Gunawank's Blog

Banyak Menolong Pasti Banyak yang Menolong

Archive for the ‘Musibah’ Category

Seakan Berdemo, 22 Gunung Api Status Waspada Sampai Awas

Posted by gunawank pada November 6, 2010

Entah apa yang terjadi dengan negeri ini, belum juga reda aktifitas Gunung Merapi berikut bencananya, kini telah disusul dengan sederetan gunung api lain yang siap “muntah” dengan status waspada, siaga sampai awas.

Namun pertanyaan berbagai pihak tentang apakah ada kaitannya dengan aktifitas Gunung Merapi…? Menurut Dr Ir R Sukhyar, kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Manusia (KESDM) tidak ada kaitannya sama sekali.

“Setiap gunung api itu memiliki dapur masing-masing. Dapur magmanya itu tidak saling berhubungan satu sama lain. Jadi, Merapi punya sendiri, kemudian Papandayan punya sendiri, anak Krakatau punya sendiri, dan tidak punya hubungan. Jadi, kalau satu aktif, itu tidak berhubungan satu sama lain. Gunung-gunung api yang naik kegiatannya sekarang itu kan tahun lalu sebenarnya sudah meningkat aktivitasnya. Jadi, tidak berhubungan dengan Merapi sama sekali”, katanya sebagainama diberitakan Harian Republika (4/11/2010).

Kalaupun saat ini serentetan gunung api tersebut meningkat aktifitasnya, itu hanya karena kebetulan puncak aktifitasnya terjadi dalam kurun waktu yang hampir sama.

Namun pertanyaan yang terus menggelitik adalah mengapa harus kebetulan terjadi pada tahun ini, dimana selama empat tahun terakhir ini di negeri ini dilanda bencara bertubi-tubi: rentetan tsunami, rentetan gempa bumi, banjir dan sebagainya.

Inilah daftar gunung api yang saat ini meningkat aktifitasnya berikut status masing-masing:

A. Status Waspada (Level I):

  1. Seulawah Agam         (Aceh)
  2. Sinabung                (Sumatra Utara)
  3. Talang                     (Sumatra Barat)
  4. Kaba                       (Bengkulu)
  5. Kerinci                     (Jambi)
  6. Anak Krakatau         (Lampung)
  7. Papandayan            (Jawa Barat)
  8. Slamet                    (Jawa Tengah)
  9. Bromo                    (Jawa Timur)
  10. Semeru                  (Jawa Timur)
  11. Batur                     (Bali)
  12. Rinjani                    (NTB)
  13. Sangenag Api          (NTB)
  14. Egon                      (NTT)
  15. Rokatenda             (NTT)
  16. Soputan                (Sulawesi Utara)
  17. Lokon                   (Sulawesi Utara)
  18. Gamalama            (Maluku Utara)
  19. Dukono                (Maluku Utara)

B. Status Siaga (Level II) :

  1. Karangetang           (Sulawesi Utara)
  2. Ibu                        (Maluku Utara)

C. Status Awas (Level III) :

  1. Merapi                   (Jawa Tengah/DIY)

Sumber: KESDM; DAFTAR GUNUNG API DENGAN STATUS WASPADA

Posted in bencana, Bencana Alam, Berita, Daftar, Fenomena, Fenomena alam, Gunung meletus, Gunung Merapi, Hot Topic, Hotline News, Indonesia, Merapi meletus, Musibah, Pray for Indonesia, Rekor, Serba serbi, Topic Hot | Dengan kaitkata: , , , , , | Leave a Comment »

Tips: Cara Menghadapi Musibah

Posted by gunawank pada November 1, 2010

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan.
Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar”.
(QS.Al-Baqarah: 155)

Musibah atau bencana yang menimpa manusia berdasarkan tujuannya dapat diklasifisikasikan menjadi 3 macam, yaitu apabila ditimpakan kepada orang-orang yang beriman dikategorikan sebagi bala atau ujian. Yakni melalui musibah tersebut Allah ingin meningkatkan derajat keimanan hambanya. Sudah barang tentu bagi lulus dalam menghadapi ujian tersebut.

Apabila musibah itu ditimpakan kepada orang-orang fasik, yaitu orang-orang yang rusak imannya karena banyak berbuat maksiat, melanggar larangan Allah, maka musibah tersebut termasuk kategori teguran. Melalui musibah itu Allah ingin menegur manusia agar menyadari kesalahannya dan kemudian memperbaikinya.

Sedangkan apabila ditimpakan kepada manusia-manusia yang ingkar, orang-orang kafir termasuk azab atau siksa atas kekufurannya dan sebagai gambaran bahwa mereka akan mendapat siksa yang jauh lebih dahsyat di akhirat kelak.

Untuk kategori pertama dan kedua, salah satu kuncinya adalah sabar . Jika merka sabar dalam menerima musibah tersebut maka termasuk orang-orang yang lulus dalam ujian dan akan meningkat derajat keimanannya. Mereka inilah yang akan mendapat kabar gembira dari Allah SWT atas prestasinya itu. Tetapi bila tidak, maka mereka termasuk manusia yang merugi.

Lalu bagaimana bentuk sabar yang dimaksud…?

Dalam ayat berikutnya Allah menjelaskan arti orang-orang yang bersabar sebagaimana firman-Nya yang artinya: “(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun” (QS. Al-Baqarah: 156)

Berdasarkan ayat di atas dapat disimpulkan bahwa sabar dalam menghadapi musibah adalah menerima dan berkeyakinan bahwa musibah tersebut terjadi atas kehendak Allah dan apapun yang terjadi semuanya datang dari Allah dan akan kembali kepada-Nya.

Dengan kata lain agar kita selamat dalam menghadapi musibah, dalam arti selamat jiwa, raga dan yang terpenting selamat aqidah adalah lisan mengucapkan kalimah “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun”, sementara hati membenarkannya dengan keyakinan bahwa semuanya datang dari Allah dan semuanya pula akan kembali kepada-Nya. Artinya ketika dalam musibah tersebut terjadi kehilangan harta, yakinkan bahwa asalnya juga kita tidak punya sesuatu apapun karena semuanya yang kita miliki itu hanya pemberian Allah dan sekarang melalui musibah tersebut kita kembali tidak punya harta, yakin itu karena diambil kembali oleh Sang Pemilik, Allah SWT.

Dengan demikian jiwa kita akan selamat dari goncangan jiwa akibat hilangnya harta, orangtua, anak, faimili dan segala sesuatu yang kita cintai. Raga kitapun akan selamat karena tidak akan memaksakan diri untuk tetap bertahan dirumah atau kembali ke rumah setelah berada di lokasi pengungsian hanya karena untuk menyelamatkan harta. Aqidah juga akan selamat sehingga tidak akan menyalahkan siapapun termasuk diri sendiri terkait musibah tersebut, justru sebaliknya akan meningkatkan keimanan dan kualitas ibadah kepada-Nya.

Wallahu A’lam

Posted in Akhlak, bencana, Cara mengatasi masalah, Hot Topic, Hotline News, Ibadah, Iman, Musibah, Sabar, Serba serbi, Shabar, Solusi, Tips, Topic Hot, Uncategorized | Dengan kaitkata: , , | 4 Comments »

Mbah Marijan, Lelaki “Perkasa” itu Temui Ajal

Posted by gunawank pada Oktober 28, 2010

Letusan Gunung Merapi Selasa petang (26/10/2010) bukan saja meluluh lantakan pepohonan, membunuh hewan-hewan secara mengenaskan dan menyebabkan puluhan jiwa manusia melayang, tetapi juga menewaskan Mbah Marijan sang juru kunci Gunung Merapi.

Lelaki tua berusia 83 tahun yang menyandang nama Raden Ngabehi Surakso Hargo itu ditemukan tewas dalam posisi bersujud di dapur rumahnya. Jenazah Mbah Maridjan dikenali salah satunya dari baju batik dan kopiah yang dipakai.

Meskipun sejumlah pihak telah berusaha membujuknya, Mbah Maridjan tetap bersikukuh tidak mau mengungsi dan tetap tinggal di kediamannya yang berjarak sekitar enam kilometer dari puncak gunung teraktif di dunia itu.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Awan panas, bencana, Bencana Alam, Berita, Fenomena, Fenomena alam, Gunung meletus, Gunung Merapi, Hot Topic, Hotline News, Merapi meletus, Musibah, Serba serbi, Topic Hot | Dengan kaitkata: , , , , , , | Leave a Comment »

Ruwatan untuk Negeri Sejuta Bencana

Posted by gunawank pada Oktober 7, 2010

Beberapa tahun terakhir ini negeri yang dulu terkenal ayem tentrem gemah ripah lohjinawi, subur makmur dengan kekayaan alam yang melimpah ruah serta masyarakat yang ramah, sopan dan suka bergotong royong telah berubah menjadi negeri yang penuh bencana: gempa bumi beruntun, sunami, banjir bandang, kebakaran, ledakan tabung gas, ledakan bom, tawuran pelajar, mahasiswa, suporter sepak bola, penonton pertunjukan, perang antar kampung, antar etnis ditambah lagi kecelakan transportasi darat, laut maupun udara.

Belum lagi orang yang harus meninggal dunia sia-sia karena terinjak, terhimpit saat berebut pembagian zakat, sedekah, BLT dan sebagainya yang semakin menambah panjang rentetan catatan bencana di negeri ini.

Entah saking pusing dan bingungnya menyaksikan kenyataan ini, samai-sampai AM Fatwa yang jelas-jelas seorang intelektual muslim dan anggota DPR RI itu mengusulkan agar negeri ini “diruwat”. Istilah yang sebenarnya tidak ditemukan dalam kamus ajaran Islam.

“Ya, perlu diruwat negeri ini karena banyak kejadian-kejadian terjadi secara beruntun. Kalau diruwat, mudah-mudahan tidak terjadi lagi,” katanya di Gedung DPD RI, Jakarta, Jumat (1/10/2010) sebagaimana diberitakan Metrotvnews.com (1/10/2010).

Baca entri selengkapnya »

Posted in Akhlak, bencana, Berita, Hikmah, Musibah, Ruwatan, Serba serbi | Dengan kaitkata: , , , , , , , , | Leave a Comment »

Hipnotis Tobat…Karena Mendapat Musibat ?!

Posted by gunawank pada September 22, 2010

Ini bukan cerita atau dongeng…tetapi benar-benar terjadi menjelang akhir Ramadlan yang baru lalu dan dialami langsung oleh salah seorang saudara penulis yang tinggal di daerah Purwakarta, Jawa Barat, sebut saja Eti (demi menjaga etika mohon maaf  penulis tidak bisa menyebutkan nama sebenarnya).

Pada suatu hari Eti yang saat itu sendirian di rumah karena suaminya sedang bekerja, tiba-tiba didatangi seseorang pria dengan menyodorkan map permohonan sumbangan. Entah karena apa…dengan mudahnya Eti mengeluarkan isi dompetnya yang hanya tersimpan uang Rp. 100.000 itu dan diberikan semuanya. Bahkan…bukan hanya itu, uang yang tersipan di dalam dompet suaminyapun sebesar Rp. 700.000 diberikan semuanya.

Ia baru menyadari apa yang dilakukannya itu setelah orang tersebut berlalu dan pergi entah kemana. Eti kebingunan apa yang harus dikatakan kepada suaminya jika ia datang nanti. Perasaan bersalah dan takut dimarahi suami terus menghantui pikirannya.

Untungnya sang suami termasuk orang yang bijaksana. Ketika Eti menuturkan  (tentunya dengan perasaan berat) apa yang telah dialaminya itu…suaminya menyadarinya bahwa hal itu bukan kesalahannya semata, “Biarlah yang sudah terjadi….mungkin itu bukan milik kita. Ikhlaskan saja…”, katanya.

Dua hari kemudian, ketika Eti baru saja selesai shalat Shubuh…tiba-tiba dia didatangi lagi seorang laki-laki yang langsung tersungkur seraya mencium kakinya. Etipun terkesima menyaksikan tingkah aneh laki-laki yang baru datang di hadapannya itu.

“Ampun…neng ! bapak mohon maaf sebesar-besarnya telah berbuat jahat pada neng.  Bapak telah salah mempergunakan ilmu yang dimiliki untuk perbuatan jahat. Istri bapak baru saja melahirkan dan…bayi kami yang baru lahir tersebut kedua tangannya…buntung. Oleh karena itu bapak sengaja dari Cirebon buru-buru datang ke eneng untuk mengembalikan uang eneng…namun karena telah terpakai..bapak hanya bisa mengembalikan Rp. 500.000 saja. Mohon diterima dan sekali lagi..mohon maaf !”, kata orang itu.

Eti baru sadar kalau ternyata orang yang tersungkur mencium kakinya itu adalah orang yang datang dua hari sebelumnya meng-hipnotis-nya sehingga dia dengan mudah dan tanpa sadar menyerahkan uang Rp. 800.000,-

Mudah-mudahan tulisan ini dibaca oleh mereka yang memiliki ilmu sejenis, terutama bagi yang telah salah mempergunakan ilmu ini dijalan yang salah, sehingga cepat bertobat dan mempergunakan ilmunya itu untuk kemaslahatan. Amin

Baca Artikel Terkait:

“Gratis” >>>Download :

Posted in Akhlak, Berita, Bulan Ramadlan, Fenomena, Hikmah, Hipnotis, Keajaiban dunia, Musibah, Pelajaran, Serba serbi, Teladan, Tobat | Dengan kaitkata: , , , , , , | Leave a Comment »