Gunawank's Blog

Banyak Menolong Pasti Banyak yang Menolong

Posts Tagged ‘Lelucon’

Lagu Terakhir Bang Haji Rhoma Irama

Posted by gunawank pada Maret 5, 2014

Daman, Si Dangdut Mania khususnya lagu-lagu Bang Haji Rhoma boleh dibilang Pencinta Berat Bang Haji dan Sonetanya. Saat mengetahui idolanya nyalon Presiden, iapun berusaha meyakinkan dukungannya kepada temannya, Haroman. Inilah cuplikan dialog keduanya:

Daman : “Tahukah kamu, mengapa Bang Haji mencalonkan diri menjadi Presiden ?”

Haroman : “Kagak, tuh !”

Daman : “Setelah beliau “BERKELANA” sekian lama ke berbagai pelosok negeri ini dengan “GITAR TUA”-nya sejak “BUJANGAN” serta melalui “PERJUANGAN DAN DO’A” dari para “SAHABAT” beliau menyaksikan rakyat banyak yang “MERANA” karena “LAPAR” serta gila “JUDI” dan menjadi pecandu “MIRASANTIKA”, bahkan ada yang “DIADU DOMBA”, sehingga dengan semangat “DARAH MUDA”-nya serta mengikuti “KATA PUJANGGA”, dengan mengucap “BISMILLAH” beliau “PENASARAN” ingin jadi Presiden karena “RINDU” kemakmuran rakyat dan agar “KAWULA MUDA” bebas dari narkoba”.

Haroman : “Wah… waah….., hebat benar kau ini sampai hapal judul-judul lagu Bang Haji dan merangkainya menjadi kalimat yang mempesona bagaikan “PELANGI” dan terdengar “SYAHDU” bagaikan “DAWAI ASMARA”.

Daman : “Begitulah “PESONA” Bang Haji !”

Haroman : “Kalau benar kau pecinta Bang Haji, coba sebutkan judul lagu Bang Haji yang terakhir !”

Daman : “Ya “MALAM TERAKHIR” ….!”

Haroman : “Salah……! Yang benar….. “HARI INI HARI KIAMAT”…..!”

Daman : “???????!!!!!!….. Benar juga. Ga bikin lagu lagi kalau sudah kiamat, he…he…heeeee……….!”

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Posted in Hot Topic, Seniman, Sertifikasi | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »

Humor Gusdur: Kebijakan Baru Yang Menyengsarakan Anggota DPR

Posted by gunawank pada Desember 16, 2011

SUATU hari di negara antah berantah, muncul suatu kebijakan baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya di negara lain.

Kebijakan itu yakni, setiap orang yang berstatus wakil dinaikkan pangkatnya. Wakil presiden jadi presiden, wakil direktur menjadi direktur, wakil komandan menjadi komandan  wakil gubernur menjadi gubernur, wakil RT menjadi ketua RT dan seterusnya. Yang penting dalam program ini tidak ada penggusuran posisi. Perkara ada posisi ganda, itu bisa diatur dalam pembagian tugasnya.

Masalah pembengkakan anggaran, semua ditanggung oleh negara. Sesudah mantap dengan rencana itu, diajukanlah program ini ke DPR untuk mendapatkan persetujuan mereka. Ternyata mereka menolak. Betul-betul menolak keras. Bahkan, ditolak mentah-mentah dengan sangat keras.

Alasannya, program ini menyengsarakan anggota DPR. Bayangkan, mereka akan berubah status dari wakil rakyat menjadi rakyat.

(Dikutif dari : http://news.okezone.com/)

Posted in Akhlak, DPR, Guru bangsa, Gus Dur, Hikmah, Kisah, Politik, Potret, Renungan, Serba serbi, Tokoh, Wakil rakyat | Dengan kaitkata: , , , , | 12 Comments »