Posted by gunawank pada Maret 18, 2009
Ahlan wa sahlan wa marhaban, selamat bergabung di situs saya. Semoga antum mendapatkan banyak manfaat di dalamnya!
Saran, kritik dan masukan sangat saya harapkan demi perbaikan dan kesempurnaan isi blog ini, sehingga akan lebih banyak lagi manfaat yang kita peroleh.
Ditulis dalam Uncategorized | 32 Komentar »
Posted by gunawank pada Mei 16, 2013
Kejadian unik ini benar-benar terjadi pada salah seorang teman. Jadi, bukan pengalaman pribadi, tetapi insya Allah beritanya shoheh alias terjadi sungguhan dialami oleh teman penulis yang menjadi ketua salah satu Yayasan Pendidikan Islam di kotaku.
Seperti biasanya, guru-guru di yayasan tersebut yang umumnya menggunakan sepeda motor ketika pergi mengajar, memarkir sepeda motornya di area parkir yang letaknya si sebelah depan kanan gedung sekolah, sehingga pandangan dari kantor guru ke area parkir terhalang oleh ruang kelas.
Kondisi seperti itu sudah berjalan bertahun-tahun dan alhamdulillah tidak ada masalah. Aman-aman saja, sampai suatu hari di lingkungan yayasan geger karena ada salah satu motor guru yang raib, tidak ada di tempat parkir, hilang entah ke mana.
Sudah ditanya ke semua guru barangkali ada yang pinjam. Tidak ada yang merasa meinjamnya. Dicoba dicek ke rumah barangkali lupa tidak bawa sepeda motor, juga tidak ada di rumah. Pendek kata, sepeda motor guru tersebut hilang diambil orang.
Ketua yayasan tidak bisa berbuat apa-apa kecuali melaporkan kejadian tersebut kepada polsek setempat dan menasihati guru yang bersangkutan untuk bersabar dan bertawakal kepada Allah SWT serta menerima dengan ikhlas sebagai takdir Allah yang pasti merupakan pilihan Allah yang terbaik untuknya.
“Jika kita betaqwa kepada Allah niscaya Allah akan memberikan jalan keluar dari segala urusan…”, katanya seraya mebacakan firman Allah dalam Al-Quran:
وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا (الطلاق: 2)
“Barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar”. (QS. Ath-Thalaq: 2).
Hari-hari berlalu setelah kejadian tersebut, bahkan guru tersebut sudah melupakan musibah yang menimpanya itu. Sampai pada suatu pagi suasana di lingkungan sekolah kembali digegerkan dengan kehadiran sepeda motor yang beberapa hari lalu dinyatakan hilang itu di tempat parkir. “Sepeda motorku balik lagi…!!!”, katanya setengah berteriak girang.
Berita “kembalinya” sepeda motor yang telah hilang inipun cepat menyebar ke masyarakat sekitar melalui berita dari mulut ke mulut, maklum di lingkungan yayasan setiap hari hadir pula bapak/ibu wali murid TK, TPA, dan TQA. Dan mungkin (seperti biasanya) ketika berita ini menyebar di masyarakat ditambah dengan “bumbu-bumbu penyedap rasa” yang beraneka ragam tentunya sesuai dengan selera “koki” penyebar berita tersebut.
Akibatnya, sejak kejadian “Kembalinya” sepeda motor guru itu Ketua Yayasan menjadi kebingungan karena banyak didatangi orang-orang yang kehilangan harta bendanya, meminta bantuan kepada beliau (yang dianggap oleh mereka sebagai “orang pintar”) agar barangnya yang hilang bisa kembali.
Ada-ada saja orang sekarang, Orang lagi kebingunan malah dianggap orang pintar, he…he…heee…..! .
Ditulis dalam Akhlak, Aneh tapi nyata, Hikmah, Kisah Nyata, Kisahku, Pelajaran, Renungan, Sepeda Motor | Dengan kaitkata: Kejadian aneh, Kisah unik, Tawakal | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by gunawank pada Februari 28, 2013
PERINGATAN YANG SANGAT SERIUS… HARUS DI SHARE…
“Saya melakukannya setiap saat! Saya pikir saya tidak akan melakukannya lagi!”
Beberapa hari lalu, seseorang sedang cas HP nya di rumah. Pada saat bersamaan, ada telp masuk dan dia menjawab telp dengan charger masih terhubung ke stop kontak.
Setelah beberapa detik, listrik yang mengalir ke HP tak terkendali, dan pemuda itu terlempar ke tanah dengan bunyi yang keras. Seperti yang kamu lihat, HP nya meledak.
Orang tuanya segera ke kamar dan menemukan pemuda itu tidak sadarkan diri, dengan detak jantung yang lemah dan jari-jari yang terbakar. Pemuda itu segera dibawa ke Rumah Sakit terdekat, tetapi dia dinyatakan meninggal saat tiba di Rumah Sakit.
HP adalah penemuan modern yang sangat berguna. Namun, kita harus menyadari bahwa HP juga dapat menjadi alat kematian.
Jangan menggunakan HP ketika sedang dihubungkan ke stop kontak listrik! Jika Anda men-cas HP dan ada panggilan masuk, cabut HP dari charger dan stop kontak.

Ditulis dalam bencana, Berita, Buah bibir, Hikmah, Hot Topic, Hotline News, Info, Insiden, Pelajaran, Ponsel, Serba serbi, Teknologi, Telekomunikasi, Tips | Dengan kaitkata: Bahaya, Hand Phone, HP, Pengalaman, Penting, Peringatan | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by gunawank pada Februari 9, 2013
Kriteria kelulusan UN Tahun 2013 sebagai berikut:
- Peserta didik dinyatakan lulus US/M SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMALB, dan SMK apabila peserta didik telah memenuhi kriteria kelulusan yang ditetapkan oleh satuan pendidikan berdasarkan perolehan Nilai S/M.
- Nilai S/M sebagaimana dimaksud pada nomor 1 diperoleh dari:
- gabungan antara nilai US/M dan nilai rata-rata rapor semester 1, 2, 3, 4, dan 5 untuk SMP/MTs dan SMPLB dengan pembobotan 60% untuknilai US/M dan 40% untuk nilai rata-rata rapor.
- gabungan antara nilai US/M dan nilai rata-rata rapor semester 3, 4, dan 5 untuk SMA/MA, dan SMALB dengan pembobotan 60% untuknilai US/M dan 40% untuk nilai rata-rata rapor.
- gabungan antara nilai US/M dan nilai rata-ratarapor semester 1, 2 dan 3 untuk peserta yang menggunakan sistem kredit semester (SKS) dan dapat menyelesaikan program kurang dari tiga tahun.
- gabungan antara nilai US/M dan nilai rata-rata rapor semester 1 sampai 5 untuk SMK dengan pembobotan 60% untuk nilai US/M dan 40% untuk nilai rata-rata rapor.
- Nilai sekolah yang dikirimkan ke Penyelenggara UN Pusat harus diverifikasi oleh Penyelenggara UN Tingkat Kabupaten/Kota dan Tingkat Provinsi, dan tidak dapat diubah setelah diterima oleh Penyelenggara UN Pusat.
3. Kelulusan peserta didik dari UN ditentukan berdasarkan NA.
4. Nilai Kompetensi Keahlian Kejuruan adalah:
- gabungan antara nilai Ujian Praktik Keahlian Kejuruan dan nilai Ujian Teori Kejuruan dengan pembobotan 70% untuk nilai Ujian Praktik Keahlian Kejuruan dan 30% untuk nilai Ujian Teori Keahlian Kejuruan;
- kriteria Kelulusan Kompetensi Keahlian Kejuruan adalah minimum 6,0 ;
5. NA sebagaimana dimaksud pada butir nomor 3 diperoleh dari gabungan Nilai S/M dari mata pelajaran yang diujikan secara nasional dengan Nilai UN, dengan pembobotan 40% untuk Nilai S/M dari mata pelajaran yang diujikan secara nasional dan 60% untuk Nilai UN.
6. Pembulatan nilai gabungan nilai S/M dan nilai rapor dinyatakan dalam bentuk dua desimal, apabila desimal ketiga ≥5 maka dibulatkan ke atas.
7. Pembulatan nilai akhir dinyatakan dalam bentuk satu desimal, apabila desimal kedua ≥5 maka dibulatkan ke atas.
8. Peserta didik dinyatakan lulus UN apabila nilai rata-rata dari semua NA sebagaimana dimaksud pada butir nomor 5 mencapai paling rendah 5,5 (lima koma lima) dan nilai setiap mata pelajaran paling rendah 4,0 (empat koma nol).
9. Peserta UN Pendidikan Kesetaraan dinyatakan lulus apabila memiliki rata-rata Nilai Akhir (NA) dari seluruh mata pelajaran yang diujikan mencapai paling rendah 5,5 (lima koma lima), dan NA setiap mata pelajaran paling rendah 4,0 (empat koma nol).
10. NA diperoleh dari nilai gabungan antara Nilai Rata-rata derajat kompetensi (NDK) pada satuan pendidikan Program Paket B/Wustha, Program Paket C, dan Program Paket C Kejuruan dari mata pelajaran yang diujikan secara nasional dan Nilai UN Pendidikan Kesetaraan, dengan pembobotan 40% (empat puluh persen) untuk NDK dari mata pelajaran yang diujikan secara nasional dan 60% (enam puluh persen) untuk nilai UN Pendidikan Kesetaraan.
11. Peserta yang pindah jalur dari pendidikan formal ke pendidikan Program Paket B/Wustha, Program Paket C, dan Program Paket C Kejuruan, NDK diambil dari Nilai Sekolah (NS).
12. Kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan ditetapkan oleh satuan pendidikan melalui rapat dewan guru berdasarkan kriteria kelulusan sebagaimana dimaksud pada VI
- POS UN 2013 (Download)
*** Sumber POS UN 2013
Ditulis dalam Berita, Daftar, Info | Dengan kaitkata: Kriteria kelulusan UN 2013, POS UN 2013 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by gunawank pada Februari 3, 2013
Diinformasikan kepada Peserta PLPG luar daerah/luar Rayon 109 UNJ kuota KEMDIKBUD, bahwa SERTIFIKAT PENDIDIK (khusus guru dgn status LULUS PLPG) sudah kami kirim ke masing-masing LPMP Provinsi. Untuk guru yang LULUS UJIAN ULANG sertifikat masih dalam proses dan akan dikirim segera ke LPMP.
Alamat dan No.Telpon LPMP masing-masing Provinsi
Sertifikasi Guru Rayon 109 Universitas Negeri Jakarta
Ditulis dalam Berita, Daftar, Download, Guru, Info, Lulus, Pendidik, Serba serbi, Sertifikasi | Dengan kaitkata: LPMP, PLPG 2012, Rayon 109 UNJ, Sertifikat | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by gunawank pada Januari 29, 2013
PENERIMAAN MAHASISWA JALUR PMDP POLITEKNIK KESEHATAN BANDUNG TAHUN AKADEMIK 2013/2014 AKAN SEGERA DI BUKA MULAI AWAL PEBRUARI 2013. ( UNTUK SEMENTARA PROSES PENDAFTARAN JALUR PMDP BELUM DI BUKA )
MEKANISME PENDAFTARAN PMDP SECARA ONLINE :
- Calon Mahasiswa Membuka Web: Poltekkesbandung.ac.id
- Calon mahasiswa membuka Menu Pendaftaran jalur Penelusuran Minat Dan Prestasi (PMDP)
- Calon mahasiswa membaca persyaratan – persyaratan yang harus di penuhi pada pendaftaran jalur Penelusuran Minat dan Prestasi
- Calon Mahasiswa Mengisi Form Generet Chapcha untuk mendapatkan Personal Identity Number (PIN)
- Calon mahasiswa akan mendapatkan Personal Identity Number (PIN) sementara untuk di cetak dan di serahkan ke Bank BNI
- Calon Mahasiswa mengtranfer uang ke bank BNI dengan memperlihatkan Personal Identity Number (PIN) yang di dapat dari Aplikasi Pendaftaran PMDP)
- Calon mahasiswa menunggu konfirmasi lewat Email paling lambat 2 x 24 jam, Setelah dapat konfirmasi calon siswa dapat login Via Email untuk mengisi data serta nilai raport yang di dapat.
- Calon mahasiswa mengirimkan berkas lewat pos setelah mentranfer uang ke BNI
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Bandung, Berita, Daftar, Hot Topic, Hotline News, Info, Kesehatan, Pendidikan, Poltekkes, Sekolah, Serba serbi | Dengan kaitkata: Pendaftaran, PMDP, Poltekkes Bandung, Sipenmaru, Tahun Akademik 2013/2014 | 70 Komentar »
Posted by gunawank pada Januari 27, 2013
”Dan barangsiapa bertaqwa kepada Alloh, niscaya Dia akan jadikan baginya jalan keluar dan memberi rizqi dari arah yang tiada ia sangka-sangka, dan barangsiapa bertawakal kepada Alloh, maka Dia itu cukup baginya.” (Ath Tholaq: 2-3)
Saat mendengar bahwa tanggul yang berjarak kurang dari 50 meter dari rumahku telah bobol dan semua wanita dan anak-anak sudah dilarang berada di lokasi, dalam perjalanan kembali ke rumah setelah mengamankan sepeda motor aku segera telpon istriku yang masih berada di rumah agar segera ke luar meninggalkan rumah. Mungkin karena panik, anting-antingnya terkait dan lepas, kemudian ditaruhnya di atas meja. Kejadian ini baru disampaikannya kepadaku pagi hari setelah malamnya aku keruk lumpur dalam rumahku karena air sudah surut.
Aku tersentak kaget, karena meja dimaksud yang terbuat dari bahan “olympic” telah hancur berantakan karena tersenggol anak-anak saat mengevakuasi barang-barang. Oleh karena bisa dipastikan anting-anting itu jatuh ke air saat mejanya hancur yang saat itu air di dalam rumah sudah sebatas lututku. Dan, karena air terus bergerak akibat hilir mudiknya kami di dalam rumah, anting itupun mungkin melayang-layang di dalam air dan hanyut ke luar entah ke mana.
“Nanti saat membersihkan sisa-sisa lumpur, tolong di cari ya…. barangkali saja ketemu”, pintanya. Akupun mencoba melaksanakan permintaan walau dengan harapan kecil bisa ditemukan. Dan… betul juga, setelah aku raba-raba secara merata dalam sisa-sisa lumpur yang masih tertinggal di seluruh ruangan tempat meja itu berada bahkan sampai ruang depan, benda dimaksud tidak juga ditemukan. Akhirnya akupun dengan berat hati menyampaikan usahaku yang tidak berhasil menemukan apa yang dicari.
“Usaha sudah dilakukan dan rasanya sudah sangat maksimal. Agar berbuah pahala, sekarang kita tinggal bertawakal saja kepada Allah. Jika Allah menghendaki, pasti nanti akan ditemukan. Kalaupun tidak ketemu, pasti kita akan bisa menggantinya jika Allah memang menghendaki”, kataku. Alhamdulillah, istriku dapat menerima kata-kataku, dan iapun berusaha melupakannya.
Rabu malam (20/1/2013) saat kami merapikan dan menata kembali barang-barang ke tempatnya semula, dan ketika istriku membuka sebuah kaleng bekas kemasan biskuit yang di dalamnya berisi botol-botol parfum dan benda-benda kecil lainnya, “Subhanallah……alhamdulillah……..”, terucap keluar dari bibir kami saat istriku memegang sebuah benda kecil dari dalam kaleng tersebut yang tiada lain adalah……anting-anting yang dicari-cari itu.
Ditulis dalam Aneh tapi nyata, Banjir, Berita, Biografi, Hikmah, Kisah, Kisah Nyata, Kisahku, Renungan | Dengan kaitkata: Kejadian unik, peristiwa, Tawakal | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by gunawank pada Januari 27, 2013

Sejumlah warga menyelamatkan harta bendanya saat banjir melanda Perumahan Bintang Alam, Karawang, Banjir terjadi akibat luapan Sungai Citarum dan menyebakan sekitar 8000 rumah terendam. TEMPO/Arie Basuki
Malam Jum’at (17/1/2013) sekitar pukul 20.00 WIB ketika aku sedang berada di Kota Bandung, tiba-tiba masuk dari istriku: “Masih di Bandung atau dalam perjalanan pulang ? Di sini sudah ramai siap-siap mengungsi, katanya mau banjir”, demikian bunyi sms-nya. Karena saat aku pergi tidak terlihat tanda-tanda mau banjir, maka aku jawab enteng sms tersebut, “Tenang aja, ga usah ikut-ikutan panik. Kalaupun ya, mungkin di RW 12″.
Perumahan tempat kami tinggal terdiri dari dua RW (Rukun Warga), RW 11 dan 12. Kami masuk dalam wilayah RW 11 dan tempatnya lebih tinggi dibandingkan wilayah RW 12, sehingga hampir setiap musin hujan di RW 12 terkena banjir. Dan karena alasan itulah aku jawab sms seperti itu, agar istriku tenang. Walaupun sebenarnya dalam hati aku juga agak was-was mendengar berita itu, mengingat menurut berita di TV daerah Bale Endah, Bandung yang merupakan hulu sungai Citarum sudah 3 hari terendam banjir.
Tak lama berselang, anakku yang berada di asrama Akbid Poltekkes Karawang sms juga, “Pah di asrama sudah siaga satu, karena warga perumahan di belakang asrama sudah mengungsi karena banjir”. Meski aku mulai bertambah was-was, aku jawab sms-nya seperti tadi dengan maksud agar tenang dan tidak panik.
Sekitar jam 01.00 akupun sampai di perumahan dan kulihat sungai pembuangan ke sungai Citarum ketinggian airnya normal. Artinya di RW 12 pun tidak terjadi banjir. Akupun tenang dibuatnya.
Pagi-pagi (Jum’at, 18/1/2013) sekitar jam 07.00 ketika istriku pergi ke warung yang kebetulan berada di pinggir tanggul sungai Citarum, aku suruh sekalian melihat kondisi air sungai Citarum, dan laporannya air Citarum masih relatif normal, masih sekitar 3 meter di bawah permukaan tanggul. Akupun dengan tenang melahap sarapan pagiku dan bersiap-siap ke sekolah.
Pada suapan terakhir sarapanku, di luar terdengar orang-orang, khususnya ibu-ibu teriak-teriak: “Got penuh…..got penuh…!”. Akupun tersentak kaget dan dengan rasa penasaran akupun bergegas keluar rumah memeriksa got di depan rumahku. Ternyata benar air got sudah lebih dari setengahnya. Maka akupun pergi mencari kantong kresek ke dapur untuk menutup lubang pipa pembuangan dari dapur. Terlihat dalam bak kontro di dapur sudah berisi air yang masuk dari got depan. Maka aku percepat langkahku untuk menutup lubang di got. Dan, …….belum juga aku berhasil mengikat kantong kresek penutup lubang, air got dengan cepat sudah memenuhi got.
Tanpa pikir panjang lagi, tidak aku teruskan usaha menutup lubang tersebut dan aku segera hidupkan sepeda motor lalu jalan ke gerbang perumahan. Ternyata benar dugaanku, jalan di depan danau sudah sebatas lutut orang dewasa. Maka aku matkan mesin sepeda motor, kututup kenalpot dan kudorong sepeda mtotor melewati jalan yang banjir yang sudah penuh dengan mobil, motor dan pejalan kaki yang mengungsi. Sesampai di pos gerbang yang datarannya cukup tinggi aku parkir sepeda motorku beserta ratusan sepeda motor lainnya yang sudah terlebih dahulu. Akupun kembali ke rumah dengan berjalan kaki.
Di perjalanan aku bertemu rombongan ibu-ibu dari gangku. “Ibu di mana pak?” tanya mereka. “Masih di rumah”, jawabku. “Cepat-cepat disuruh keluar pak. Di dalam sudah ga boleh ada ibu-ibu, karena tanggung sudah bobol”, sambungnya memberi tahu. Akupun mempercepat langkahku sambil terus menelpon guru-guru di sekolahku serta santri tempatku mengajar agar segera membantu evakuasi barang-barangku. Sesampainya di rumah, ternyata benar…..air sudah sampai lantai depan.
“Subhanallah………., cepat sekali air ini naiknya”, gumamku. Naiknya air pada banjir kali ini memang cepat sekali dibandingkan banjir pada tahun 2010 yang lalu. Waktu itu, air baru naik ke halaman rumahku setelah 4 hari air menggenangi wilayah RW 12. Untunglah atas bantuan guru SMP, siswa-siswa SMK dan para santri barang-barangku berhasil di naikkan ke lantai atas. Terima kasih teman-temanku…., terima kasih murid-muridku.
Ditulis dalam Banjir, bencana, Bencana Alam, Berita, Biografi, Fenomena alam, Karawang, Kisah, Kisah Nyata, Kisahku, Musibah, Serba serbi | Dengan kaitkata: 2010, Banjir, Banjir Karawang, Korban banjir, Sungai Citarum meluap | 2 Komentar »
Posted by gunawank pada November 25, 2012
Sehubungan dengan telah selesainya kegiatan Sertifikasi Guru tahun 2012 kuota Kemdikbud, maka dengan ini kami informasikan PENGUMUMAN RESMI KELULUSAN PLPG melalui Surat Keputusan Rektor Universitas Negeri Jakarta:
Nomor: 582/SP/2010 tanggal 28 September 2012 tentang Kelulusan Peserta PLPG Sertifikasi Guru Kemdikbud Rayon 109 Universitas Negeri Jakarta Tahun 2012;
SK bisa diunduh di
SINI; lampiran daftar nama peserta bisa diunduh di
SINI
Nomor: 685.b/SP/2012 tanggal 25 Oktober 2012 tentang Kelulusan Peserta Ujian Ulang PLPG Sertifikasi Guru Kemdikbud Rayon 109 Universitas Negeri Jakarta Tahun 2012;
SK bisa diunduh di
SINI; lampiran daftar nama peserta bisa diunduh di
SINI
Daftar Peserta yang TIDAK LULUS bisa diunduh di
SINI
Atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.
___________________________
Panitia Sertifikasi Guru
LPTK Rayon 109 UNJ
Ditulis dalam Berita, Daftar, Download, Info, Pendidik, Serba serbi, Sertifikasi | Dengan kaitkata: Kelulusan, Pengumuman, PLPG 2012, Rayon 109 UNJ, Sertifikasi Guru | 2 Komentar »
Posted by gunawank pada November 21, 2012
Mati atau Kematian adalah sebuah kata yang umumnya membuat orang sedih , apalagi mati mendadak bukan saja menyebabkan keluarga atau orang-orang terdekat bersedih hati tetapi juga rasa kehilangan yang terlalu cepat, bahkan tidak jarang memunculkan rasa penyesalan yang mendalam.
Hanya orang-orang aneh alias kurang waras atau mungkin musuhnya (termasuk mereka yang mengharapkan kematiannya karena alasan akan mendapat warisan) yang tertawa alias bangga bin sukacita mendengar berita kematian.
Tetapi dalam kisah ini (dan ini benar-benar kisah nyata yang dialami sahabat dan sekaligus guru penulis), yang dimaksud “orang yang sedang marah menjadi tertawa” bukan orang yang termasuk dalam kategori di atas apalagi tidak waras, karena beliau adalah seorang kiyai pengasuh salah satu pondok pesantren yang cukup besar.
Begini kisahnya………(ngopi dulu ah, biar mantappppp…!!!). Suatu hari setelah shalat maghrib, pak kiyai kaget melihat ruang tempat pengajian gelap gulita, padahal sebentar lagi para jamaah pengajian yang kebanyakan para asatidz akan segera berdatangan.
Tentu saja pak kiyai merasa keki alias marah melihat kondisi majelis seperti itu (seperti judul sebuah sinetron “Kiyai juga manusia…”). Maka dipanggilah santri yang biasanya bertugas menyiapkan ruang tempatkan pengajian tersebut.
“Mengapa ruang ta’lim itu masih gelap begitu ?”, tegur kiyai dengan nada tinggi.
“Maaf pak Yai, ……… lampunya mati !”, jawab santri dengan nada ketakutan karena pak kiyai kelihatan agak marah.
“Ya, tahu mati…., kenapa tidak segera diganti ?!!”, lanjut pak kiyai.
“Anu……, pak Yai. Soalnya lampunya……MATI MENDADAK. Jadi belum ada persiapan sebelumnya….”, jawab santri menjelaskan.
“Ha…ha..haaa…….., dasar kamu. Mana ada lampu mau mati bilang-bilang dulu…..!!!”, pak kiyai tak kuasa menahan tawa karena geli mendengar jawaban santrinya itu.
Santri: “…????!!!”.
Ditulis dalam Aneh tapi nyata, Kisah, Kisah Nyata, Kisahku, Serba serbi | Dengan kaitkata: Humor santri, Kisah jenaka, Kisah lucu, Santri | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by gunawank pada November 10, 2012

Hari ini, tanggal 10 Nopember 2012 seperti biasanya dilakukan setiap tahun segenap masyarakat bangsa Indonesia melaksanakan berbagai cara mulai dari upacara bendera, berziarah ke Makam Pahlawan, pawai obor, renungan malam dan sebagainya dalam rangka mengenang dan memberi penghormatan atas jasa-jasa para pahlawan kusuma bangsa yang telah merelakan harta, raga dan pikiran demi kemerdekaan dan kemajuan bangsa ini.
Pertanyaannya, apakah benar mereka berjuang dengan segenap jiwa dan raganya itu dilakukannya agar mendapat penghargaan, penghormatan atau agar dikenang oleh generasi penerusnya ? Tentunya, TIDAK ! Bahkan mimpi untuk disebut Pahlawanpun tidak pernah.
Para pahlawan kemerdekaan adalah mereka yang dengan kesadaran sendiri dan atas kehendak sendiri berjuang dengan penuh keikhlasan dan rela berkorban demi satu tujuan, Indonesia merdeka terlepas dari kekangan kaum penjajah. Mereka merasa bangga jika negara yang diperjuangkannya merdeka selama-lamanya. Rakyatnya bisa hidup aman, tenteram dan sejahtera. Merdeka dalam pengertian yang seluas-luasnya.
Mereka belum merasa bangga jika hanya dianugerahi gelar pahlawan, jasadnya dimakamkan di Taman Pahlawan, jasanya dikenang setiap tahun dengan upacara dan sebaginya, negaranya lepas dari penjajah tetapi tetap terjajah dalam bentuk penjajahan yang lain.
Juga mereka tidak akan merasa bangga jika negaranya telah merdeka dari bangsa penjajah tetapi rakyanya tetap terjajah oleh kaumnya sendiri, negaranya subur makmur sementara rakyatnya tetap sengsara.
Oleh karena itu, belumlah dikatakan menghormati jasa mereka jika hanya sibuk dengan upacara-upacara atau kegiatan-kegiatan sesaat sementara para penyelenggara negara tetap berbuat korup, rakyat diperintah untuk taat sementara pejabat menyeleweng, rakyat dianjurkan hemat energi sementara para pejabatnya berpoya-poya dan menghambur-hamburkan energi, rakyat yang umumnya miskin harus hidup sederhana sementara pejabatnya hidup bermewah-mewahan dan bergelimang harta.
Ditulis dalam Akhlak, Hari Pahlawan, Hot Topic, Hotline News, Opini, Opinion, Pahlawan, Pahlawan Nasional, Pejabat Negara, Pejuang, Renungan, Serba serbi, Topic Hot | Dengan kaitkata: Hari Pahlawan, Kemerdekaan, Merdeka, Pahlawan, Penjajah | Tinggalkan sebuah Komentar »