Gunawank's Blog

Banyak Menolong Pasti Banyak yang Menolong

Archive for the ‘LBH’ Category

Vonis Bebas Buat Janda Pahlawan

Posted by gunawank pada Juli 30, 2010

Masih ingat tulisan di halaman ini yang berjudul “Dua Isteri Pahlawan Dipidana” (18/3/2010), yakni Soertarti Soekarno (78) dan Rusmini (78), dua isteri mantan Tentara  Pelajar yang terancam hukuman penjara selama dua tahun? Negara mempidanakan mereka dengan dakwaan penyerobotan lahan atau tanah orang lain serta menempati rumah yang bukan haknya.

Setelah melalui proses yang sangat panjang, akhirnya pada tanggal 27 Juli 2010 Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang diketuai Djumadi SH memvonis bebas Soetarti Soekarno.

“Biaya perkara dibebankan kepada negara. Tuntutan jaksa dalam perkara ini harus dinyatakan prematur,” kata Djumadi, ketika membaca putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa. “Maka saudara Soetarti Soekarno harus lepas dari tuntutan hukum,” katanya.

Mudah-mudahan putusan ini benar-benar didasari pertimbangan rasa keadilan yang harus menjadi pertimbangan hakim dalam memutus perkara, disamping pertimbangan hukum. Dan semoga pula bukan karena tekanan publik maupun politik.

Selamat datang keadilan, semoga Soetarti-Soetarti yang lain memperoleh rasa keadilan yang sama didalam proses hukum, termasuk saudara Indra Azwan yang saat ini berada di Jakarta setelah berjalan kaki selama 22 hari dari Malang ke Jakarta.

Posted in Akhlak, Berita, LBH, Pahlawan, Pidana, Serba serbi | Dengan kaitkata: , , , , , , , , | Leave a Comment »

Dua Isteri PAHLAWAN Dipidana

Posted by gunawank pada Maret 18, 2010

Alih-alih mendapat fasilitas (sebagaimana hebat dan mewahnya fasilitas bagi para pejabat sekarang), dua orang ibu tua yang almarhum suaminya mendapat  penghargaan dari negara sebagai pahlawan, malah duduk di kursi pesakitan sidang kasus pidana.

Soertarti Soekarno (78) dan Rusmini (78), dua isteri mantan Tentara  Pelajar itu terancam hukuman penjara selama dua tahun. Negara mempidanakan mereka dengan dakwaan penyerobotan lahan atau tanah orang lain serta menempati rumah yang bukan haknya.

Sebenarnya keduanya sejak tahun 1980-1990an telah memperjuangkan kepemilikan rumah tersebut sesuai PP No.40 tahun 1994 bahwa rumah dinas bisa dibeli jika sudah menempati lebih dari 10 tahun. Namun, tak ada respons positif.

Al Ghifari Aqsa dari LBH Jakarta  menyesalkan penyelesaian kasus ini. Sebelum membawa ke ranah pidana, Perum Pegadaian seharusnya menunggu keputusan Pengadilan Tata Usaha Negara atas gugatan dua janda itu. “Seharusnya tidak ada proses pidana, kalaupun ada hendaknya setelah vonis PTUN keluar. Ini semacam bentuk kriminalisasi,” ujarnya.

Dengan kasus ini jelaslah bagaimana pemerintah meperlakukan mereka yang pernah berjasa terhadap negara ini. Kalau pahlawan pejuang saja diperlakukan seperti itu, pantaslah bila ada mantan petinju yang pernah mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional nasibnya hanya menjadi satpam..?!!!

Posted in Akhlak, Berita, Fenomena, LBH, Mafia hukum, Mati syahid, Olah raga, Pahlawan, Pejuang, Pidana, Serba serbi, Tanda-tanda Kiamat, Tokoh Bangsa | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , , , | 2 Comments »