Gunawank's Blog

Banyak Menolong Pasti Banyak yang Menolong

Archive for the ‘MUI’ Category

KH. Zezen Bazul Asyhab; Da’i Kharismatik Dari Sukabumi

Posted by gunawank pada November 20, 2015

KH. M. Zein Zaenal Abidin Bazul Asyhab yang sering dipanggil dengan sapaan akrabnya, ajengan Zezen ini lahir di Sukabumi 60 tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 17 Februari 1955.

Beliau adalah sosok seorang da’i yang tidak pernah kenal lelah dan letih dalam mengamalkan ilmunya serta mengembangkan dakwahnya pada masyarakat, khususnya di Pondok Pesantren Az–Zainiyyah Sukabumi yang dipimpinnya.

Beliau juga dikenal sebagai seorang guru yang sangat disegani oleh semua muridnya, imam yang sangat dicintai di tengah masyarakat, seorang ayah yang sangat sayang terhadap keluarganya, dan seorang imam yang pemikirannya di terima oleh semua kalangan, semua kelompok, dan semua tingkatan masyarakat. Oleh karena itulah murid-murid beliau memanggilnya dengan sebutan ‘Uwa Imam’.

Sebagai sosok kiayi yang tidak pernah surut dari semangat jihad dalam menegakan agama Allah. Beliau paling tidak suka mendengar orang meremehkan agama, mendengar Islam di lecehkan, Islam berada dalam tekanan, dan melihat pengamalan ajaran Islam yang tidak sepenuh daya.

Posted in Akhlak, Artikel Islam, Biografi, In memoriam, Mubaligh, MUI, Muslim, Nahdlatul Ulama, NU, Renungan, Tasawuf, Teladan, Tokoh, Tokoh kharismatik, Tokoh NU, Tokoh Sunda, Ulama, Uswatun Hasanah | Dengan kaitkata: , , , , | Leave a Comment »

PBNU Akan Keluarkan Label Halal Dan Jujur

Posted by gunawank pada Januari 31, 2012

Hari ini, pada usianya genap 86 tahun (31 Januari 1926 – 31 Januari 2012) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) berencana akan menerbitkan label hala dan jujur bagi produk makanan dan jasa. Hal ini dilakukan PBNU dalam rangka merespon keinginan kelompok usahawan yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN).

Keputusan menerbitkan label halal dan jujur ini tidak dimaksudkan untuk menyaingi  Majelis Ulama Indonesia, lembaga yang selama ini menjalankan tugas tersebut. NU siap menjalankan hal tersebut sesuai keinginan masyarakat, khususnya Nahdliyin, baik dari kalangan pengusaha atau konsumen pengguna produk makanan dan jasa. Demikian penegasan Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siroj.

Kiai bergelar Doktor lulusan Universitas Ummul Qura’, Mekah, tersebut juga mengatakan, pihaknya memiliki kemampuan untuk mengeluarkan label halal dan jujur pada suatu produk makanan dan jasa.

“Untuk gedung laboratorium kita sudah punya di Bogor. Kita juga akan libatkan (Lembaga) Bahtsul Masail untuk mengkaji halal haram suatu produk,” tegas Kiai Said di Jakarta, Senin (31/1).

Mudah-mudahan rencana ini berjalan dengan mulus dan memberi manfaat kepada masyarakat banyak, agar benar-benar menjadi Kado Ulang Tahun yang berharga. Amin

Posted in Berita, Halal, Haram, Hot Topic, Hotline News, Info, Info Bisnis, Islam, Jam'iyah, MUI, Nahdlatul Ulama, NU, Organisasi, Ormas Islam, PBNU, Serba serbi, Sertifikasi | Dengan kaitkata: , , , | 4 Comments »

Radiaklisme Subur di Luar Pesantren

Posted by gunawank pada September 19, 2011

Sejumlah penelitian menemukan paham gerakan radikal justru subur berkembang di dalam institusi pendidikan formal atau di luar pesantren. Ini dikatakan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Bahrul Hayat.

Hal itu dimungkinkan, lanjut dia, karena asupan informasi dan transfer nilai keagamaan dalam pendidikan formal tidak diperoleh dalam porsi yang cukup seperti halnya di pesantren. “Konsekuensinya, peserta didik hanya mendapat pendidikan agama secara singkat dan doctrinal sehingga tidak menghasilkan pemahaman yang utuh, dan titik inilah yang sering dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk memasukkan doktrin menyimpang dari nilai dasar agama yang sebenarnya,” katanya.

Pihaknya justru memandang bahwa pesantren memiliki potensi kapasitas sebagai garda terdepan dalam upaya membendung gerakan radikal di Indonesia. Sedangkan pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikam, KH. Hasyim Muzadi mengatakan, pihaknya saat ini sedang terus mengkaji penyebab radikalisme, apakah fanatisme yang berlebihan atau karena adanya kesalahpahaman tentang Islam.

Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu juga mengatakan, pihaknya juga akan meneliti soal haruskah suatu negara menjadi Negara Islam dengan mengkaji ajaran Islam sejak zaman Nabi. :Ini penting untuk mengklarifikasi kenapa bias ada NII (Negara Islam Indonesia), apakah ada dasar syar’i, selain alasan politik,: katanya.

Pihaknya juga akan mengkaji soal terorisme yang berkarakter agama, terorisme dari sudut orang-orang Islamofobia di Barat hingga pihak antiteror yang justru menciptakan terror dalam Islam dengan menciptakan konflik. (mi)

*** Dikutip dari Harian Radar Karawang, Jum’at (16/9/2011).

Posted in Berita, Fenomena, Hot Topic, Hotline News, Islam, MUI, Nahdlatul Ulama, NU, Opini, Opinion, Ormas Islam, PBNU, Pendidikan, Renungan, Serba serbi, Teroris, Terorisme, Topic Hot | Dengan kaitkata: , , | 1 Comment »

MUI Sumut Haramkan Foto Pre Weeding

Posted by gunawank pada Februari 9, 2011

Sudah menjadi tren saat ini para pasangan calon pengantin sebelum acara pernikahan berlangsung melaksanakan acara foto-foto  dengan berbagai pose, gaya, latar bahkan dengan tema tertentu yang dikenal dengan istilah  SESI PRE WEDDING. Foto-foto tersebut biasanya digunakan sebagai hiasan surat undangan atau keperluan lainnya.

Sebenarnya tentang membuat foto sebelum pernikahan sudah sejak dahulu biasa dilakukan oleh calon pengantin, setidaknya sudah sejak adanya alat memotret. Namun yang menjadi tren akhir-akhir ini adalah bahwa kedua calon mempelai yang jelas-jelas belum sah menjadi suami-istri sudah melakukan foto berdua dengan pose-pose yang di dalam agama Islam tidak diperbolehkan, seperti berangkulan, berciuman dan sejenisnya.

Itulah sebabnya, kemudian Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara merasa terpanggil dan berkewajiban mengeluarkan fatwa haram bagi calon pengantin melaksanakan foto pre weeding atau sesi foto sebelum pernikahan, sebagaimana dikatakan Ketua MUI Sumut Prof Abdullah Syah di Medan, Minggu (6/2/2011) siang. Foto pre-wedding yang dimaksud adalah foto mesra calon suami dan calon istri yang dilakukan sebelum akad nikah.

“Foto pre-wedding diharamkan, karena saat berfoto itu mereka belum memiliki ikatan apa-apa. Itu tidak dibenarkan dalam hukum Islam. Kalau mau memasang foto di dalam undangan, pasang saja foto masing-masing bukan foto mesra,” ujar Prof Abdullah Syah yang baru terpilih pada Desember 2010 lalu. (okezone.com, 6/2/2011).

“Foto prewedding diharamkan karena pasangan calon pengantin bermesraan sebelum pernikahan yang saah”.  Demikian disampaikan Ketua Fatwa MUI Sumut Ramlan Yusuh, baru-baru ini. “Dalam ajaran Islam, pasangan yang belum menikah tidak boleh berdekatan apalagi sampai berpelukan. Karena itu lah, pre-wedding dinilai melanggar hukum Islam”, katanya (Metrotvnews, 9/2/2011).

****Gambar di atas hanya ilustrasi, diambil dari Google pencarian gambar.

 

Posted in Berita, Buah bibir, Fatwa, Fenomena, Haram, Hot Topic, Info, MUI, Ormas Islam, Serba serbi, Topic Hot | Dengan kaitkata: , , , | 4 Comments »