Gunawank's Blog

Banyak Menolong Pasti Banyak yang Menolong

Posts Tagged ‘Mengejek’

Jangan Menghina, Mengejek atau Mengolok-olok

Posted by gunawank pada April 6, 2018

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا يَسْخَرْ قَومٌ مِنْ قَوْمٍ عَسَى أَنْ يَكُونُوا خَيْرًا مِنْهُمْ وَلا نِسَاءٌ مِنْ نِسَاءٍ عَسَى أَنْ يَكُنَّ خَيْرًا مِنْهُنَّ وَلا تَلْمِزُوا أَنْفُسَكُمْ وَلا تَنَابَزُوا بِالألْقَابِ بِئْسَ الاسْمُ الْفُسُوقُ بَعْدَ الإيمَانِ وَمَنْ لَمْ يَتُبْ فَأُولَئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ

“Hai orang-orang yang beriman janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olok) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barang siapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang lalim.” (QS. Al-Hujurat: 11)

لا تسخر من المبتلى في بيته بأن تقول عنه “ضعيف شخصية ” ف ( نوح عليه السلام ) كانت زوجته عاصية لكنه كان عند الله صفيا

• Jangan mengejek seorang yang tertimpa musibah dalam rumah tangganya dengan menyebutnya sebagai seorang yang berkepribadian lemah. Nabi Nuh as di sisi Allah adalah seorang pilihan, padahal istrinya adalah seorang wanita pendosa.

لا تسخر من المنبوذ من قومه بأن تقول عنه ” عديم قيمة ” ف ( إبراهيم عليه السلام ) كان منبوذا في قومه  لكنه كان عند الله خليلا

• Jangan mencela seorang yang terusir dari komunitasnya dengan menyebutnya sebagai seorang yang tak berharga. Nabi Ibrahim as juga seorang yang terusir dari komunitasnya, tapi di sisi Allah adalah seorang kekasih-Nya.

لا تسخر من السجين بأن تقول عنه ” ظالم مجرم ” ف ( يوسف عليه السلام ) كان سجيناً لكنه كان عند الله صديقاً

• Jangan (langsung) mencaci seorang narapidana dengan menyebutnya bahwa dia seorang yang zalim dan durjana. Nabi Yusuf as juga pernah dipenjara, tapi di sisi Allah dia adalah seorang yang sangat jujur.

لا تسخر من المفلس بعد غِناه بأن تقول عنه “سفيه فاشل ” ف ( أيوب عليه السلام ) أفلس بعد غِناه  لكنه كان عند الله نبياً

• Jangan mengolok seorang yg bangkrut dengan menyebutnya bahwa dia seorang yg bodoh dan gagal. Nabi Ayyub as juga pernah mengalami bangkrut, tapi di sisi Allah dia adalah seorang Nabi.

لا تسخر من وضيع المهنة بأن تقول عنه ” قليل شأن ” ف ( لقمان ) كان نجارا أو خياطا أو راعيا لكنه كان عند الله حكيما

• Jangan mencaci seorang yang berprofesi rendah dengan menyebutnya sebagai seorang yang rendah martabatnya. Sayyidina Luqman adalah seorang tukang kayu, penjahit dan penggembala, tapi di sisi Allah adalah seorang yang bijak.

 ولا تسخر من الذي يذكره الناس بسوء بأن تقول عنه ” موضع شبهة ” ف ( سيدنا وحبيبنا وشافيعنا ومولانا محمد صلي الله عليه وسلم ) قيل عنه ساحر ومجنون ؛ لكنه كان عند الله حبيبا

• Jangan mencela seorang yg di jelekkan oleh masyarakat dengan menyebutnya sebagai seorang yg buruk. Baginda Sayyiduna wa Habibuna wa Syafi’una wa Maulana Nabi Muhammad saw di sebut sebagai penyihir dan gila, tapi di sisi Allah adalah seorang kekasih Allah yang sejati.

فلا تسخر أبداً أو تُنقِص من قدر أحد واجعل طبعك حُسن الظن في الآخرين

• Jangan pernah mencaci, mencela, mengolok ataupun merendahkan harga diri siapapun, dan jadilah pribadi yang berbaik sangka pada orang lain.

ودع الخلق للخالق وقد قيل ‏ما أبحر إنسانٌ في نوايا‏ الناس إلا غَرِق

• Biarkan makhluk menjadi urusan Penciptanya. Ada yang mengatakan: “Tak ada seorangpun yang mendalami perihal orang lain, kecuali dia pasti tenggelam.”

تأملوها فانها حقيقة

• Renungkanlah, karena itu semua adalah kenyataan.

Posted in Akhlak, Artikel Islam, Hikmah, Islam | Dengan kaitkata: , , , , | Leave a Comment »