknanya, seperti apa yang akan aku kupas dalam tulisan ini. Baca entri selengkapnya »

Posted in Akhlak, Artikel Islam, Hikmah, Ibadah, Iman, Islam, Kiamat, Muslim, Renungan, Serba serbi, Tasawuf, Tips | Dengan kaitkata: , , , , | 4 Comments »

Amal Ikhlas

Posted by gunawank pada November 18, 2011

Ikhlas adalah salah satu sifat yang terpuji dan dituntut oleh syara’. Ikhlas merupakan sandaran terbesar dari amal-amal hati, dimana seluruh ibadah berputar atau bergantung padanya. Sehebat apapun amal manusia tidak ada artinya dihadapan Allah SWT dan tidak akan diterima di sisi-Nya, apabila tidak didasari dengan niat yang ikhlas.

Sebaliknya, amal yang sedikit yang dilakukan dengan penuh keikhlasan, inilah yang akan diterima oleh Allah SWT. Karena, ikhlas itulah yang merupakan hakikat agama, sebagaimana firman-Nya:

وَمَا أُمِرُوا إِلا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ وَيُقِيمُوا الصَّلاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ وَذَلِكَ دِينُ الْقَيِّمَةِ

“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, dalam (menjalankan) agama dengan lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus”. (QS. Al-Bayyinah: 5). Baca entri selengkapnya »

Posted in Akhlak, Artikel Islam, Hikmah, Islam, Renungan, Tasawuf | Dengan kaitkata: , , , , , | 3 Comments »

Jadwal Penerbangan Pemulangan Jemaah Haji 2011

Posted by gunawank pada November 9, 2011

REKAPITULASI PEMBERANGKATAN DAN PEMULANGAN
JEMAAH HAJI TAHUN 1432 H / 2011 M
BERDASARKAN EMBARKASI

NO. EMBARKASI JML.KLO-TER JAMAAH PETUGAS KLOTER JUMLAH
1 BANDA ACEH 14 4.728 70 4.798 Lihat Download
2 MEDAN 19 8.341 95 8.436 Lihat Download
3 BATAM 23 10.150 115 10.265 Lihat Download
4 PADANG 22 8.094 110 8.204 Lihat Download
5 PALEMBANG 22 7.544 110 7.654 Lihat Download
6 JAKARTA (GA) 51 22.195 250 22.445 Lihat Download
7 JAKARTA (SV) -Bekasi 85 37.583 425 38.008 Lihat Download
8 SOLO 90 33.108 450 33.559 Lihat Download
9 SURABAYA 91 40.374 455 40.829 Lihat Download
10 BANJARMASIN 18 5.576 85 5.661 Lihat Download
11 BALIKPAPAN 18 5.748 90 5.838 Lihat Download
12 MAKASSAR 46 16.577 230 16.551 Lihat Download
JUMLAH
***** Sumber: http://haji.kemenag.go.id/

Posted in Arab Saudi, Berita, Daftar, Debarkasi, Download, Embarkasi, Garuda, Hot Topic, Hotline News, Ibadah, Ibadah haji, Info, Islam, Jadwal, Jamaah Haji, Pemberangkatan Haji, Pemulangan Haji, Serba serbi | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »

MAUT, Senantiasa Siap Menjemput……

Posted by gunawank pada Oktober 16, 2011

Suatu saat Hujjatul Islam Imam Al-Ghazali bertanya kepada murid-muridnya, “Apakah yang paling dekat kepada kita ?”. Murid-muridnyapun menjawab dengan jawaban yang berbeda-beda.Adayang menjawab ibu, ayah, isteri, teman karib dan lain-lain sesuai dengan pengalaman masing-masing tentunya.

Kata Imam Al-Ghazali: “ Jawaban kalian tidak ada yang salah. Semuanya betul, setidaknya sesuai dengan yang kalian rasakan. Tapi ada yang paling betul yakni kematian. Kematianlah yang paling dekat kepada kita.” Baca entri selengkapnya »

Posted in Artikel Islam, Hikmah, Hot Topic, Iman, Islam, Renungan, Serba serbi, Tasawuf, Topic Hot | Dengan kaitkata: , , , , | 11 Comments »