Gunawank's Blog

Banyak Menolong Pasti Banyak yang Menolong

Archive for the ‘Lailatul Qadar’ Category

SHAUM RAMADLAN MENCEGAH ABDUL BUTHUN

Posted by gunawank pada Agustus 12, 2011

Hamba Perut

Puasa artinya tidak makan dan tidak minum serta menahan diri dari keinginan nafsu sahwat mulai dari terbit pajar hingga terbenam matahari. Tujuannya akhirnya adalah agar menjadi manusia yang bertakwa.

Dalam kitab “Hikmatut Tasyri wafalsafatuh” disebutkan bahwa puasa itu bukan hanya sekedar melaparkan diri di siang hari, melainkan agar tahu dan merasakan bagaimana rasanya jadi orang lapar, merasakan bagaimana sedihnya orang yang menderita kekurangan makanan. Sehingga akhirnya akan timbul rasa kasihan kepada si miskin, mau menolong orang-orang yang berada dalam kemiskinan.

Apabila kita cermati lebih jauh lagi, berkaitan dengan tidak makan dan minum di siang hari, selain hikmah di atas ternyata dalam kewajiban puasa terkandung hikmah yang lebih luhur dan suci, yaitu melatih manusia beriman agar tidak menjadi “budak perut”, tidak menjadi manusia yang diperbudak oleh kemauan perut, dan agar tidak terjerumus ke dalam jurang kehinaan yang diakibatkan dan bersumber pada kebutuhan perut. Baca entri selengkapnya »

Iklan

Posted in Akhlak, Artikel Islam, Bulan Ramadlan, Hikmah, Ibadah, Islam, Lailatul Qadar, Puasa Ramadlan, Renungan, Rukun Islam, Shaum, Tasawuf | Dengan kaitkata: , , , , | 3 Comments »

Setan-setan Dibelenggu di Bulan Ramadlan

Posted by gunawank pada Agustus 30, 2010

Imam Ahmad bin Hanbal meriwayatkan hadits Rasulullah Saw. yang bertutur tentang kemulyaan Bulan Ramadlan yang artinya sebagai berikut:

Sungguh telah datang kepada kamu sekalian bulan Ramadlan, bulan penuh keberkahan. Allah telah mewajibkan kalian berpuasa di dalamnya. Pada bulan itu pintu-pintu syurga dibuka lebar-lebar, pintu-pintu neraka jahanam ditutup rapat, syetan-syetan dibelenggu. Pada bulan itu pula terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu malam”.

Dalam hadits di atas terdapat lima point penting yang dapat dijadikan i’tibar dalam mengisi bulan Ramadlan ini.

Pertama, Allah telah memberkahi bulan Ramadlan bagi umat Islam di atas bulan lain dengan menetapkan beberapa ibadah yang khusus hanya disyariatkan pada bulan Ramadlan, seperti puasa wajib, shalat tarawih, zakat fitrah, lailatul qadar dan sebagainya.

Kedua, pada bulan Ramadlan pintu-pintu surga ditutup dapat diartikan dan benar-benar kita rasakan bahwa melaksanakan  ibadah baik yang sunnah apalagi yang wajib terasa lebih ringan dan lebih bersemangat. Pada bulan-bulan yang lain untuk pergi berjamaah Isya di masjid rasanya berat sekali dan banyak alasannya, tetapi di bulan Ramadlan dapat melaksanakan shalat berjamaah Isya secara disiplin selama sebulan penuh, bahkan biasanya baru berangkat ke mesjid setelah mendengar iqamah dikumandangkan, tetapi di bulan Ramadlan sebelum masuk waktu Isya sudah siap (i’tikaf) di masjid.

Setelah shalat isya dan sunah ba’diyahnya masih mampu melaksanakan shalat sunah sebanyak 11 bahkan sampai 23 rakaat yakni Tarawih dan Witir, yang biasanya pada bulan yang lain setelah shalat berjamaah fardlu isya biasanya langsung pulang, bahkan sunah ba’diyahnyapun sering ditinggal.

Demikian pula dengan bangun malam, tadarus Al-Quran, i’tikaf, shadaqah dan lain-lain terasa lebih ringan dilaksanakan dalam bulan Ramadlan. Inilah makna aqliyahnya dari sabda Nabi Saw di atas: “pintu-pintu surga dibuka” , artinya jalan menuju pintu dan masuk surga Allah Swt terasa lebih terbuka di bulan Ramadlan.

Ketiga, jalan-jalan menuju pintu neraka lebih terjaga pada bulan Ramadlan, sebagai contoh ghibah (menggunjing, gosip), berdusta , marah dan sejenisnya yang pada bulan lain sulit dikendalikan, bahkan kadang kalau sudah mulai ada rasa tanggung kalau tidak diteruskan meskipun dalam hati sadar bahwa itu amal yang dilarang. Tapi di bulan Ramadlan, ketika akan berbohong…spontan terucap: “ah saya sedang puasa”, mau marah..”ah saya sedang puasa”, mau ini…mau itu, spontan tercegah karena kesadaranah saya sedang puasa”.

Keempat, amal-amal yang merupakan ajakan dan godaan syetan untuk melakukan kemaksiatan lebih terjaga dan terpelihara di bulan Ramadlan, sebagaimana contoh pada poin tiga di atas.

Kelima, di masa-masa akhir bulan Ramadlan dimana kecenderungan semangat ibadah sudah mulai kendur dibandingkan awal-awal Ramadlan, Allah menyuntiknya dengan Lailatul Qadar, sehingga terpeliharalah kestabilan ibadah sampai akhir Ramadlan.

—- Wallahu A’lam—-

Baca Artikel Terkait:

“Gratis” >>>Download :

Posted in Akhlak, Arus Balik, Arus Mudik, Berita, Bulan Ramadlan, Download, Hikmah, Ibadah, Islam, Jin, Lailatul Qadar, Mudik, Puasa Ramadlan, Serba serbi, Shaum, Tasawuf | Dengan kaitkata: , , , , , , , , | Leave a Comment »

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Posted by gunawank pada Agustus 11, 2010

Pada hari pertama Ramadlan 1431 H ini (Rabu, 11 Agustus 2010) Gunawank’s Blog mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadlan 1431 H serta mohon maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan yang telah dilakukan. Semoga kita puasa kita serta ibadah-ibadah lain di Bulan Ramadlan ini diterima dan mendapat Ridla Allah SWT. Amin….

Posted in Berita, Bulan Ramadlan, Ibadah, Islam, Lailatul Qadar, Puasa Ramadlan, Serba serbi, Shaum | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

Menyambut Ramadlan 1431 H.

Posted by gunawank pada Agustus 10, 2010

Tidak terasa kita telah berada di penghujung bulan Sya’ban, yang berarti kita akan segera memasuki bulan suci Ramadlan, bulan yang penuh rahmat dan keberkahan, bulan yang di dalamnya dilipat gandakan pahala amal manusia. Sabda Nabi SAW:

قَدْ جَاءَكُمْ شَهْرُ رَمَضَانَ شَهْرٌ مُبَارَكٌ افْتَرَضَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ يُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَيُغْلَقُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَحِيمِ وَتُغَلُّ فِيهِ الشَّيَاطِينُ فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ (رواه احمد

Sesungguhnya telah datang Bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah, dimana Allah mewajibkan kalian untuk berpuasa, pada bulan itu pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu. Pada bulan itu pula terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan”. (HR. Ahmad).

Dalam Hadits lain dijelaskan bahwa:

“Siapa saja yang melakukan amalan sunnah akan dilipatgandakan pahalanya, bagaikan melakukan kewajiban, yang melakukan amalan wajib pahalanya dilipatgandakan 70 (tujuh puluh) kali jika dibanding dengan amalan di luar Bulan Ramadhan, bahkan diamnya orang yang berpuasa pun, mendapatkan suatu pahala, sedang berdzikir dan beribadah akan lebih besar lagi pahalanya”.

Karena kemuliannya inilah Rasulullah SAW pernah bersabda:

.لو تعلم امتى ما فى رمضان لتمنوا أن تكون السنة كلها رمضان

”Jika ummatku mengetahui nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, pasti mereka berkeinginan supaya semua bulan dalam setahun terdiri dari Bulan Ramadhan seluruhnya”.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Akhlak, Astronomi, Berita, Bulan Ramadlan, Ibadah, Islam, Lailatul Qadar, Muhammadiyah, Muktamar NU, Nahdlatul Ulama, NU, Puasa Ramadlan, Serba serbi, Shaum | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , , , , , | 2 Comments »