Gunawank's Blog

Banyak Menolong Pasti Banyak yang Menolong

Posts Tagged ‘Takbiran’

Kisahku: DASAR…..HANTU PENAKUT..!

Posted by gunawank pada Agustus 19, 2011

Salah satu kebiasaan anak-anak di kampung kami saat itu (saat aku masih kecil, lho…!) sehabis shalat Tarawih adalah “ngadu bedug”. Tapi, jangan salah sangka dulu….! Bukan bedugnya yang diadu-aduin, melainkan ngadu suara bedug yang paling nyaring dan paling keras suaranya itulah pemenangnya, atau siapa yang paling kuat menabuh tanpa digantikan, dialah juaranya.

Agar tidak mengganggu penduduk yang sedang istirahat atau sudah tidur, kegiatan ngadu bedug tersebut dilaksanakan di sawah, beberapa ratus meter dari kampung. Kebetulan waktu itu bulan Ramadlan bertepatan dengan masa akhir panen padi.

Sebagai alat penerangannya menggunakan “colen” atau obor yang terbuat dari ruas bambu yang diisi minyak tanah dan kain bekas sebagai sumbunya. Maklum, ketika aku kecil belum masuk listrik ke kampungku. Obor bambu itulah yang menjadi alat penerangan di pinggir-pinggir jalan. Sementara di rumah-rumah menggunakan lentera atau lampu minyak tanah.

Sungguh luar biasa jasa minyak tanah bagi kehidupan di kampung kami saat itu (mungkin juga saat ini masih berlaku untuk masyarakat pedesaan tertentu. Makanya sungguh sangat disayangkan adanya kebijakan pemerintah yang membatasi penggunaan minyak tanah bagi masyarakat kecil. Bahkan, akibat dari kebijakan tersebut, kini minyak tanah selain susah didapat, harganya mahal lagi. Entahlah…..). Disamping sebagai sumber energi penerangan, minyak tanah juga menjadi bahan sarana hiburan anak-anak di bulan Ramadlan, yaitu sebagai bahan pembuatan “beleson” atau meriam bambu, karena merecon waktu itu masih termasuk barang lux alias mahal harganya.

Adalah pamanku, pemuda paling iseng di kampungku, walaupun di sisi lain beliau juga sekaligus sebagai motor penggerak “pemuda masjid”, sehigga cukup disegani teman-teman sebayanya (antara lain tergambar dalam kisahku “Keunikan si Kecil Saat Berpuasa Ramadlan dan “Berburu Sisa Padi di Sawah Untuk Sepiker Lebaran”).

Menyaksikan teman-temannya sedang asyik ngadu bedug di sawah, timbul pikiran isengnya, ” Pasti seru kalau mereka ku takut-takuti”, pikirnya. Maka secara diam-diam ia pulang ke rumah untuk meyusun rencananya itu.

Diambilnya kain mukena ibunya (nenekku, maksudnya) lalu dipakinya sehingga nampak seperti hantu pocong yang sering kita saksikan dalam film atau sinetron-sinetron horror Indonesia saat ini.

Untuk menambah keseraman penampilannya, diambilnya bedak putih dan dipoleskanlah ke seluruh wajahnya. Tak ayal lagi, wajahnya seketika berubah menjadi putih, dibalut kain putih mukena yang menutupi seluruh tubuhnya.

Selesai ber-make up serba putih plus menambahkan minyak wangi “Airmata Duyung” yang suka digunakan untuk parfum mayat, iapun menghampiri kaca cermin yang terpasang di pintu lemari pakaian. Maksudnya, tiada lain untuk mengecek apakah penampilannya sudah cukup menyeramkan.

Namun apa yang terjadi saat pandangan beliau menangkap bayangan yang muncul di balik kaca cermin………..”iiiii…yyyyyyy, tolooooooong……..”, pamanku menjerit dan lari ketakutan. Dasarrrrr..……HANTU PENAKUT !!!

Posted in Biografi, Bulan Ramadlan, Kisah, Kisah Nyata, Kisahku, Puasa Ramadlan | Dengan kaitkata: , , , , , | 18 Comments »

Tips Menghindari Hipnotis Saat Mudik Lebaran

Posted by gunawank pada Agustus 27, 2010

Menjelang Iedul Fitri yang tinggal beberapa hari lagi, biasanya sebagian umat Islam Indonesia khususnya yang merantau sudah mulai sibuk dengan persiapan mudik, mulai dari transportasi, pakaian lebaran, oleh-oleh sampai gepokan rupiah, dengan tujuan dapat bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman, sekaligus berbagi kebahagiaan.

Namun khusus bagi mereka yang mudik menggunakan kendaraan umum harus menambah satu bekal lagi agar tujuan mudik dapat tercapai yaitu cara menghindari kejahatan hipnotis.

Hipnotis sebenarnya istilah buat pelaku yang mempergunakan kemampuan hipnosis. Ini persepsi yang harus kita buang dulu. Hipnosis sendiri adalah ilmu pengetahuan yang layak dipelajari oleh siapapun, jadi tidak ada kaitannya dengan ilmu hitam (Magic). Dia seperti pisau, bisa dipakai untuk memotong bawang  atau malah membunuh. Tergantung pemakainya.

Sebagaimana diketahui bahwa tindakan kita itu digerakkan oleh pikiran (alam) sadar dan pikiran bawah sadar kita. Ketika pikiran bawah sadar kita bekerja, tentu pikiran sadar kita tidak berfungsi. Sehingga kita tidak bisa berpikir logis atau kritis. Di antara alam sadar dan alam bawah sadar, terdapat critical area yang membatasi. Hipnosis adalah tindakan untuk mengurangi peran area kritis tersebut hingga akhirnya pikiran bawah sadar kita terbuka. Saat hipnotis berhasil memasuki alam bawah sadar kita, tentu kita tidak menjadi kritis dan sangat mudah menerima sugesti. Mentransfer uang, menyerahkan kendaraan, atau lainnya, adalah hasil dari sugesti hipnotis tadi.

Cara untuk mengurangi peran area kritis ini biasanya disebut induksi. Tekniknya macam-macam. Di antaranya dengan pembingungan (misalnya dengan mengajukan pertanyaan yang membuat kita bingung), intimidasi (membuat kita terpana karena takut atau kagum), pengalihan mendadak, sugesti perlahan, atau yang lain. Kebanyakan hipnotis menggunakan kombinasi dari berbagai teknik tersebut.

Calon korban yang banyak diincar adalah wanita, remaja, orang yang terlihat kurang percaya diri, dan orang yang sendirian. Wanita diincar karena sering menggunakan perasaan sehingga critical areanya mudah terbuka. Remaja banyak diincar karena critical areanya masih tipis. Orang yang kurang percaya diri itu sugesti dirinya rendah sehingga mudah disugesti orang lain. Dan mereka yang sendirian, minimal mudah melamun atau bengong, sehingga peluang dihipnosis besar.

Dari uraian singkat tentang sekelumit pengetahuan hypnosis ini dapat diusahakan langkah-langkah untuk menghindarinya, antara lain:

  1. Senantiasa dzikrullah, selalu ingat kepada Allah melalui doa, kalimah-kalimah thayibah dan sebagainya.
  2. Kita mesti memiliki sugesti diri yang baik, sehingga tidak mudah disugesti oleh orang lain tanpa seizin kita. Sugesti diri ini bertetangga dekat dengan spiritualitas.
  3. Cara paling mudah untuk meningkatkan spiritualitas adalah dengan mensyukuri hidup kita saat ini. Bersyukur dalam hati, lisan, dan perbuatan.
  4. Hindari pikiran kosong, melamun dan sejenisnya.
  5. Kalau ada yang menepuk tiba-tiba dan orang tersebut tidak dikenal,segera balas tepukannya.
  6. Hindari tatapan seseorang yang tidak dikenal.
  7. Hindari tindakan, perilaku dan kebiasaan yang dapat memancing penjahat.

>>> Wallahu A’lam<<<<

Sumber: http://sipetualang.com/?p=118

“Gratis” >>>Download :

Posted in Akhlak, bencana, Berita, Bulan Ramadlan, Download, Fenomena, Puasa Ramadlan, Serba serbi, Tips | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , , , , , | 10 Comments »