Gunawank's Blog

Banyak Menolong Pasti Banyak yang Menolong

Archive for the ‘Ibadah’ Category

Sakinah, Mawaddah dan Rahmah

Posted by gunawank pada November 17, 2015

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” (QS. Ar-Rum: 21)

Ketiga kata tersebut sering kita dengar pada acara-acara pernikahan atau kita baca pada ucapan selamat kepada pasangan pengantin baru:

“Selamat menempuh hidup baru. Semoga menjadi keluarga yang “sakinah”, “mawaddah” wa Rahmah”.

Lalu, apa makna sesungguhnya dari ketiga kata itu, dan mengapa selalu terangkai dalam ucapan pernikahan?

Posted in Akhlak, Artikel Islam, Hikmah, Ibadah, Islam, Muslim, Renungan | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , | Leave a Comment »

Shalat Istisqa’; Istighfar & Do’a Minta Hujan

Posted by gunawank pada November 9, 2015

Kemarau panjang yang ditandai ketiadaan turun hujan sejak Agustus 2015 ini menyebabkan kekeringan yang cukup parah di beberapa daerah di Nusantara.

Dampak lain dari musim kemarau yang panjang ini selain kesulitan mendapatkan air adalah terjadinya kebakaran hutan di semua daerah yang memiliki wilayah hutan. Kabut asap yang ditimbulkannya telah mengakibatkan bencana sampingan gangguan pernafasan, bahkan di beberapa daerah menyebabkan kematian.

Tak ayal lagi, sesuai tuntunan ajaran Islam marak dilaksanakan shalat istisqa hampir di seluruh pelosok negeri. Namun hujan tak kunjung datang, sehingga di beberapa tempat ada yang menyelenggarakannya berulang-ulang.

Rasulullah saw melakukan shalat istisqa ketika memohon diturunkannya hujan, sebagaimana dalam hadits ‘Aisyah Radhiallahu’anha:

شكا الناس إلى رسول الله صلى الله عليه وسلم قحوط المطر فأمر بمنبر فوضع له في المصلى ووعد الناس يوما يخرجون فيه قالت عائشة فخرج رسول الله صلى الله عليه وسلم حين بدا حاجب الشمس فقعد على المنبر فكبر صلى الله عليه وسلم وحمد الله عز وجل ثم قال إنكم شكوتم جدب دياركم واستئخار المطر عن إبان زمانه عنكم وقد أمركم الله عز وجل أن تدعوه ووعدكم أن يستجيب لكم ثم قال ( الحمد لله رب العالمين الرحمن الرحيم ملك يوم الدين) لا إله إلا الله يفعل ما يريد اللهم أنت الله لا إله إلا أنت الغني ونحن الفقراء أنزل علينا الغيث واجعل ما أنزلت لنا قوة وبلاغا إلى حين ثم رفع يديه فلم يزل في الرفع حتى بدا بياض إبطيه ثم حول إلى الناس ظهره وقلب أو حول رداءه وهو رافع يديه ثم أقبل على الناس ونزل فصلى ركعتين فأنشأ الله سحابة فرعدت وبرقت ثم أمطرت بإذن الله فلم يأت مسجده حتى سالت السيول فلما رأى سرعتهم إلى الكن ضحك صلى الله عليه وسلم حتى بدت نواجذه فقال أشهد أن الله على كل شيء قدير وأني عبد الله ورسوله

Orang-orang mengadu kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tentang musim kemarau yang panjang. Lalu beliau memerintahkan untuk meletakkan mimbar di tempat tanah lapang, lalu beliau membuat kesepakatan dengan orang-orang untuk berkumpul pada suatu hari yang telah ditentukan”. Aisyah lalu berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam keluar ketika matahari mulai terlihat, lalu beliau duduk di mimbar. Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam bertakbir dan memuji Allah Azza wa Jalla, lalu bersabda, “Sesungguhnya kalian mengadu kepadaku tentang kegersangan negeri kalian dan hujan yang tidak kunjung turun, padahal Allah Azza Wa Jalla telah memerintahkan kalian untuk berdoa kepada-Nya dan Ia berjanji akan mengabulkan doa kalian” Kemudian beliau mengucapkan: “Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam, Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Yang menguasai hari Pembalasan. Tidak ada sembahan yang berhak disembah kecuali Dia, Dia melakukan apa saja yang dikehendaki. Ya Allah, Engkau adalah Allah, tidak ada sembahan yang berhak disembah kecuali Engkau Yang Maha kaya sementara kami yang membutuhkan. Maka turunkanlah hujan kepada kami dan jadikanlah apa yang telah Engkau turunkan sebagai kekuatan bagi kami dan sebagai bekal di hari yang di tetapkan).” Kemudian beliau terus mengangkat kedua tangannya hingga terlihat putihnya ketiak beliau. Kemudian beliau membalikkan punggungnya, membelakangi orang-orang dan membalik posisi selendangnya, ketika itu beliau masih mengangkat kedua tangannya. Kemudian beliau menghadap ke orang-orang, lalu beliau turun dari mimbar dan shalat dua raka’at. Lalu Allah mendatangkan awan yang disertai guruh dan petir. Turunlah hujan dengan izin Allah. Beliau tidak kembali menuju masjid sampai air bah mengalir di sekitarnya. Ketika beliau melihat orang-orang berdesak-desakan mencari tempat berteduh, beliau tertawa hingga terlihat gigi gerahamnya, lalu bersabda: “Aku bersaksi bahwa Allah adalah Maha kuasa atas segala sesuatu dan aku adalah hamba dan Rasul-Nya” (HR. Abu Daud no.1173)

Dari Abu Hurairah Radhiallahu’anahu:

خَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمًا يَسْتَسْقِي فَصَلَّى بِنَا رَكْعَتَيْنِ بِلَا أَذَانٍ وَلَا إِقَامَةٍ ثُمَّ خَطَبَنَا وَدَعَا اللَّهَ وَحَوَّلَ وَجْهَهُ نَحْوَ الْقِبْلَةِ رَافِعًا يَدَيْهِ ثُمَّ قَلَبَ رِدَاءَهُ فَجَعَلَ الْأَيْمَنَ عَلَى الْأَيْسَرِ وَالْأَيْسَرَ عَلَى الْأَيْمَنِ

Pada suatu hari, Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam keluar untuk melakukan istisqa’. Beliau shalat 2 raka’at mengimami kami tanpa azan dan iqamah. Lalu beliau berkhutbah di hadapan kami dan berdoa kepada Allah. Beliau mengarahkan wajahnya ke arah kiblat seraya mengangkat kedua tangannya. Setelah itu beliau membalik selendangnya, menjadikan bagian kanan pada bagian kiri dan bagian kiri pada bagian kanan” (HR. Ahmad 16/142).

Dari kedua hadits tersebut dapat disimpulkan bahwa dalam pelaksanaan shalat istisqa ada tiga amaliah, yaitu shalat sunnah dua rakaat, khutbah dan berdo’a memohon turun hujan.

Posted in Akhlak, Artikel Islam, bencana, Bencana Alam, Buah bibir, Fenomena, Fenomena alam, Hikmah, Ibadah, Iman, Islam, Renungan, Tobat | Dengan kaitkata: , , , , , , , | Leave a Comment »

Senang Datangnya Ramadlan, Haram Jasadnya Tersentuh Neraka

Posted by gunawank pada Juli 10, 2013

من فرِح بدخول رمضان حرم الله جسده على النيران

“Siapa saja merasa senang dengan masuknya bulan Ramadlan,

maka Allah mengharamkan jasadnya dari api Neraka”.

Begitulah bunyi redaksi haditsnya dan kita sebagai umat Islam wajib percaya kepada sabda baginda Rasulillah SAW. Lalu muncul pertanyaan, “Apakah betul itu perkataan beliau SAW ?”.  Selama para Ulama Ahli Hadits menyatakan bukan hadits maudlu/palsu, harus kita yakini itu adalah hadits Rasulillah SAW. Tetapi jika dilihat dari redaksinya yang mengundang munculnya pertanyaan-pertanyaan, pasti ini bukan termasuk Hadits Shahih fil matn.

“Betulkah jika kita merasa senang, gembira dengan datangnya bulan Ramadlan Allah akan mengharamkan jasad kita tersentuh api neraka?”, inilah pertanyaan berikutnya yang muncul. Jawabnya, ya…pasti. Karena begitulah janji Allah yang disampaikan melalui lisan Rasul-Nya.

Pertanyaan selanjutnya, “Gampang amat untuk tidak masuk neraka ?”. Jawabnya, pasti bagi Allah apapun sangat mudah. Namun, tentunya tidak semudah itu dipandang dari sisi manusia, karena pasti ada persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhinya.

Sebuah produk dalam iklannya menawarkan hadiah mobil bagi pembeli produknya. Artinya, bagi siapapun yang membeli produknya akan berpeluang mendapatkan hadiah mobil tersebut. Sebaliknya, tidak akan pernah mendapatkan hadiah mobil tersebut bagi orang yang tidak pernah membeli produknya. Bahkan, bagi pembeli produkpun meski memiliki peluang untuk mendapat hadiah mobil tetapi pasti tidak akan semua mendapatkannya. Hanya pembeli yang memenuhi persyaratan-persyaratan saja yang akan benar-benar menerima hadiah mobil tersebut.

Bisa dianalogkan dengan kasus di atas adalah pernyataan Rasulullah SAW yang akan memberi hadiah  TIDAK TERSENTUH API NERAKA bagi orang yang MERASA SENANG DATANGNYA BULAN RAMADLAN. Sehingga dapat ditarik kesimpulan :

  1. Bagi setiap orang yang tidak merasa senang dengan datangnya bulan Ramadlan, sama sekali tidak akan mendapatkan hadiah terbebas dari api neraka.
  2. Bagi setiap orang yang merasa senang dengan kedatangan bulan Ramadlan, semuanya berpeluang untuk mendapatkan hadiah terbebas dari api neraka.
  3. Bagi mereka yang berpeluang mendapatkan “hadiah” tersebut tidak akan semuanya mendapatkannya, hanya mereka yang memenuhi persyaratan saja yang akan mendapatkannya.

Berbagai alasan tentunya orang merasa senang dengan datangnya bulan Ramadlan. Anak-anak senang dengan datangnya bulan Ramadlan karena akan mendapatkan baju baru, dibelikan petasan, kembang api dan lain-lain. Pedagang petasan senang dengan datangnya bulan Ramadlan karena dagangannya akan lebih banyak terjual. Demikian pula pedagang pakaian, makanan, mainan dan lain-lain, bahkan tidak ketinggalan para penjual jasa. Semuanya akan merasa senang dengan datangnya bulan Ramadlan.

Tetapi bukan itu tentunya yang dimaksud dengan kata “senang” dalam hadits di atas, melainkan senang dalamkategori sebagai berikut:

Pertama, merasa senang karena telah dipanjangkan umur dan dipertemukan dengan bulan Ramadlan ini, sehingga perasaan senagnya ini akan diwujudkan dalam bentuk bersyukur atas ni’mat yang telah Allah anugerahkan kepadanya. Bersyukur karena Allah telah memberinya dua ni’mat yang sangat diharapkannya, yakni ni’mat panjang umur dan ni’mat dipertemukannya dengan bulan Ramadlan yang penuh berkah dan ampunan Allah SAW.

Seorang pemulung akan sangat berterima kasih ketika diberi satu dus berisi cangkang aqua gelas, karena dia sangat membutuhkan cangkang aqua gelas itu untuk mendapatkan uang, sebagai sumber penghasilannya sehari-hari. Sementara yang lain tidak akan berterima kasih sebagaimana halnya pemulung tadi, tatkala diberi satu dus berisi cangkang aqua gelas karena tidak mengharapkannya.

Kedua, merasa senang karena dipertemukannya dengan bulan Ramadlan yang sangat ditunggu-tunggu dan dinantikan kedatangannya karena keyakinan bahwa Ramadlan adalah bulan yang dilebihkan oleh Allah dibandingkan bulan-bulan yang lain, dimana nilai ibadah pada bulan Ramadlan jauh lebih baik dari bulan-bulan yang lain.

قَدْ جَاءَكُمْ شَهْرُ رَمَضَانَ شَهْرٌ مُبَارَكٌ افْتَرَضَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ يُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَيُغْلَقُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَحِيمِ وَتُغَلُّ فِيهِ الشَّيَاطِينُ فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ (رواه احمد)

Sesungguhnya telah datang Bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah, dimana Allah mewajibkan kalian untuk berpuasa, pada bulan itu pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu. Pada bulan itu pula terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan”. (HR. Ahmad).

Dalam Hadits lain dijelaskan bahwa:

“Siapa saja yang melakukan amalan sunnah akan dilipatgandakan pahalanya, bagaikan melakukan kewajiban, yang melakukan amalan wajib pahalanya dilipatgandakan 70 (tujuh puluh) kali jika dibanding dengan amalan di luar Bulan Ramadhan, bahkan diamnya orang yang berpuasa pun, mendapatkan suatu pahala, sedang berdzikir dan beribadah akan lebih besar lagi pahalanya”.

.لو تعلم امتى ما فى رمضان لتمنوا أن تكون السنة كلها رمضان

”Jika ummatku mengetahui nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, pasti mereka berkeinginan supaya semua bulan dalam setahun terdiri dari Bulan Ramadhan seluruhnya”.

Karena senangnya mendapatkan barang yang dia cari-cari, pemulung itu akan menjaganya dari kerusakan dan kehilangan dengan cara memasukannya ke dalam karung atau gerobak dorongnya, kemudian dicucinya jika kotor, dibersihkan, ditata dan sebagainya lalu dijualnya sehingga menghasilkan uang yang merupakan tujuan akhir dari pencariannya itu. Dan ini tidak akan dilakukan oleh orang yang tidak merasa senang dengan pemberian cangkang aqua gelas tersebut.

Demikian pula halnya, rasa senang yang timbul karena dipertemukan dengan Ramadlan yang penuh berkah ini harus diwujudkan dalam bentuk mempersiapkan segala ilmu yang berkaitan dengan puasa, zakat fitrah dan amal lain di bulan Ramadlan. Baik ilmu fiqih (sehingga bisa mengetahui sah dan batalnya amal yang dilakukan atau mengetahui apakah wajib, sunah, haram, makruh atau mubah hukum dari amal yang dilakukan), ilmu aqidah (untuk meluruskan i’tiqad dan tujuan ibadah kita) maupun ilmu tashawuf atau akhlak (agar mengetahui mana yang sebaiknya dilakukan dan mana yang sebaiknya tidak dilakukan untuk kesempurnaan amal yang dilakukan).

Ketiga, rasa senangnya itu harus diwujudkan dengan cara memanfaatkan sebaik-baiknya dan semaksimal mungkin segala fasilitas yang Allah sediakan di bulan Ramadlan ini sehingga tujuan akhir dari semuanya itu, yakni agar menjadi orang-orang yang bertakwa dapat dipoerolehnya.

Posted in Akhlak, Artikel Islam, Bulan Ramadlan, Hikmah, Ibadah, Puasa Ramadlan, Renungan, Rukun Islam, Shaum | Dengan kaitkata: , , , | 1 Comment »

Marhaban Ya Ramadlan…..!

Posted by gunawank pada Juli 19, 2012

Tidak terasa kita telah berada di penghujung bulan Sya’ban, yang berarti kita akan segera memasuki bulan suci Ramadlan, bulan yang penuh rahmat dan keberkahan, bulan yang di dalamnya dilipat gandakan pahala amal manusia.

Dalam menyambut kedatangan bulan Ramadlan ini secara psikologis umat Islam terbagi ke dalam dua golongan:

  1. Golongan yang menggerutu, mengeluh dan sinis karena merasa tidak akan leluasa lagi seperti hari-hari biasanya. Tidak dapat makan dan minum di siang hari, sehingga hari-harinya akan dipenuhi rasa lapar, haus, lemah dan sebagainya. Hal ini biasanya dialami oleh mereka yang imannya masih lemah.
  2. Mereka yang bergembira dan bersuka cita menyambut kedatangan bulan suci Ramadlan ini, seraya bersyukur kepada Allah karena telah dipanjangkan umur dan diizinkan untuk bertemu dengan bulan suci yang penuh berkah dan keutamaan. Mereka inilah yang senantiasa merindukan apa yang disabdakan oleh Rasulullah Saw:

قَدْ جَاءَكُمْ شَهْرُ رَمَضَانَ شَهْرٌ مُبَارَكٌ افْتَرَضَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ يُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَيُغْلَقُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَحِيمِ وَتُغَلُّ فِيهِ الشَّيَاطِينُ فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ (رواه احمد)

Sesungguhnya telah datang Bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah, dimana Allah mewajibkan kalian untuk berpuasa, pada bulan itu pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu. Pada bulan itu pula terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan”. (HR. Ahmad). Baca entri selengkapnya »

Posted in Akhlak, Artikel Islam, Bulan Ramadlan, Hot Topic, Hotline News, Ibadah, Islam, Puasa Ramadlan, Renungan, Rukun Islam, Shaum, Topic Hot | Dengan kaitkata: , , , | Leave a Comment »

Cilaka 12

Posted by gunawank pada Desember 30, 2011

Cialaka dua belas adalah ungkapan yang sangat populer di lingkungan orang sunda (cilaka = celaka) yang biasanya diungkapkan oleh seseorang yang berada dalam kondisi bahya, merugi, salah, kurang/tidak baik dan sejenisnya. Sebagai contoh:

  • Cilaka 12 euy, lagi asik-asik nyontek eh ketahuan sama pak guru !
  • Waduh cilaka 12 ! PR tentang serba 11 saja belum dikerjakan, sudah datang lagi PR serba 12.
  • dan lain-lain….. (jangan banyak-banyak contohnya, nanti ulangan nilainya 100 semua).

Karena termasuk ungkapan yang turun temurun sejak zaman nenek moyang dan merekapun tidak pernah memberikan penjelasan, sehingga sulit dibuat defisi yang benar-benar tepat. Oleh karena itu sah-sah saja jika ada pendapat yang mencoba menjelaskan maknanya, seperti apa yang akan aku kupas dalam tulisan ini. Baca entri selengkapnya »

Posted in Akhlak, Artikel Islam, Hikmah, Ibadah, Iman, Islam, Kiamat, Muslim, Renungan, Serba serbi, Tasawuf, Tips | Dengan kaitkata: , , , , | 4 Comments »

Shalat Sunah Gerhana

Posted by gunawank pada Desember 11, 2011

Hari Jum’at lalu (9/12/2011) di mesjid-mesjid maupun di media diumumkan bahwa Sabtu malam atau malam Minggu (10/12/2011) akan terjadi gerhana bulan total di wilayah Indonesia. Umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan Shalat Sunnah Gerhana sebagaimana tuntunan baginda Rasulullah SAW.

Shalat Gerhana atau shalat Kusufain adalah salat yang dilakukan saat terjadi gerhana bulan maupun matahari.  Shalat yang dilakukan saat gerhana bulan di dalam ilmu fiqih disebut dengan Shalat Khusuf sedangkan saat gerhana matahari disebut dengan Shalat Kusuf. Keduanya hukumnya sunnah muakadah.

Keduanya (gerhana matahari dan gerhana bulan) merupakan kejadian alam yang sudah menjadi sunatullah sebagai salah satu dari tanda-tanda kebesaran Allah SWT. Bukan karena kematian atau kelahiran seseorang. Baca entri selengkapnya »

Posted in Artikel Islam, Fenomena alam, Ibadah, Serba serbi | Dengan kaitkata: , , , , , , | Leave a Comment »

Jadwal Penerbangan Pemulangan Jemaah Haji 2011

Posted by gunawank pada November 9, 2011

REKAPITULASI PEMBERANGKATAN DAN PEMULANGAN
JEMAAH HAJI TAHUN 1432 H / 2011 M
BERDASARKAN EMBARKASI

NO. EMBARKASI JML.KLO-TER JAMAAH PETUGAS KLOTER JUMLAH
1 BANDA ACEH 14 4.728 70 4.798 Lihat Download
2 MEDAN 19 8.341 95 8.436 Lihat Download
3 BATAM 23 10.150 115 10.265 Lihat Download
4 PADANG 22 8.094 110 8.204 Lihat Download
5 PALEMBANG 22 7.544 110 7.654 Lihat Download
6 JAKARTA (GA) 51 22.195 250 22.445 Lihat Download
7 JAKARTA (SV) -Bekasi 85 37.583 425 38.008 Lihat Download
8 SOLO 90 33.108 450 33.559 Lihat Download
9 SURABAYA 91 40.374 455 40.829 Lihat Download
10 BANJARMASIN 18 5.576 85 5.661 Lihat Download
11 BALIKPAPAN 18 5.748 90 5.838 Lihat Download
12 MAKASSAR 46 16.577 230 16.551 Lihat Download
JUMLAH
***** Sumber: http://haji.kemenag.go.id/

Posted in Arab Saudi, Berita, Daftar, Debarkasi, Download, Embarkasi, Garuda, Hot Topic, Hotline News, Ibadah, Ibadah haji, Info, Islam, Jadwal, Jamaah Haji, Pemberangkatan Haji, Pemulangan Haji, Serba serbi | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »

Keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Keluarganya

Posted by gunawank pada Oktober 28, 2011

إنّ أعـطينك كالكوثر. فصلّ لر بّك وانحر. انّ شانئك هو ا لأبتر

Bulan Dzulhijah merupakan salah satu bulan yang dihormati oleh Allah Swt. Setidaknya ada tiga peristiwa penting dalam bulan ini, yaitu puncak pelaksanaan ibadah haji yang merupakan rukun Islam kelima, shalat iedul Adha dan penyembilan hewan qurban.

Ketiga peristiwa ini tiada lain adalah prasasti penghargaan Allah Swt kepada tiga sosok manusia mulia, yaitu Nabi Ibrahim As, Siti Hajar dan Nabi Ismail As, yang tiada lain adalah ayah, istri dan anak, yang telah lulus dalam menerima berbagai cobaan dan ujian dari Allah Swt dengan sabar dan keikhlasan, agar menjadi pelajaran bagi orang-orang yang kemudian. Firman Allah Swt dalam Al- Qur’an surat Al Shoffat ayat 104 – 108:

وَنَادَيْنَاهُ أَنْ يَا إِبْرَاهِيمُ (104) قَدْ صَدَّقْتَ الرُّؤْيَا إِنَّا كَذَلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ (105) إِنَّ هَذَا لَهُوَ الْبَلَاءُ الْمُبِينُ (106) وَفَدَيْنَاهُ بِذِبْحٍ عَظِيمٍ (107) وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِي الْآَخِرِينَ (108)

“Dan kami panggillah Dia. Hai Ibrahim! sesungguhnya kami membenarkan mimpi itu, sesungguhnya demikianlah kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar. Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) dikalangan orang-orang yang kemudian”. Baca entri selengkapnya »

Posted in Akhlak, Artikel Islam, Hewan kurban, Hikmah, Ibadah, Ibadah haji, Ibadah Qurban, Idola, Kisah, Lebaran, Qurban, Sejarah, Teladan, Uswatun Hasanah | Dengan kaitkata: , , , | 12 Comments »

Daftar Nama 26 Jemaah Haji 2011 Yang Meninggal Hingga 20 Oktober 2011

Posted by gunawank pada Oktober 20, 2011

Jamaah calon haji Indonesia yang wafat di Arab Saudi hingga Kamis (20/10) mencapai 26 orang yang umumnya penyebabnya sakit sejak berada di Indonesia maupun saat di Tanah Suci. Jumlah tersebut belum termasuk seorang jamaah haji asal kloter 41 embarkasi JKS, Ruslan (69 th) yang meninggal dunia di Madinah, karena terjatuh dari lantai delapan hotel Borg Almoktarah.

Data Sistem Komputerisasi Haji terpadu (Siskohat) Kementerian Agama di Mekkah, Kamis menunjukkan, jamaah calon haji terakhir yang wafat adalah haji khusus asal Nusa Tenggara Barat (NTB) meninggal dunia di rumah sakit Arab Saudi di Mekkah pada Selasa 18 Oktober pukul 19.10 waktu Arab Saudi (WAS) atau 23.10 WIB. Jamaah pria bernama Sukrisno Muhammad Wahid bin Muhammad ini wafat pada usia 64 tahun dan dimakamkan di pemakaman Saraya, Mekkah. Baca entri selengkapnya »

Posted in Berita, Daftar, Hot Topic, Hotline News, Ibadah, Ibadah haji, Info, Jamaah, Jamaah Haji, Rukun Islam, Serba serbi, Topic Hot | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »

Jadwal Penerbangan Pemberangkatan Jemaah Haji 2011

Posted by gunawank pada Oktober 5, 2011

REKAPITULASI PEMBERANGKATAN
JEMAAH HAJI TAHUN 1432 H / 2011 M
BERDASARKAN EMBARKASI

NO. EMBARKASI JML.KLO-TER JAMAAH PETUGAS KLOTER JUMLAH
1 BANDA ACEH 14 4.728 70 4.798 Lihat Download
2 MEDAN 19 8.341 95 8.436 Lihat Download
3 BATAM 23 10.150 115 10.265 Lihat Download
4 PADANG 22 8.094 110 8.204 Lihat Download
5 PALEMBANG 22 7.544 110 7.654 Lihat Download
6 JAKARTA (GA) 51 22.195 250 22.445 Lihat Download
7 JAKARTA (SV) -Bekasi 85 37.583 425 38.008 Lihat Download
8 SOLO 90 33.109 450 33.559 Lihat Download
9 SURABAYA 91 40.374 455 40.829 Lihat Download
10 BANJARMASIN 18 5.576 85 5.661 Lihat Download
11 BALIKPAPAN 18 5.748 90 5.838 Lihat Download
12 MAKASSAR 46 16.577 230 16.551 Lihat Download
JUMLAH
***** Sumber: haji.kemenag.go.id

Posted in Arab Saudi, Berita, Daftar, Download, Embarkasi, Garuda, Hotline News, Ibadah, Ibadah haji, Info, Islam, Jadwal, Jamaah Haji, Mekah, Pemberangkatan Haji, Rukun Islam, Serba serbi, Topic Hot | Dengan kaitkata: , , | 2 Comments »