Gunawank's Blog

Banyak Menolong Pasti Banyak yang Menolong

Archive for the ‘KPK’ Category

Kasus Simulator SIM; Waspadai “Cicak vs Buaya Jilid 2″”

Posted by gunawank pada Agustus 1, 2012

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak Senin, 30 Juli pukul 16.00 WIB hingga Selasa, 31 Juli, pukul 05.00 dinihari telah melakukan penggeledahan terhadap Kantor Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Jalan MT Haryono, Jakarta Timur selama sekira 13 jam. Penggeledahan di bawah komando Direktur Penuntutan, Warih Sardono yang melibatkan sedikitnya 30 penyidik KPK  ini berhasil menyita puluhan dokumen, terkait dugaan korupsi pengadaan Simulator SIM tahun 2011 senilai Rp193 Miliar yang menyeret mantan Kepala Korlantas Polri, Inspektur Jenderal Djoko Susilo sebagai tersangka.

Djoko Susilo yang saat ini menjabat  Gubernur Akpol di Semarang ditetapkan KPK sebagai tersangka pada 27 Juli lalu.

Saat penggeledahan baru mulai berjalan, sempat terjadi ketegangan. Penyidik KPK tidak diizinkan oleh polisi untuk melakukan penggeledahan, sehingga Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto, dan Busyro Muqodas, datang ke lokasi dan bertemu langsung dengan Kabareskrim Polri Komjen Pol Sutarman yang langsung turun tangan melihat proses penggeledahan tersebut. Setelah itu barulah penggeledahan berjalan.

Menurut Polri, insiden ini terjadi bukan karena Polri mau menghalangi penyidik KPK, tapi hanya karena miskomunikasi, mengingat Polri juga sementara sedang menangani kasus ini dan telah melakukan pemeriksaan terhadap 33 orang saksi.

Namun, ternyata insiden ketegangan terjadi lagi saat rombongan mobil yang menganggkut petugas KPK plus tumpukan dokumen hasil penggeladahan akan meninggalkan gedung Korlantas dihadang portal di pintu keluar, sehingga para petugas KPK harus turun dan berganti kendaraan yang berada di luar area gedung untuk meninggalkan gedung Korlantas Polri tersebut.

Tak ayal kedua kejadian ini memunculkan dugaan sekaligus kekhawatiran akan terulangnya kasus Bibit-Candra vs Anggodo yang dikenal dengan “Cicak vs Buaya”. Meski hal ini ditampik baik oleh petinggi KPK maupun Polri, namun peran Presiden untuk turun  tangan dalam kasus ini sangat besar agar kasus “Cicak vs Buaya jilid 2” benar-benar tidak terjadi.

Posted in Akhlak, Berita, Buah bibir, Hot Topic, Hotline News, Indonesia, Info, Insiden, Korupsi, Koruptor, KPK, Pemberantasan korupsi, Polisi, Serba serbi, Topic Hot | Dengan kaitkata: , , , , | 6 Comments »

KPK: Ada Dugaan Gratifikasi Dalam Pemberian Bonus dan Tiket Gratis Piala AFF

Posted by gunawank pada Desember 23, 2010

Gratifikasi, menurut Wakil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) M. Jasin di Jakarta, Selasa (21/12)  sesuai Undang-Undang Korupsi, termasuk memberikan barang-barang yang bisa diuangkan seperti tiket pesawat, kupon diskon, dan tiket sepakbola. Dimasukannya pemberian tiket sebagai bentuk gratifikasi sesuai pasal 12 B Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Ketua KPK Busyro Muqodas menilai, ada kecenderungan pihak tertentu melakukan politisasi keberhasilan Tim Nasional Indonesia dalam laga Piala AFF 2010. Oleh karena itu KPK meminta semua pihak, baik penerima maupun pemberi, untuk memperhatikan sikap KPK yang tidak mentolerir gratifikasi. Pernyataan Busyro ini disampaikan, Rabu (22/12), terkait pembagian bonus dari pihak ketiga melalui PSSI.

Selain itu, KPK mengendus terdapat indikasi adanya gratifikasi dalam pemberian tiket gratis bagi para pejabat negara. Para pejabat yang menerima tiket gratis nonton pertandingan sepak bola diminta melaporkan ke KPK. KPK saat ini sedang menggodok konsep yang jelas mengenai gratifikasi dalam sepak bola

Lebih lanjut, KPK melalui wakil ketuanya, Jasin menjelaskan sebaiknya agar pihak-pihak pejabat negara yang selama ini mendapat guyuran tiket dari penyelenggara pertandingan Piala AFF dari PSSI, agar segera melapor ke KPK. Jika dalam jangka waktu selama 30 hari setelah menerima tiket tak segera melapor, maka akan diberikan sanksi.

Langkah proaktif KPK ini tentunya harus diacungi jempol, terlebih sesuai dengan janji ketua KPK yang baru sebagaimana disampaikannya di depan sidang Komisi III saat menjalani test seleksi calon ketua KPK beberapa saat lalu.

Lalu bagaimana dengan tindak lanjut dugaan gratifikasi dalam kasus Gayus Tambunan yang melibatkan beberapa perusahaan milik kelompok Bakri ?

Mudah-mudahan semangatnya akan lebih. aminn…!!!

Posted in Berita, Gratifikasi, Hot Topic, Hotline News, Korupsi, KPK, Pemberantasan korupsi, Serba serbi, Topic Hot | Dengan kaitkata: , | Leave a Comment »

Peringatan Hari Anti Korupsi Se-Dunia, Apa Artinya…?!

Posted by gunawank pada Desember 9, 2010

Sejak Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan tanggal 9 Desember sebagai Hari Anti Korupsi se-dunia melalui resolusi 58/4 pada 31 Oktober 2003, di Indonesia peringatan Hari Anti Korupsi itupun telah dilaksanakan bertahun-tahun. Namun apa yang terjadi dengan kenyataan dalam penanganan kasus-kasus korupsi baik yang berskala kecil apalagi yang berskala besar.

Padahal langkah PBB tersebut dilakukan untuk lebih meningkatkan kewaspadaan atas bahaya korupsi dan untuk meningkatkan peran  Unitred Nation Convention Against Corruption (UNCAC) dalam upaya memerangi dan mencegah korupsi. Demikian pula di Indonesia sebagai negara hukum telah menempatkan diri pada posisi terdepan dalam pemberantasan korupsi. Pada 9 Desember 2004 pemerintah telah memerintahkan kepada seluruh jajaran kabinet Indonesia Bersatu untuk percepatan pemberantasan korupsi dengan Inpres nomor 5 tahun 2004.

Bahkan sebelumnya untuk menunjukkan “keseriusan” pemerintah, berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2002 mengenai Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dibentuklah Komisi Pemberantasan Korupsi disingkat KPK.

Dalam perjalanannya, KPK yang dikomandani oleh Antasari Azhar berhasil menangkap dan memenjarakan sejumlah koruptor  mulai dari tingkat teri (yang paling banyak tentunya) sampai tingkat kakap, bahkan sempat  membuat gerah para gegeden negeri ini. Ujungnya…..sudah dapat ditebak, KPK terus digoyang.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Bank Century, Berita, Hot Topic, Hotline News, Korupsi, Koruptor, KPK, Mafia hukum, Opini, Opinion, Pemberantasan korupsi, Politik, Serba serbi, Topic Hot, Uncategorized | Dengan kaitkata: , , , | 2 Comments »

Fenomena Facebook Dalam Kasus Bibit-Chandra

Posted by gunawank pada November 4, 2009

Polri akhirnya menangguhkan penahanan pimpinan KPK non aktif Bibit Samad Riyanto dan Chandra M. Hamzah. Tepat pukul 00.00 WIB tadi malam setelah rekaman rekayasa kasus kriminalisasi KPK di pedengarkan di Mahkamah Konstitusi.

Meskipun kabhumas Mabes Polri Irjend Nanan Sukarno membantah, penangguhan ini kerena tekanan yang besar, namun di sisi lain ada fenomena yang menarik untuk dicermati.

Bahwa sejak tersiar kabar mabes Polri menetapkan penahanan terhadap kedua petinggi KPK tersebut, lebih dari 450.000 masyarakat seolah berbondong-bondong memberikan dukungan terhadap penangguhan atau bahkan pembebasan keduanya lewat jejaring sosial di dunia maya, Facebook lewat gerakan “1.ooo.000 Facebookers Dukung Pembebasan Bibit-Chandra”.

Padahal untuk kasus seperti ini, masyarakat seharusnya menyalurkan aspirasi mereka melalui para wakil rakyat di DPR. Tapi mengapa mereka lebih memilih jejaring sosial facebook yang menurut istilah salah seorang penelepon pada acara bedah editorial Media Indonesia pagi ini di Metro TV disebut “Parlemen Dunia Maya” atau “Fraksi Facebook”…?

Mudah-mudahan fenomena ini muncul bukan karena mereka kurang mempercayai para “wakil rakyat”, tetapi lebih disebabkan karena mudahnya menyalurkan aspirasi lewat yang satu ini. Tidak perlu ke Senayan, tidak perlu keluar ongkos dan tidak pula harus berhadapan dengan serangkaian protokoler.  Sedangkan hasilnya…..lebih cepat mereka peroleh.

Posted in Akhlak, Berita, Korupsi, KPK, Politik, Serba serbi | Leave a Comment »

Live: Rekaman Penyadapan Telepon oleh KPK

Posted by gunawank pada November 3, 2009

Rekaman penyadapan telepon berdurasi sekitar 4,5 jam antara yang diduga Anggodo dengan beberapa orang yang diantaranya diduga dari pejabat Kejagung dan Penyidik Polri diperdengarkan di dalam sidang MK yang terbuka untuk umum siang tadi (Selasa, 3 Nopember 2009).

Setelah menyimak rekaman tersebut yang disiarkan secara langsung oleh beberapa stasiun televisi, saya atau mungkin masyarakat pada umumnya bertanya-tanya, koq bisa seorang biasa non pejabat negara mengatur tugas pejabat negara…terlebih-lebih pejabat kepolisian dan kejagung, dua institusi yang terhormat sebagai penegak hukum.

Menurut pikiran saya yang awam…seharusnya mereka ini hanya tunduk dan taat kepada perintah atasannya saja. Bukan kepada seorang rakyat biasa. Sekali lagi..ini hanya menurut saya yang awam. Mudah-mudahan pendapat saya ini salah. Artinya, kalau kepada seorang rakyat biasa saja taat, apalagi kepada pimpinannya. Pasti lebih taat lagi.

Nah…kalau begitu, bagaimana seandainya perintah atasan dan perintah seorang rakyat biasa tadi berbeda atau bahkan bertolak belakang..? Kepada siapa mereka itu harus lebih taat..? Entahlah….malah tambah pusing jadinya.

Yang jelas…saya yakin bahwa Presiden, Kapolri dan KPK masih tetap memiliki semangat yang kuat dalam pemberantasan korupsi di negeri ini.

Kesimpulannya, semoga apapun yang tengah terjadi saat ini, usaha pemberantasan korupsi oleh KPK jalan terus dan penegakkan hukum oleh kepolisian maupun kejaksaan berjalan secara adil dan transparan, sehingga membuahkan hasil sesuai yang diharapkan seluruh rakyat Indonesia. Amin.

Posted in Akhlak, Berita, Korupsi, KPK | 2 Comments »

Dampak Penahanan Bibit-Chandra

Posted by gunawank pada November 1, 2009

Sejak Mabes Polri menetapkan penahanan terhadap dua wakil pimpinan KPK non aktif, Bibit Samad Riyanto dan Chandra Hamzah pada tanggal 29 Oktober 2009 dukungan terhadap keduanya terus mengalir.

Beberapa tokoh nasional, termasuk mantan Presiden RI Gus Dur, mantan ketua umum Muhammadiyah dan lain-lain seolah antri menyatakan dukungan kepada kedua pejabat KPK tersebut bahkan siap menjaminkan diri mereka demi penangguhan penahanan keduanya.

Disamping itu anggota grup “1.000.000 Facebookers Dukung Pembebasan Bibit-Chandra” pada jejaring sosial Facebook telah mencapai lebih dari 145 ribu orang pada pukul 21.22 hari ini (31 Oktober 2009).

Mereka menganggap bahwa penahanan Bibit-Chandra sebagai sebuah ketidak adilan dan penahanannya itu sendiri terkesan dipaksakan. Sementara menurut pihak kepolisian sebagaimana disampaikan langsung oleh Kapolri dalam jumpa persnya, penahanan keduanya telah sesuai dengan ketentuan undang-undang.

Sebagai masyarakat awan, tentunya kita hanya berharap apapun yang terjadi dan entah pihak mana yang benar,  semoga polemik ini segera berakhir dan hasil akhirnya harus memberikan dampak yang positif terhadap agenda nasional upaya pemberantasan korupsi.

Posted in Akhlak, Berita, Korupsi, KPK | 6 Comments »