Gunawank's Blog

Banyak Menolong Pasti Banyak yang Menolong

Archive for the ‘Kasus Kekerasan’ Category

Sikap Keprihatinan 12 Ormas Islam Terhadap Maraknya Kekerasan

Posted by gunawank pada Juli 26, 2011

Sebanyak 12 ormas Islam menyatakan keprihatinan atas maraknya sejumlah kekerasan mengatasnamakan agama dan menguatnya intoleransi di dunia. Fenomena ini marak terjadi pada semua agama, terakhir, terjadi di Norwegia baru-baru ini. Pernyataan ini disampaikan ketika menghadap kepada presiden republik Indnesia Susilo Bambang Yudhoyono di istana negara, Senin (25/7).

“Kami ormas Islam berkepentingan mengutuk sekeras-kerasnya tindakan kekerasan, radikalisme, anarkisme, apalagi terorisme yang jelas-jelas bertentangan dengan ajaran Islam,” kata KH Said Aqil Siroj yang menjadi juru bicara ormas Islam ini kepada media seusai pertemuannya dengan Presiden.

Dua belas ormas Islam yang hadir dalam pertemuan tersebut adalah NU, Al Irsyad, Al Ittihadiyah, Al Wasliyah, Muhammadiyah, Perti, Syarikat Islam Indonesia, Rabithal Alawiyah, Mathlaiul Anwar, Persatuan Islam Tionghoa Indonesia, Persis dan Az Zikro

Kang Said juga menyatakan, dua belas ormas ini juga sepakat untuk berpegang teguh pada empat pilar dalam kehidupan bernegara, yaitu Pancasila, NKRI, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Empat prinsip ini tidak bisa dirobah sedikitpun atau sejengkalpun,” katanya.

Selain itu, ormas Islam juga sepakat untuk menjaga komitmen untuk berpegang teguh pada konstitusi yang ada, yaitu kabinet presidensil yang berjalan selama lima tahun, baik menyangkut legislatif atau eksekutif.

“Selama tidak ada pelanggaran konstitusi, ini berjalan lima tahunan,” tandasnya.

Ia menegaskan, dalam pertemuan tersebut, terjadi tukar fikiran yang baik dan Presiden mengapresiasi upaya ormas Islam untuk menyelamatkan negara ini dari segala macam bentuk rongrongan.

“Memang banyak yang belum sempurna, ada yang masih harus diteruskan, kemiskinan, pengangguran dan lainnya. Ini proses yang terus berjalan,” ujarnya.

Sumber: NU Online

Iklan

Posted in Berita, Hotline News, Info, Islam, Jam'iyah, Kasus Kekerasan, Nahdlatul Ulama, NU, Ormas Islam, Renungan, Serba serbi, Teror, Teroris, Terorisme, Tokoh, Tokoh Bangsa, Tokoh Nasional | Dengan kaitkata: , , | 6 Comments »

Dulu Bangsa yang Ramah, Sekarang Bangsa Pemarah

Posted by gunawank pada Oktober 2, 2010

Demonstrasi mahasiswa berakhir rusuh, suporter sepak bola rusuh, penonton konser rusuh, penertiban pedagang  K-5 rusuh….rusuh….rusuh dan….rusuh. Itulah berita-berita yang hampir setiap hari muncul di media masa cetak maupun elektronik. Belum lagi tawuran antar pelajar bahkan antar mahasiswa, perang suku, perang antar kampung, antar desa bahkan antar kelompok dalam satu kampung dan …. yang terkini terjadi perang antar pendukung dalam sidang kasus Blowfish (kasus Ampera, Jakarta Selatan, 29 September 2010).

Penyebabnya kadang hanya masalah sepele: saling senggol antar penonton ketiga berjoget, senggolan sepeda motor, saling ejek,  adu mulut, rebutan pacar dan sebagainya, tetapi dapat menyulut kebrutalan yang berakibat fatal dan menimbulkan jatuhnya korban jiwa dan harta benda. Itulah yang sedang kita saksikan hari-hari ini di seantero negeri.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Akhlak, Berita, Fenomena, Kasus Kekerasan, Kerusuhan, Pemerintah, Pendidikan, Serba serbi | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

Lagi, Perkelahian Siswa SD Berbuah Ke Pengadilan

Posted by gunawank pada Agustus 24, 2010

Kasus perkelahian antarsiswi SDK Yohanes Gabriel antara BM dan MJ yang terjadi pada 25 Februari 2010 berbuntut ke pengadilan. Joni Iwansyah selaku penasihat hukum korban berinisial MJ mengajukan gugatan perdata terhadap pelaku berinisial BM dan telah didaftarkan ke Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (23/8/2010).

“Dalam gugatan ini kami mengajukan ganti rugi biaya perawatan dan biaya perawatan lanjutan sebesar Rp27.273.800,00,” kata Joni.

Sebagaimana diberitakan ANTARA (Selasa, 24/8/2010) bahwa saat jam istirahat, BM yang duduk di kelas I-A mendorong MJ, siswi kelas I-B. Korban jatuh terjengkang dalam posisi terlentang, lalu BM menendang bagian selangkangan MJ dan ditinggal lari ke dalam ruang kelas.

MJ yang kesakitan akibat pendarahan harus menjalani rawat inap selama tujuh hari di RS Adi Husada dengan biaya ditanggung keluarga korban sendiri dan dibantu pihak sekolah.

Keluarga korban sempat mengajukan permintaan ganti rugi kepada keluarga BM. “Namun pihak keluarga pelaku, tidak bersedia membantu biaya pengobatan,” kata Joni.

Karena dinggap tak memiliki itikad baik, penasihat hukum korban pun mendaftarkan gugatan terhadap keluarga pelaku melalui PN Surabaya.

Kasus ini menambah panjang daftar kasus kekerasan yang terjadi di dunia pendidikan. Institusi yang seharusnya penuh dengan kedamaian, jiwa kebersamaan dan rasa tolong menolong. Lembaga yang diharapkan dapat menumbuh kembangkan rasa kesatuan dan persatuan.

Sungguh ironis dan memalukan. Entah siapa dan apa yang salah dengan pendidikan kita ini….???!!!

Semoga ini merupakan kasus yang terakhir…!!!

Baca Artikel Terkait:
Satu Lagi Kasus Pengadilan Anak SD di PN Surabaya

Posted in Akhlak, Berita, Fenomena, Guru, Kasus anak, Kasus Kekerasan, Pelajaran, Pendidikan, Pengadilan anak, Sekolah, Serba serbi, Siswa | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »