Gunawank's Blog

Banyak Menolong Pasti Banyak yang Menolong

Archive for the ‘Polisi’ Category

Akhirnya……. Pak Polisi Itu Jatuh !

Posted by gunawank pada Maret 6, 2014

Sore tadi sekitar pukul 20.00 WIB, ketika aku dan istriku baru pulang menjenguk saudara kami yang terkena musibah jatuh dari sepeda motor, dan kami sedang berada di bundaran Masjid Raya Puri Telukjambe ke arah jalan Johar-Telukjambe dan posisi kami berada di belakang truk karena di samping harus menikung mengitari bundaran setelah itu harus mebelok ke kiri menuju jalan ke arah simpang tiga Johar-Telukjambe-Puri Telukjambe (Simpang Al-Mushlih) yang hanya satu jalur (jalur kanan karena jalur kirinya rusak) tetapi digunakan dua arah, tiba-tiba ada sepeda motor mendahului truk dari sebelah kiri truk tepat saat truk belok kiri. “Nekad benar itu orang..!”, pikirku.

Setelah aku berhasil mendahului truk yang berjalan lambat karena berat penuh muatan, pandanganku tertuju pada sepeda motor yang berjalan kencang dan beberapa kali mendahului beberapa sepeda motor lain secara zigzag kiri-kanan. Aku sebenarnya tidak terlalu peduli dengan ulah pengendara tersebut karena berada di depanku karena akhirnya motor tersebut tertahan di belakang sebuah mobil dan tidak dapat mendahuluinya karena kendaraan dari arah berlawanan sedang ramai, sehingga aku dapat menyusulnya tepat berada di samping sepeda motor tersebut.

Karena akan menghadiri pengajian di Ponpes Al-Mushlih tempat aku mengajar, ketika ada kesempatan mendahului mobil di depanku kendaraan dari arah berlawanan kosong aku naikan kecepatan sepeda motorku untuk mendahului mobil tersebut. Namun, ketika aku ambil kanan tiba-tiba sepeda motor tersebut mendahuluiku dari sebelah kiriku. Tentu saja aku terkejut namun alhamdulillah masih dapat mengendalikan kemudi motorku sampai berhasil mendahului mobil itu.

Terdorong rasa penasaran siapa pengendara sepeda motor tersebut dan bermaksud menegurnya, maka aku kejar dia karena aku yakin dapat mendahului dia karena aku paham betul kondisi jalan tepat di samping Ponpes Al-Mushlih rusak berlubang, dan benar saja aku berhasil mendahuluinya. Lalu aku giring dia untuk menepi, tetapi dia berhasil untuk lolos walaupun akhirnya aku berhasil memaksa dia menepi.

Ketika kubuka helm diapun membuka helemnya sambil mendahului membentakku,”Ada apa…..? Mau urusan..?”, katanya dengan nada tinggi. Aku tidak menjawabnya, hanya kutatap terus mukanya. “Memang apa salahku…? Mau urusan….? Ayo urusan di kantorku!”, bentaknya lagi.

Kata terakhir itulah yang memancing emosiku. Kelihatannya sombong sekali ini orang. Akupun mulai buka suara, “Anda seorang polisi, ya..?”, tanyaku dengan suara balas membentak. Karena pikirku, orang angkuh dan sombong, apalagi seorang aparat negara harus disombongi lagi. Dalam kaidah fiqihnya Imam Syafi’i menyatakan: “Ketakaburan tidak boleh dilawan dengan ketakaburan lagi”, tetapi dalam kondisi tertentu (untuk memberi pelajaran, misalnya) kaidah mustasnayat-nya (kaidah pengecualiannya) menyatakan: “Orang sombong harus dilawan dengan kesombongan lagi”.

“Ya, saya polisi. Kenapa ? Mau urusan di kantorku ? Memang apa kesalahanku ?”, jawabnya menantang.

“Oh…, pantas ! Kalau anda seorang polisi sedangkan saya cuma ustadz yang tidak tahu peraturan lalulintas. Anda seorang polisi yang sangat ahli dalam aturan dan bertanya tentang kesalahan, berarti saya yang gila karena berani menegur pak polisi yang jagonya peraturan”, dengan nada yang sangat keras. “Kalau anda menawarkan urusan di kantor anda, maka saya yang gila ini menawarkan kita selesaikan urusan ini di kantorku !”, lanjutku sambil menunjuk ke arah Ponpes Al-Mushlih yang memang tepat di seberang jalan tempat kami berada.

“Ya, sudahlah……… ! malu dilihatin orang (dan memang pengunjung rumah makan mulai mengarahkan panfangannya ke kami yang berada di sampingnya)…!’, katanya sambil berusaha ‘kabur’. Akupun semakin terpancing, karena maksudku untuk menyadarkannya belum sampai. Maka iteriku kusruruh turun yang sejak tadi masih berada di atas sepeda motor, lalu ku kejar dia yang telah cukup jauh karena kendaraanya dipancu cukup kencang.

Dan………., buk ! Mungkin karena terburu-buru, saat belok kiri ke arah Johar berusaha mendahului kendaraan lain dari sebelah kiri, tidak sadar atau mungkin tidak tahu bahwa ada lubang cukup dalam, dan diapun terjatuh tertindih sepeda motornya yang terguling…………………………

Melalui tulisan ini aku ingin meyampaikan permohonan maaf (karena aku tidak mengetahui alamat tinggal maupun kantor pa polisi itu). Aku bentak-bentak beliau bukan karena benci polisi, tetapi ingin memberi kesadaran (karena aku merasa usiaku jauh lebih tua dari pa polisi tersebut) kepada oknum-oknum yang secara tidak sadar atas tindakannya itu dapat merusak citra polisi, aparat yang mengemban tugas mulia. Wallahu a’lam.

Iklan

Posted in Akhlak, Hikmah, Insiden, Karawang, Kepribadian, Kisah, Kisah Nyata, Kisahku, Musibah, Polisi, Sepeda Motor, Serba serbi | Dengan kaitkata: , , | 1 Comment »

Kasus Simulator SIM; Waspadai “Cicak vs Buaya Jilid 2″”

Posted by gunawank pada Agustus 1, 2012

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak Senin, 30 Juli pukul 16.00 WIB hingga Selasa, 31 Juli, pukul 05.00 dinihari telah melakukan penggeledahan terhadap Kantor Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Jalan MT Haryono, Jakarta Timur selama sekira 13 jam. Penggeledahan di bawah komando Direktur Penuntutan, Warih Sardono yang melibatkan sedikitnya 30 penyidik KPK  ini berhasil menyita puluhan dokumen, terkait dugaan korupsi pengadaan Simulator SIM tahun 2011 senilai Rp193 Miliar yang menyeret mantan Kepala Korlantas Polri, Inspektur Jenderal Djoko Susilo sebagai tersangka.

Djoko Susilo yang saat ini menjabat  Gubernur Akpol di Semarang ditetapkan KPK sebagai tersangka pada 27 Juli lalu.

Saat penggeledahan baru mulai berjalan, sempat terjadi ketegangan. Penyidik KPK tidak diizinkan oleh polisi untuk melakukan penggeledahan, sehingga Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto, dan Busyro Muqodas, datang ke lokasi dan bertemu langsung dengan Kabareskrim Polri Komjen Pol Sutarman yang langsung turun tangan melihat proses penggeledahan tersebut. Setelah itu barulah penggeledahan berjalan.

Menurut Polri, insiden ini terjadi bukan karena Polri mau menghalangi penyidik KPK, tapi hanya karena miskomunikasi, mengingat Polri juga sementara sedang menangani kasus ini dan telah melakukan pemeriksaan terhadap 33 orang saksi.

Namun, ternyata insiden ketegangan terjadi lagi saat rombongan mobil yang menganggkut petugas KPK plus tumpukan dokumen hasil penggeladahan akan meninggalkan gedung Korlantas dihadang portal di pintu keluar, sehingga para petugas KPK harus turun dan berganti kendaraan yang berada di luar area gedung untuk meninggalkan gedung Korlantas Polri tersebut.

Tak ayal kedua kejadian ini memunculkan dugaan sekaligus kekhawatiran akan terulangnya kasus Bibit-Candra vs Anggodo yang dikenal dengan “Cicak vs Buaya”. Meski hal ini ditampik baik oleh petinggi KPK maupun Polri, namun peran Presiden untuk turun  tangan dalam kasus ini sangat besar agar kasus “Cicak vs Buaya jilid 2” benar-benar tidak terjadi.

Posted in Akhlak, Berita, Buah bibir, Hot Topic, Hotline News, Indonesia, Info, Insiden, Korupsi, Koruptor, KPK, Pemberantasan korupsi, Polisi, Serba serbi, Topic Hot | Dengan kaitkata: , , , , | 6 Comments »

Informasi Pendaftaran Brigadir Polisi Polda Jatim Tahun 2012

Posted by gunawank pada Januari 3, 2012

DI INFORMASIKAN BAHWA AKAN DIBUKA PENDAFTARAN BRIGPOL TA 2012 SEBANYAK 2000 ORANG YANG TERDIRI DARI 1800 PRIA DAN 200 WANITA YANG RENCANA :

  • PENDAFTARAN MULAI DIBUKA TGL:  4 JANUARI 2012
  • PEMBUKAAN  PENDIDIKKAN TANGGAL:  7 MARET 2012

UNTUK PERSYARATAN DAN TAHAPAN SELEKSI PENERIMAAN BRIGPOL TA 2012 AKAN DI INFORMASIKAN LEBIH LANJUT.

*) Bagi yang berminat, silakan kunjungi terus blog ini untuk informasi mendapatkan selanjutnya.

***Sumber: Biro SDM Polda Jatim

Posted in Berita, Daftar, Download, Info, Polisi, Serba serbi | Dengan kaitkata: , , , | 3 Comments »

Bertindak Gegabah, Pak Polisipun Terkana Ledakan Bom.

Posted by gunawank pada Maret 16, 2011

Peristiwa meledaknya BOM BUKU di Utan Kayu, Jakarta Timur, yang terjadi Selasa sore, 15 Maret 2011 sungguh mengerikan dan sekaligus…MENGGELIKAN. Betapa tidak, kok bisa seorang komisaris polisi bertindak gegabah dalam menangani benda yang dicurigai bom.

Sebagaimana diberitakan berbagai media masa cetak maupun elektronik, Kantor Berita Radio 68 H dikirimi paket berisi buku  dengan judul Mereka Harus Dibunuh Karena Dosa-Dosa Mereka terhadap Islam dan Kaum Muslim dan benda aneh yang dicurigai sebagai bom. Paket sampul coklat itu dikirim untuk tokoh Jaringan Islam Liberal (JIL) Ulil Abshar Abdalla.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Aneh tapi nyata, Believe it or not, Berita, Buah bibir, Fenomena, Hikmah, Hot Topic, Hotline News, Info, Polisi, Potret, Serba serbi, Teror, Teroris, Topic Hot | Dengan kaitkata: , , , , , | 3 Comments »

Polisi Jujur Ala Gus Dur; Kasus Gayus Nonton Tenis

Posted by gunawank pada November 13, 2010

“Di negeri ini hanya ada tiga polisi yang jujur :
Pertama, patung polisi.
Kedua, polisi tidur.
Ketiga, polisi Hoegeng (mantan Kapolri).”

(Gus Dur)


Mencuatnya kasus Gayus nonton pertandingan Tenis International di Bali membuahkan status tersangka 9 anggota Polisi yang bertugas di tahanan Brimob Kelapa Dua Depok, karena diduga menerima suap dari “Penjahat” pajak tersebut agar bisa bebas “jalan-jalan” ke luar dari tahanan.

Mendengar berita tersebut, tentunya kita seluruh rakyat Indonesia (tentunya yang bukan Polisi) terenyuh dan bertanya-tanya, “kok bisa…, Polisi sebagai aparat penegak hukum yang seharusnya berada di garda terdepan dalam Pemberantasan Korupsi, malah….melakukan korupsi ?!”.

Di samping itu, menyimak pernyataan resmi Polri bahwa kasus suap ini hanya berhenti sampai di 9 orang tersebut tentunya menmbulkan sejumlah pertanyaan:

  1. Apa betul hanya sampai di situ, padahal kasusnya terjadi tidak hanya sekali..?.
  2. Bagaimana bisa ke dalam tahanan membawa uang cash sebesar itu…? Bukankah setiap pengunjung/penjenguk diperiksa super ketat…?
  3. Menggunakan apa Gayus ke Bali, kok tidak terdetek di Bandara kalau dia menggunkan pesawat (karena tidak ungkin lewat darat)…?
  4. Apa mungkin ke Bali hanya untuk nonton pertandingan tenis, padahal menurut informasi beliau tidak hobi tenis..? Tidakkah ada agenda lain yang lebih penting dari sekedar nonton pertandingan tenis…?
  5. Pertanyaan-pertanyaan ini dan akan lebih banyak lagi…seharusnya menjadi pertanyaan para penyidik, tapi kenapa berhenti pada 9 orang itu ? Persoalannya antara mau dan tidak mau atau mungkin karena boleh dan tidak boleh…?

Atau, jangan-jangan benar apa yang selama ini dianggap hanya sebagai kelakar almarhum Gus Dur: “Di negeri ini hanya ada tiga polisi jujur yaitu patung polisi, polisi tidur dan polisi Hoegeng…”

Wallahu a’lam.

Posted in Akhlak, Aneh tapi nyata, Believe it or not, Berita, Fenomena, Gus Dur, Hot Topic, Hotline News, Korupsi, Koruptor, Mafia hukum, Opini, Opinion, Polisi, Serba serbi, Topic Hot | Dengan kaitkata: , , , , | Leave a Comment »