Gunawank's Blog

Banyak Menolong Pasti Banyak yang Menolong

Archive for the ‘Shabar’ Category

Iman dan Amal Soleh, Kunci Kebahagiaan Hidup di Dunia dan Akhirat

Posted by gunawank pada Oktober 1, 2011

Hari berganti hari, bulan berganti bulan dan pergantian tahun ke tahunpun terus kita lalui.  Tanpa terasa hitungan umur kitapun terus bertambah yang pada hakekatnya sebenarnya dengan pergantian tahun itu, berarti jatah usia kita semakin berkurang. Atau dengan kata lain, kesempatan kita untuk mengabdi dan berbakti, menghambakan diri kita kepada al-Kholik, Allah SWT semakin berkurang.

Firman allah dalam Al-Quran Suart Al-Ashr ayat 1-3:

والعصر * ان الانسان لفى خسر * الا الذين امنوا وعملواالصلحات وتواصوا بالحقّ وتواصوا بالصبر *

”Demi waktu. Sesungguhnya manusia itu dalam keadaan merugi. Kecuali bagi mereka yang beriman dan beramal soleh, dan orang-orang yang senantiasa saling nasihat-menasihati dalam kebenaran dan kesabaran”. Baca entri selengkapnya »

Posted in Akhlak, Artikel Islam, Ibadah, Iman, Islam, Muslim, Shabar | Dengan kaitkata: , , , , , | Leave a Comment »

Video: Detik-Detik Gempa Jepang 8,9 SR

Posted by gunawank pada Maret 13, 2011

Inilah video detik-detik gempa dan tsunami Jepang yang terjadi pada tanggal 11 Maret 2011 pukul 14.45 waktu setempat.

Getaran gempa mengguncang Jepang

Gempa berkekuatan 9,8 SR menyebabkan Tsunami setingg 10 m

Kerusakan akibat gempa dan tsunami

Baca Artikel Terkait:

Posted in Banjir, bencana, Bencana Alam, Berita, Buah bibir, Fenomena, Fenomena alam, Gempa Bumi, Hot Topic, Hotline News, In memoriam, Info, Shabar, Topic Hot, Tsunami | Dengan kaitkata: , , , , , , | 1 Comment »

Tips: Cara Menghadapi Musibah

Posted by gunawank pada November 1, 2010

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan.
Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar”.
(QS.Al-Baqarah: 155)

Musibah atau bencana yang menimpa manusia berdasarkan tujuannya dapat diklasifisikasikan menjadi 3 macam, yaitu apabila ditimpakan kepada orang-orang yang beriman dikategorikan sebagi bala atau ujian. Yakni melalui musibah tersebut Allah ingin meningkatkan derajat keimanan hambanya. Sudah barang tentu bagi lulus dalam menghadapi ujian tersebut.

Apabila musibah itu ditimpakan kepada orang-orang fasik, yaitu orang-orang yang rusak imannya karena banyak berbuat maksiat, melanggar larangan Allah, maka musibah tersebut termasuk kategori teguran. Melalui musibah itu Allah ingin menegur manusia agar menyadari kesalahannya dan kemudian memperbaikinya.

Sedangkan apabila ditimpakan kepada manusia-manusia yang ingkar, orang-orang kafir termasuk azab atau siksa atas kekufurannya dan sebagai gambaran bahwa mereka akan mendapat siksa yang jauh lebih dahsyat di akhirat kelak.

Untuk kategori pertama dan kedua, salah satu kuncinya adalah sabar . Jika merka sabar dalam menerima musibah tersebut maka termasuk orang-orang yang lulus dalam ujian dan akan meningkat derajat keimanannya. Mereka inilah yang akan mendapat kabar gembira dari Allah SWT atas prestasinya itu. Tetapi bila tidak, maka mereka termasuk manusia yang merugi.

Lalu bagaimana bentuk sabar yang dimaksud…?

Dalam ayat berikutnya Allah menjelaskan arti orang-orang yang bersabar sebagaimana firman-Nya yang artinya: “(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun” (QS. Al-Baqarah: 156)

Berdasarkan ayat di atas dapat disimpulkan bahwa sabar dalam menghadapi musibah adalah menerima dan berkeyakinan bahwa musibah tersebut terjadi atas kehendak Allah dan apapun yang terjadi semuanya datang dari Allah dan akan kembali kepada-Nya.

Dengan kata lain agar kita selamat dalam menghadapi musibah, dalam arti selamat jiwa, raga dan yang terpenting selamat aqidah adalah lisan mengucapkan kalimah “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun”, sementara hati membenarkannya dengan keyakinan bahwa semuanya datang dari Allah dan semuanya pula akan kembali kepada-Nya. Artinya ketika dalam musibah tersebut terjadi kehilangan harta, yakinkan bahwa asalnya juga kita tidak punya sesuatu apapun karena semuanya yang kita miliki itu hanya pemberian Allah dan sekarang melalui musibah tersebut kita kembali tidak punya harta, yakin itu karena diambil kembali oleh Sang Pemilik, Allah SWT.

Dengan demikian jiwa kita akan selamat dari goncangan jiwa akibat hilangnya harta, orangtua, anak, faimili dan segala sesuatu yang kita cintai. Raga kitapun akan selamat karena tidak akan memaksakan diri untuk tetap bertahan dirumah atau kembali ke rumah setelah berada di lokasi pengungsian hanya karena untuk menyelamatkan harta. Aqidah juga akan selamat sehingga tidak akan menyalahkan siapapun termasuk diri sendiri terkait musibah tersebut, justru sebaliknya akan meningkatkan keimanan dan kualitas ibadah kepada-Nya.

Wallahu A’lam

Posted in Akhlak, bencana, Cara mengatasi masalah, Hot Topic, Hotline News, Ibadah, Iman, Musibah, Sabar, Serba serbi, Shabar, Solusi, Tips, Topic Hot, Uncategorized | Dengan kaitkata: , , | 4 Comments »